Perjanjian Kerja Sama antara Pos Indonesia dengan Ditjen Pajak

Jakarta, 14 Februari 2019 bertempat di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Pos Indonesia (Persero) dengan Direktorat Jenderal Pajak tentang Pengelolaan dan Penjualan Benda Materai. PKS ditandatangani oleh Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Ihwan Sutardiyanta dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak Peni Hirjanto.

PKS Pengelolaan dan Penjualan Benda Meterai merupakan pelaksaan amanat dari UU No 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai serta Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 1986 tentang Pengadaan, Pengelolaan, dan Penjualan Benda Meterai.

Kerjasama antara kedua belah pihak telah terjalin sejak diberlakukannya UU Bea Meterai pada tanggal 1 Januari 1986 hingga saat ini. Bagi DJP penerimaan dari Benda Meterai pada tahun 2018 cukup memberikan kontribusi terhadap total penerimaan pajak.

Beberapa ketentuan yang dirumuskan bersama untuk meningkatkan target penerimaan penjualan benda meterai antara lain :
1. Penyusunan rencana kerja pengelolaan dan penjualan yang menjadi strategi dan acuan kerja bersama selama setahun;
2. Komitmen peningkatan kegiatan promosi penjualan termasuk kegiatan pencegahan penyalahgunaan Benda Meterai yang tidak sah;
3. Upaya pemerataan distribusi Benda Meterai di seluruh wilayah Indonesia,
4. Kegiatan evaluasi yang terjadwal.

Harapan ke depan semoga kerjasama antara DJP dan Pos Indonesia tidak semata-mata hanya dalam kegiatan Pengelolaan dan Penjualan Benda Meterai saja. Pos Indonesia dengan layanan jasa dan produknya siap bersinergi mendukung proses bisnis DJP sehingga target Penerimaan Pajak dan Benda Meterai tahun 2019 ini dapat tercapai.

 

Imlek 2570, Pos Indonesia Luncurkan Prangko Shio Babi

Bandung, 28 Januari 2019 – Dalam rangka menyambut Imlek 2570, PT Pos Indonesia (Persero) hari ini mengeluarkan seri terbaru prangko Babi. Prangko seri Shio Babi dengan menampilkan profil babi pada artefak-benda peninggalan sejarah Nusantara. Babi merupakan perlambang kejujuran, kesederhanaan dan keuletan yang luar biasa, serta gagah dan juga lambang kekuatan.Peluncuran seri prangko ini diselenggarakan PT Pos Indonesia (Persero) di Atrium Mall 23 Paskal Bandung (28/1).

PT Pos Indonesia (Persero) secara rutin menerbitkan seri prangko bertema shio sejak tahun 2007 dan tahun ini telah memasuki tahun kedua belas. Langkah Pos Indonesia  menerbitkan prangko bertema shio ini bisa memenuhi harapan para filatelis lokal dan mancanegara, terutama masyarakat Tionghoa Indonesia yang juga banyak menjadi pencinta filateli.

Selain dibuat dalam jumlah terbatas, dan dicetak melalui proses security printing oleh pihak PERURI, tema prangko yang selalu diminati khususnya oleh para Filatelis ini tentunya tidak akan dicetak ulang dengan alasan apapun. Sampul Hari Pertama hanya dicetak sebanyak 2.570 lembar. Salah satu keping/ lembar prangko Tahun Babi ini dicetak menggunakan teknis emboss. Emboss merupakan teknik finishing proses cetak tinggi yang memberikan efek timbul/ dimensi pada bagian tertentu di permukaan kertas, sehingga desain menjadi berkesan 3 dimensi. Melanjutkan tradisi penerbitan tema astrologi sebelumnya, pada penerbitan seri Tahun Babi ini juga diterbitkan Kemasan Khusus yang dicetak hanya 5.000 set.

Salah satu fungsi prangko adalah sebagai perekam peristiwa dan sebagai media perekat antar bangsa. Prangko dengan tema shio merupakan perwujudan pembauran budaya antar bangsa dan warga Negara, antara budaya Indonesia dan budaya Tionghoa. Tidak hanya itu, penerbitan prangko shio merupakan kebanggaan bagi Pos Indonesia untuk turut berpartisipasi meramaikan Tahun Baru China dengan mengeluarkan prangko seri Babi ini.

Tidak hanya itu, Peluncuran prangko Shio Babi ini dilaksanakan bersamaan dengan pameran fotografi. Pada kegiatan ini juga Pos Indonesia memberikan layanan Prangko Prisma.

Tentang Prangko Shio Babi
TAHUN BABI

Shio sudah dikenal sejak tahun 2637 SM, ketika Kaisar Huang Ti memulai putaran pertama dari zodiak tersebut pada tahun pemerintahannya yang ke 61. Tidak seperti astrologi barat yang berdasarkan pada peredaran planet-planet dalam tata surya, astrologi cina didasarkan pada kalender bulan yang dimulai pada akhir bulan Januari sampai pertengahan Februari setiap tahun, tergantung pada tanggal jatuhnya bulan baru. Setiap tahun dalam kalender cina dilambangkan dengan 12 binatang yang dipercaya mewakili karakter tahun dan orang-orang yang dilahirkan pada tahun tersebut. Shio adalah zodiac yang menggunakan simbol-simbol hewan untuk melambangkan tahun, bulan dan waktu dalam astrologi tionghoa.

Pada awal tahun 2019 ini, Indonesia menerbitkan prangko seri Shio Babi dengan menampilkan profil babi pada artefak-benda peninggalan sejarah Nusantara. Babi merupakan perlambang kejujuran, kesederhanaan dan keuletan yang luar biasa, serta gagah dan juga lambang kekuatan. Watak orang dengan shio babi akan mengabdikan dirinya pada tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya dengan sekuat tenaga dan dapat diandalkan untuk menyelesaikannya. Namun, dia juga manusia paling wajar yang pernah Anda temui. Warga shio ini populer dan banyak dicari orang, karena sebagaimana juga kambing dan kelinci, babi selalu ingin mewujudkan keharmonisan diantara sesama. Shio Babi Tanah merupakan sosok yang tenang, wajar, periang, dan punya banyak akal. Unsur tanah menjadikannya produktif. Ia senang beraktivitas yang berhubungan dengan pengumpulan dana. Shio Babi Tanah akan merencanakan masa depannya sendiri dan menentukan target yang harus dicapai. Ia tidak akan berhenti sebelum mencapai targetnya. Kemauannya keras, sanggup menanggung tekanan, mampu memikul beban yang tak mampu dipikul orang lain. Shio Babi Tanah rajin, bersemangat, tekun, dan mengabdikan diri pada pekerjaan serta keluarganya. Ia akan menemukan ketentraman dan sukses materi dan senantiasa mencari kehidupan yang tenang dalam keluarga yang harmonis.

Celengan sebagaimana desain prangko yang ditampilkan kali ini, merupakan nama umum untuk kotak akumulasi atau penabungan koin, yang umumnya digunakan oleh anak-anak. Celengan biasanya terbuat dari keramik atau porselen yang bertujuan untuk mengajarkan kepada anak agar gemar menabung. Pada celengan tradisional, uang dapat dengan mudah dimasukkan, namun jika ingin mengambil uangnya, celengan tersebut harus dipecahkan. Itulah sebabnya beberapa celengan babi kuno sering ditemukan oleh arkeolog dalam keadaan pecah berkeping-keping sehingga perlu direkonstruksi lagi untuk menjadikannya bentuk utuh kembali. Seperti halnya babi, “celeng”, sebutan orang jawa untuk babi hutan, juga memiliki sifat-sifat subur, seleranya besar dan suka berkubang. Dengan demikian celeng juga menjadi simbol kemakmuran, keberuntungan dan penghubung antara manusia dengan bumi.

Bukti penting persepsi masyarakat terhadap uang tergambarkan dalam wujud celengan babi dengan lubang di punggungnya untuk memasukkan uang logam. Meskipun bentuknya bisa manusia, guci, atau binatang lain selain babi, namun sebutan yang dipilih adalah celengan, kata celengan agaknya baru diperkenalkan oleh Masyarakat Jawa pada masa kemudian, karena bahasa Jawa Kuno hanya mengenal kata celeng (babi atau babi hutan) dan pacelengan (kandang babi).

Dimasa lalu, sejumlah besar celengan, telah digali di sekitar Wilwatikta (Trowulan), ibukota kerajaan Majapahit. Beberapa di antaranya dipajang di Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Sayangnya, banyak di antara celengan tersebut ditemukan dalam keadaan rusak dan berupa kepingan atau pecahan. Uniknya, beberapa celengan dari Majapahit tersebut ditemukan masih berbentuk sesuai aslinya, lengkap sebagaimana profil seekor babi yang utuh. Pembuatan celengan ternyata telah berkembang sekitar abad ke-14. Temuan ini menggambarkan perubahan ekonomi di kerajaan Majapahit yang ditandai dengan munculnya usaha dan pekerjaan yang lebih terspesialisasi, pembayaran dengan upah, dan perolehan barang kebutuhan sehari-hari dengan cara jual-beli. Tempat menyimpan uang tertua pertama berupa celengan berbentuk babi yang terbuat dari terakota (tanah liat) di Majapahit tersebut merupakan simbol kemakmuran kota kerajaan di masa itu.

Dengan semakin berkembangnya waktu, celengan babi dianggap tak lagi mampu bertahan, karena seperti yang diketahui, sebagian besar celengan tanah liat itu perlu dipecahkan setelah terisi penuh. Meski masih ada yang memanfaatkan celengan di era modern ini, bentuk celengan-pun telah berubah. Media alternatif penyimpanan uang tersebut kini dominan berbahan dasar plastik, kayu, aluminium, atau keramik. Bahkan sebagian masyarakat modern saat ini dominan memanfaatkan perbankan untuk hal-hal yang terkait dengan keuangan.

 

Nota Kesepahaman Pos Indonesia dengan Kemendikbud

Jakarta, 23 Januari 2019. Bertempat di Gedung A (Ki Hajar Dewantara) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah ditandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan PT Pos Indonesia (Persero) tentang Pemanfaatan Layanan Pos dalam Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan serta Perjanjian Kerja Sama tentang Pengiriman Buku dalam  Pelaksanaan Gerakan Literasi Nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa     Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof.Dr. Dadang Sunendar, M.Hum dan Direktur Komersial PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus. Penandatanganan turut disaksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi, Ph.D. dan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi Wahju Setijono

 

Sinergi Pos Indonesia – Mandiri Perluas Layanan Top Up e-money

Jakarta, 9 Januari 2019  – Bank Mandiri bersinergi dengan PT Pos Indonesia (Persero) memperluas layanan top up Mandiri e-money untuk mengakselerasi gerakan nasional non-tunai. Peresmian kerjasama layanan ini dilakukan oleh Direktur Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Eddy Santosa dan SEVP Consumer and Transaction Bank Mandiri Jasmin, di Kantor Pos Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

Dengan kerjasama ini, Bank Mandiri secara bertahap akan menempatkan mesin pembaca (reader) e-money di loket-loket Kantor Pos di seluruh Indonesia. Rencananya, layanan top up e-money ini akan dapat dinikmati pada 3.000 loket Kantor Pos.

“Melalui kerjasama ini, pengguna layanan pos yang merupakan pemegang mandiri e-money akan dapat melakukan transaksi top up secara tunai di jaringan loket Kantor Pos. Harapan kami, langkah ini dapat semakin mensosialisasikan penggunaan uang elektronik ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk para pengguna jasa Kantor Pos,” kata Jasmin.

Menurut Jasmin, sinergi ini sangat strategis karena akan mengoptimalisasi jaringan loket Kantor Pos yang saat ini telah melayani berbagai jenis transaksi pembayaran dan pembelian seperti tagihan utilitas, pembelian tiket dll.

“Ke depan, kami akan terus mengeksplorasi potensi kerjasama dengan korporasi yang memiliki jaringan bisnis atau value chain untuk semakin membudayakan cara pembayaran non tunai di masyarakat,” katanya.

Jasmin menambahkan, saat ini penetrasi mandiri e-money ke masyarakat sangat baik. Hingga Desember 2018, perseroan telah menerbitkan sebanyak 16,4 juta kartu dengan akseptansi mandiri e-money di lebih dari 45 ribu merchant dan 60 ribu lokasi top up.

Dari jumlah tersebut, frekuensi transaksi Mandiri e-money pada Januari-Desember 2018 telah mencapai 1,1 Milyar dengan nominal transaksi Rp 13,4 triliun. Frekuensi transaksi terbesar terjadi di sektor transportasi yang mencapai 94%, terutama jalan tol seperti ruas tol Trans Jawa, tol Bali Mandara, ruas tol Medan-Kualanamu serta ruas tol Ujungpandang Seksi 1 dan 2.

Sementara itu Direktur Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Eddi Santosa menjelaskan, bahwa keberadaan outlet Pos Indonesia yang saat ini berjumlah lebih dari 4.800 (operated by own) dan 24.500 titik layanan dan agen Pos yang terkoneksi secara real time online, terus ditingkatkan peran dan fungsinya dalam melayani kebutuhan masyarakat khususnya dalam bidang pengiriman barang, pengiriman uang dan pembayaran.

Salah satu upaya peningkatan utilitas outlet Pos adalah melalui penambahan fitur layanan.  Dengan semakin lengkapnya layanan pengiriman barang, pengiriman uang dan berbagai pembayaran maka masyarakat akan lebih mudah melakukan berbagai transaksi (one stop service). Jasa Keuangan Pos Indonesia melayani pengiriman uang baik cash2cash, cash2account, giropos, penerimaan setoran, tabungan, pendistribusian dana dan berbagai pembayaran biller.

Kami terkoneksi ke lebih dari 420 biller dengan jumlah transaksi sebanyak 180 juta transaksi selama tahun 2018. Kerjasama dengan Bank Mandiri dalam top up Mandiri e-money ini akan memudahkan masyarakat dalam melakukan top up dan transaksi secara non tunai. Kedepan akan terus dikembangkan kerjasama khususnya dalam rangka mendukung penggunaan uang elektronik ke berbagai lapisan masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan antusiasme pemegang mandiri e-money untuk melakukan top up terhitung mulai 09 Januari 2019 sampai dengan 31 Januari 2019, untuk transaksi top up mandiri e-money yang dilakukan di loket Kantor Pos tidak dikenakan biaya administrasi.

 

Penyesuaian Tarif Pos Indonesia

PENGUMUMAN
Diinformasikan bahwa mulai 1 Januari 2019, Pos Indonesia akan melakukan penyesuaian tarif untuk kategori layanan sebagai berikut:
1. Express Mail Service
2. Pos Ekspor
3. Paketpos Cepat Internasional
4. Tercatat (R) Internasional

Kami telah melakukan segala upaya untuk menghindari penyesuaian tarif layanan. Namun demikian penyesuaian tarif ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan untuk memastikan kualitas layanan yang tinggi bagi pelanggan kami.

Kami mengupayakan penyesuaian tarif tetap terjangkau oleh masyarakat di tengah meningkatnya biaya operasi.

Terima kasih atas kepercayaan Anda menggunakan layanan Pos Indonesia.


ANNOUNCEMENT
Please be informed that effective January 1, 2019, Pos Indonesia will make tariff adjustments for the service categories as follows:
1. Express Mail Service
2. Export Post
3. International Fast Package
4. International Recorded (R)

We have made every effort to avoid tariff adjustments. However, this adjustment is something we had to undertake in order to maintain the high quality of service to our customers.

Be assured that we have kept the adjusment as low as possible amidst the rising operating costs.

Thank you for your continuous trust and support.

 

Pos Indonesia Gelar Upacara Hari Bela Negara

Pos Indonesia melaksanakan upacara Hari Bela Negara di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero) Jalan Cilaki No 73 Bandung (19/12). SVP Sumber Daya Manusia Ali Fahmi bertindak sebagai Pembina pada upacara yang diikuti oleh seluruh karyawan di lingkungan Kantor Pusat tersebut.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pembina upacara, Presiden Republik Indonesia menyampaikan “Hari Bela Negara ini dicanangkan untuk menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, bela negara tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi”.

Hari Bela Negara diperingati tiap 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia oleh Sjafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat pada 19 Desember 1948.

 

Penandatanganan MoU Kolaborasi Pembentukan Pusat Logistik Berikat e-Commerce

Jakarta, 12 Desember 2018 – Pada hari Rabu, 12 Desember 2018, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi W. Setijono, telah menandatangani Nota Kesepahaman Kolaborasi Pusat Logistik Berikat e-Commerce atau PLB e-Commerce dengan PT Angkasa Pura II (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Ampat Yasa Intermoda, PT Hike Inovasi Total, dan PT Pindad Internasional Logistic.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Bea dan Cukai sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan yang menjalankan fungsi di bidang kepabeanan dan cukai.

PLB e-Commerce yang akan dibangun bersama ini merupakan bentuk pengejawantahan Peraturan Presiden No.74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce) 2017-2019, dalam hal ini khususnya pada Pasal 21, Pos diarahkan untuk dapat berperan sebagai backbone e-Commerce Logistik Nasional. Selain itu dilatarbelakangi oleh terbitnya Peraturan Menteri Keuangan No.28/PMK.04/2018 tentang Pusat Logistik Berikat (G2) yang di Launching oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 27 Maret 2018. Adapun maksud dan tujuan Pusat Logistik Berikat adalah untuk supporting industry, economy digital, ketahanan nasional, distribusi dan hub logistic, IKM.

Pusat Logistik Berikat (PLB) adalah salah satu kebijakan pemerintah yang revolusioner dan tercantum dalam Kebijakan Ekonomi Volume II yang diterbitkan oleh Presiden Indonesia dengan harapan dapat mengurangi biaya logistik dan transportasi, serta mendukung pertumbuhan industri – industri domestik, termasuk kelas kecil dan menengah, meningkatkan investasi asing dan lokal serta dapat membantu membina Indonesia sebagai pusat logistik di kawasan Asia Pasifik.

PLB e-Commerce merupakan gudang logistik multi fungsi dilengkapi Platform e-Commerce yang digunakan oleh importir dan eksportir untuk menyimpan barang-barang e-Commerce yang berasal dari luar wilayah pabean Indonesia dan/atau dari tempat lain di wilayan pabean Indonesia, dengan fasilitas seperti:
•    Fleksibilitas Jenis Barang Inbound & Outbound.
•    Fleksibilitas Kepemilikan.
•    Fleksibilitas Kegiatan Sederhana.
•    Fleksibilitas Jangka Waktu Penyimpanan.
•    Fasilitas Fiskal.
•    Penyimpanan yang Dikelola Sendiri.
•    Penyelesaian Barang Impor Sementara.

Bagi PT Pos Indonesia (Persero), kolaborasi yang dilakukan dengan BUMN, anak usaha BUMN, serta Pihak Swasta ini adalah untuk menunjang kebijakan dan program pemerintah atas kelancaran ekspor dan impor, mendukung pertumbuhan IKM dan UMKM untuk Go-Internasional, menjadi Gateway atas masuk dan keluarnya arus barang dan transaksi perdagangan yang berbasis digital, memperkuat pengembangan bisnis usaha pos dari hulu ke hilir, khususnya kiriman e-Commerce.

Yang terpenting dari kolaborasi ini adalah masing-masing Pihak dapat tumbuh dan maju bersama memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi era digitalisasi dan perdagangan bebas.

 

 

Pos Indonesia Jalin Kerja Sama Dengan Pertamina

Bertempat di Gedung Kementerian BUMN, Senin 26 November 2018 telah dilaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Pos Indonesia (Persero) dgn PT Pertamina (Persero) yg ditanda tangani oleh Direktur Komersial Pos Indonesia Charles Sitorus dan Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid. Penandatangan disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi W. Setijono dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati.

Perjanjian kerja sama yang berintikan pemanfaatan potensi masing-masing pihak tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi ikut menunjang program pemerintah dan pembangunan nasional disamping membawa manfaat lebih bagi kedua BUMN.

Ikut mendukung slogan BUMN Hadir Untuk Negeri, pada kesempatan tersebut dilakukan pula beberapa kesepakatan antara PT Pertamina (Persero) dengan BUMN lainnya yaitu PT Jasa Marga (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Pos Indonesia (Persero) sendiri sebagai wujud nyata Sinergi BUMN.

 

 

Informasi Kiriman Pos Indonesia

Pos Indonesia turut prihatin atas terjadinya bencana alam di beberapa daerah di Indonesia. Kami tetap berupaya menjaga komitmen untuk menyampaikan kiriman anda agar tetap aman dan tepat waktu.

Terima kasih untuk tetap setia mengunakan layanan Pos Indonesia.

Berikut informasi tentang kiriman Pos Indonesia di wilayah bencana :

(07/11) Wilayah Mandailing Natal dan sekitarnya Propvinsi Sumatera Utara
(07/11) Wilayah Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat

 

Pos Indonesia Raih Indonesia Digital Populer Brand Award 2018

Jakarta, 2 November 2018. Bertempat di Ballroom A Shangri -La Hotel Jakarta. Pos Indonesia mendapat Penghargaan Indonesia Digital Populer Brand Award (IDPBA) tahun 2018 untuk kategori Jasa Pengiriman Uang Non Bank.

Penghargaan diterima oleh Kepala Sentral Giro dan Layanan Keuangan PT. Pos Indonesia (Persero) Ringgo Latupeirissa.

Penghargaan Indonesia Digital Populer Brand Award (IDPBA) merupakan penghargaan digital yang diselenggarakan oleh Infobrand.id.

 

 

PT Pos Indonesia (Persero)

PT Pos Indonesia (Persero)