Jelang 33rd Asian International Stamp Exhibition and Competition Bandung 2017, Pos Indonesia Launching Prangko Seri Tahun Kambing

Jakarta, 28 Januari 2015 – Menurut perhitungan horoskop Tiongkok, tahun 2015 adalah tahun Kambing Kayu. Ramalan 2015 akan didominasi oleh simbol Kambing Kayu yang dikatakan relatif lebih tenang dan damai.

Menurut astrologi Tiongkok, kambing adalah energi Yin, yaitu sebuah simbol perdamaian, harmonisasi antara koeksistensi dan ketenangan. Dengan begitu, suasana tenang akan menjadi dasar utama untuk tahun 2015.

Ramalan 2015 itu juga menjelaskan bahwa kambing merupakan sebuah simbol seni. Hal ini terkait dengan masa pemeliharaan. Berdasarkan pengertian tersebut, tahun depan merupakan waktu yang baik untuk membantu proses penyembuhan yang berkaitan dengan peristiwa masa lalu. Visualisasi  simbol kambing dalam astrologi Tiongkok dapat pula diwakili oleh biri-biri atau domba jantan.

Untuk menyambut perayaan tahun Kuda tersebut sebagai rangkaian penerbitan Prangko Shio yang ke-9 Pemerintah Indonesia c.q Kementerian Komunikasi dan Informatika Ditjen Penyelenggara Pos dan Informatika kembali menerbitkan prangko seri tahun Kambing.

Pada penerbitan Prangko seri tahun Kuda 2014 ini  PT Pos Indonesia (Persero)  dan Lembaga  Indonesia Tionkok melakukan Launching di Kantor Filateli Jakarta pada tanggal 28 Januari 2015 yang dihadiri oleh Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika,Ketua Lembaga Indonesia Tiongkok, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) dan Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia.

Penerbitan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal  4 Februari 2015 yang juga bersamaan dengan pelaksanaan Pameran Filateli serta Bursa Filateli dan Numismatik yang akan berlangsung dari tanggal 04 Februari 2015 sampai dengan 10 Februari 2015 di Mall Of Indonesia Jakarta.

Penerbitan Prangko seri Tahun Kambing 2015 mengangkat gambar Domba Garut dengan detail teknis sebagai berikut :

Prangko seri Tahun Kambing diterbitkan dalam 3 (Tiga) keeping Prangko dengan latar belakang gambar Domba Garut dengan copure Rp.3.000, dengan jumlah cetak 500.000  Set, Desainer : Guruh Ramdani dan Pencetak Perum Peruri.

Mini sheet seri Tahun Kambing diterbitkan sejumlah 40.000 lembar dengan harga per lembar Rp. 18.000, dengan perancang Guruh Ramdani dan Pencetak Perum Peruri.

Souvenir Sheet seri Tahun Kambing diterbitkan sejumlah 40.000 lembar dengan harga per lembar Rp. 10.000, dengan perancang Guruh Ramdani dan Pencetak Perum Peruri.

Sampul Hari Pertama (SHP) seri Tahun Kambing diterbitkan sejumlah 5.000 lembar dengan harga per lembar Rp. 12.000, dengan perancang Koeboe Sarawan.

Sampul Hari Pertama SS (SHP  SS) seri Tahun Kambing diterbitkan sejumlah 5.000 lembar dengan harga per lembar Rp. 13.000, dengan perancang Koeboe Sarawan.

Ada pun Prangko seri Tahun baru Tiongkok di Indonesia yang telah diterbitkan adalah sebagai berikut :

1. Tahun  2007 telah diterbitkan Prangko seri “12 Lambang Shio “
2. Tahun 2008 telah diterbitkan Prangko seri  “Tahun Tikus”
3. Tahun 2009 telah diterbitkan Prangko seri  “Tahun Kerbau”
4. Tahun 2010 telah diterbitkan Prangko seri “Tahun Macan”
5. Tahun 2011 telah diterbitkan Prangko seri  “TahunKelinci”
6. Tahun 2012 telah diterbitkan Prangko seri ”Tahun Naga”
7. Tahun 2013 telah diterbitkan Prangko seri “Tahun Ular”
8. Tahun 2014 telah diterbitkan Prangko seri “Tahun Kuda”
9. Tahun 2015 akan diterbitkan Prangko seri “Tahun Kambing”

Dengan Penerbitan dan berbagai rangkaian acara tersebut, diharapkan akan dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan khasanah Seni dan Budaya di Indonesia melalui Prangko .

Tentang Lembaga Indonesia Tiongkok :
Lembaga Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Tiongkok bergerak dalam meningkatkan Ekonomi, Sodial dan Budaya kedua belah pihak. Lembaga Indonesia Tiongkok pun bekerjasama dalam memediasi masuknya investor asing ke Indonesia, utamanya dari Tiongkok. Selain itu memberikan bimbingan agar pengusaha lokal dapat bermitra dengan pengusaha dari luar.

 





Pos Indonesia Bersinergi Dengan Lima BUMN

Bandung, 29 Desember 2015 – Pos Indonesia tak henti-hentinya melakukan transformasi di semua lini, berbagai hal telah di lakukan manajemen Pos Indonesia untuk membangunkan “Raksasa Tidur”, salah satunya dengan melakukan sinergi dengan sesama BUMN maupun stakeholder lainnya. Kini, Pos Indonesia bersinergi dengan Lembaga Sosial Rumah Amal Salman ITB serta lima BUMN yaitu Bank Mandiri, Bio Farma, Kimia Farma, Telkom, dan Pertamina.

Penandatanganan sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Kesepahaman Bersama yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono di Graha Pos Indonesia Bandung (29/12). Kesepahaman bersama ini sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh stakeholder para pihak dengan prinsip manfaat dan menguntungkan juga menjunjung semangat Sinergi BUMN.

“Diharapkan dengan layanan yang dimiliki Pos Indonesia bisa membantu seluruh pihak dalam menjalankan serta memperlancar bisnis-bisnisnya” ujar Gilarsi dalam sambutannya.

Kerjasama ini lanjutnya meliputi pemanfaatan potensi masing-masing pihak, seperti yang telah diketahui Pos Indonesia memiliki banyak layanan dibidang jasa pengiriman, layanan keuangan, bisnis ritel dan logistik serta memiliki jaringan kantor yang luas hingga ke pelosok negeri bahkan ke luar negeri.

“Pengembangan bisnis inti Pos Indonesia akan mulai ditingkatkan kapasitas SDM, peningkatan teknologi layanan, dan semua elemen dalam organisasi” jelasnya.





Apresiasi Sineas Muda, Festival Film Pendek Pos Indonesia (MOVIESTIVAL) 2015 Gelar Malam Penganugrahan

Bandung, 28 September 2015.  Sebuah festival film pendek berskala nasional telah digelar di Bandung, bertajuk MOVIESTIVAL – Festival Film Pendek  Pos Indonesia 2015-. Festival diselenggarakan mulai bulan Mei hingga bulan September 2015 oleh Komunitas Film Pendek se-Indonesia bersama PT Pos Indonesia (Persero) dan Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung. MOVIESTIVAL direncanakan akan menjadi acara tahunan agar dapat memberikan apresiasi dan motivasi kepada sineas-sineas muda yang mampu melahirkan film-film pendek bermutu di Indonesia. Ada empat kategori yang akan diperebutkan oleh para sineas muda Indonesia yaitu Kategori Ide Cerita Terbaik, Penyutradaraan Terbaik, dan Film Terbaik, serta pemilihan film favorit yang dipiling langsung oleh masyarakat.

Mengakhiri gelaran Moviestival 2015 tersebut, diselenggarakan acara “Malam Penganugrahan” pada tanggal 28 September 2015 di Ball Room Graha Pos Indonesia Bandung. Acara “Malam Penganugrahan tersebut diramaikan beberapa artis dan sutradara ibukota diantaranya Edi D  Iskandar, Viva Westi, Aditya Gumay, Pidi Baiq, Galuh Dipa, Deddi Siafudin dan juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Poernomo, dan Kepala Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung.

“Saat ini salah satu sasaran pengguna layanan pos adalah generasi muda. Karenanya, kami ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mereka melalui dukungan dan fasilitasi berbagai ajang kreatifitas anak muda Indonesia.” Ujar Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Poernomo.

Poernomo menyebutkan bahwa dukungan atas penggelaran MOVIESTIVAL 2015 sebagai bentuk komitmen Pos Indonesia kepada Bandung sebagai Kota Film yang dicanangkan Walikota Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, Kantor Pusat Pos Indonesia memang berada di kota Bandung.

Penjurian
Panitia MOVIESTIVAL 2015 telah menyelesaikan proses seleksi awal untuk memilih 50 film terbaik dari 325 film yang masuk. Hasil seleksi awal ini telah dikirimkan kepada enam orang juri untuk menentukan film-film yang masuk nominasi. Setelah melalui penilaian yang sangat cermat dan diskusi yang cukup alot, akhirnya dari 50 film yang telah lulus seleksi awal, dewan juri yang diketuai oleh Asaf Antariksa, sekretaris Tubagus Deddy Saefudin dan ke 4 juri anggota, telah memutuskan 15 film pendek yang berhasil masuk nominasi untuk tiga kategori, sbb :

I. Ide Cerita Terbaik
1. Oase (Studio 57, Bandung)
2. Catur (Memoarts Studio, Bandung)
3. Bubar, jalan! (Rumahku Films, Garut)
4. It’s Not Your Home Anymore (Telkom University, Bandung)
5. Sehari Saja (SeruSeru!!, Surakarta)

II. Penyutradaraan Terbaik
1. Pawon (Forum Filmmaker Pelajar Bandung, Bandung)
2. Karung (Teater Kamu, Jakarta)
3. Oase (Studio 57, Bandung)
4. Untuk Semua (FFTV-IKJ, Cimahi)
5. Letters to Heaven (Cinemarebel, Jawa Tengah)

III. Film Terbaik
1. Oase (Studio 57, Bandung)
2. Catur (Memoarts Studio, Bandung)
3. Sleepy Beauty (Interakta ITB, Bandung)
4. Teguh, Sumi dan kakek (Sinar Moeda Film, Purbalingga-Jateng)
5. Di Jawab (Anak Rantau, Francis)

Menandai dimulainya MOVIESTIVAL 2015 telah dilakukan launching program pada 20 Mei 2015 di Gedung Graha Pos Indonesia Jalan Banda 30 Bandung. Terdapat serangkaian acara yang sudah disiapkan panitia dalam memeriahkan MOVIESTIVAL 2015 ini, dimulai dengan kompetisi film pendek terbaik, workshop penulisan naskah skenario  dan penyutradaraan. MOVIESTIVAL 2015 terbuka bagi insan muda kreatif dari seluruh Indonesia. Mereka dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang kompetisi ini melalui situs resmi www.moviestival.com, serta sejumlah akun media sosial resmi panitia.

MOVIESTIVAL 2015 mengambil tema Caring & Loving. Peduli sesama dan cinta kasih, adalah nilai dasar sebuah hubungan antar manusia di dalam masyarakat, baik dalam arti cinta (romance), persahabatan (friendship) atau pun kepedulian sosial (solidarity), baik dalam konteks hubungan antarpribadi, hubungan dalam sebuah  ikatan keluarga, ataupun hubungan sosial dalam arti luas lainnya (keberagaman,  nasionalisme, dan lain-lain).

Tentang Komunitas Film Pendek Se-Indonesia :
Komunitas Film Pendek se- Indonesia adalah kelompok kerja yang terdiri atas sejumlah pegiat film pendek yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Berdiri pada tahun 2015 di kota Bandung yang bertujuan mewadahi dan memberikan apresiasi kepada insan-insan muda kreatif di bidang perfilman, khususnya film-film pendek, melalui penggelaran festival film pendek bersama dengan pihak-pihak terkait lainnya. Kegiatan MOVIESTIVAL merupakan salah satu program pertama komunitas yang digulirkan secara tahunan di kota Bandung.

 





Iuran BPJS Kesehatan Bisa Melalui Kantorpos

Sumedang, 21 Desember 2015 –  Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat peserta BPJS Kesehatan, mulai saat ini pembayaran iuran BPJS Kesehatan dapat dilakukan di seluruh Kantor Pos Indonesia.

“Ini merupakan salah satu implementasi dari Penandatanganan MoU antara PT Pos Indonesia dengan BPJS Kesehatan pada tanggal 16 Desember 2015 lalu,” ungkap Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi W Setijono saat memberikan sambutan pada acara Launching Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Melalui Kantor Pos, Senin (21/12) di Kantor Pos Conggeang Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Pada acara yang juga dihadiri oleh Dirut BPJS Kesehatan Fahmi Idris tersebut, Gilarsi mengungkapkan bahwa ada 3 hal yang disepakati oleh BPJS Kesehatan dan Pos Indonesia sebagaimana dituangkan dalam perjanjian kerjasama.

“Pertama mengenai distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS), kedua pengelolaan surat tunggakan atau reminding letter dan ketiga penerimaan pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui Kantor Pos secara online,” paparnya.

Dalam distribusi KIS, lanjutnya, Pos Indonesia dan BPJS Kesehatan telah bekerjasama sejak tahun 2014 sehingga pemodelan operasi dan pelayanan serta pelaporan sudah terbentuk menjadi suatu pola yang dapat diterima dan dipertanggungjawabkan.

“Kami menyambut baik dan siap untuk melakukan pengantaran KIS bagi peserta BPJS Kesehatan lainnya baik peserta perusahaan maupun individual,” ujar Gilarsi.

Terkait pengelolaan surat tunggakan (reminding letter), ia menjelaskan bahwa sejak tahun 2003 Pos Indonesia telah membangun layanan baru yang disebut sebagai Admailpos. Layanan ini merupakan layanan layanan terpadu yand disiapkan Pos Indonesia bagi mitra utamanya yang akan mengirimkan surat dalam jumlah besar kepada nasabah atau pelanggannya, yang dimulai dari proses pencetakan surat, pengamplopan sampai dengan distribusi dan pengantarannya.

“Keseluruhan proses tersebut menggunakan teknologi dan fasilitas percetakan milik Pos Indonesia, sehingga BPJS Kesehatan sebagai pengguna jasa kami tidak perlu lagi berinvenstasi atau mengelola sendiri,” paparnya.

Sebagai penguatan dan transformasi korporasi, pria yang belum lama ditugaskan sebagai Dirut di PT Pos Indonesia ini menerangkan lebih lanjut bahwa sejak tahun 2002, Pos Indonesia telah mengembangkan layanan pembayaran secara online yang disebut dengan layanan  Pospay.

“Layanan ini telah berkembang dengan sangat baik dan didukung oleh 4.391 Kantorpos yang terhubung secara online dan lebih dari 28.960 Agenpos yang tersebar di seluruh Indonesia serta telah mendapatkan kepercayaan 251 mitra dari berbagai pihak” ungkapnya.

Layanan Pospay pada saat ini sedang dikembangkan untuk layanan mobile berbasis Android, yang menurut Gilarsi dimaksudkan untuk memberikan pilihan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran melalui outlet Kantorpos dan Agenpos atau melalui smartphonenya sendiri.

“Di samping itu, untuk mendukung program pemerintah dalam finacial inclusion, kami juga sedang melakukan persiapan untuk menjadi institusi yang ikut menjalankan program Lakui Pandai/LKD,” pungkas Gilarsi dalam sambutannya.





Pos Indonesia Garap Kiriman E-Commerce Bekerja Sama Dengan Singapura Post Dan AliExpress

Jakarta, 2015 – Transaksi jual beli melalui sarana on-line, saat ini telah menjadi trend di seluruh dunia, baik untuk hubungan domestik maupun hubungan internasional. Diprediksi, di tahun 2015, di wilayah Asia Pasific akan terjadi transaksi e-commerce dengan nilai tidak kurang dari 681 Milliar US Dollar (sumber: Matthew Driver, Presiden Master Card Asia Tenggara).

Selama tahun 2013, menurut data Menkominfo, tidak kurang dari 130 Trilliun transaksi melalui e-commerce di Indonesia. Dengan jumlah sekitar 80 juta orang pengguna internet di Indonesia dan sekitar 40% dari penduduk dunia merupakan pengguna internet, maka menjadikan bisnis pengiriman barang dari pasar bisnis online merupakan potensi bisnis yang sangat besar bagi para penyelenggara pos dan kurir di Indonesia.

Pos Indonesia sebagai pemain utama dalam jasa pengiriman dokumen dan barang di Indonesia, senantiasa berupaya menjawab kebutuhan pasar melalui inovasi produk dan fitur-fitur produk yang berkualitas dan kompetitif.

Dalam rangka menjawab tantangan perdagangan on-line, Pos Indonesia telah bermitra dengan AliExpress dan Singapore Post, untuk meningkatkan pelayanan belanja on-line bagi konsumen di Indonesia. AliExress merupakan penyedia perdagangan ritel online untuk konsumen di seluruh dunia dan merupakan Perusahaan Bisnis dalam Alibaba Group (NYSE:BABA).

AliExpress akan bekerja sama dengan Singapore Post dan Pos Indonesia sebagai mitra di Indonesia, yang merupakan penyedia solusi logistik terkemuka di Indonesia, untuk memungkinkan waktu pengiriman yang lebih cepat dari China ke Jakarta. Dengan demikian, pembeli di Indonesia sekarang dapat mengharapkan paket mereka tiba dalam waktu 2 minggu, jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya yang dapat lebih dari 35 hari. Layanan pengiriman dan delivery Indonesia akan segera tersedia dan peluncuran telah dilakukan pada bulan Februari 2015.

Konsumen sekarang dapat berbelanja pada website AliExpress (id.aliexpress.com), yang baru diluncurkan dalam dua bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dimana pembeli dapat memilih berbagai produk terpilih disesuaikan dengan preferensi lokal. Selain itu, pembeli sekarang dapat memilih “Doku” sebagai gateway pembayaran dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris melalui saluran layanan pembeli AliExpress yang ditunjuk.

“Pos Indonesia sangat senang dapat mendukung AliExpress dan Singapore Post dalam membantu konsumen online di indonesia untuk menikmati produk yang disediakan AliExpress. Kami akan mendukung kerjsama ini dengan semua kapasitas yang kami miliki termasuk sekitar 6.000 pengantar yang tersebar di Seluruh Indonesia. Semua pelanggan akan dapat memonitor dan melacak kirimannya melalui website ems.posindonesia.co.id. Pos Indonesia juga mendapat dukungan dari otoritas Bea Cukai untuk menjamin pemeriksaaan yang lancar terhadap produk-produk dari perdagangan online ini”, ucap Mohamad Said Haryadi, Vice President for International Services, PT Pos Indonesia (Persero).

Untuk menandai mulainya dari kerjasama tersebut, serangkaian kegiatan promosi telah dimulai pada 26 Januari 2015, termasuk Flash Sale 24 jam pada produk yang popular dengan pembeli Indonesia seperti ponsel, gadget, perangkat hiburan rumah dan produk kecantikan; diskon besar pada lebih dari 1.000 produk terlaris; dan pengiriman lokal produk sehari-hari seperti makanan. Selain itu, AliExpress telah bekerjasama dengan Bank BNI, LINE Instant Messaging dan Kakao Talk untuk memberikan kupon tunai kepada konsumen untuk belanja di Situs.

“Kami sangat senang bekerja sama dengan perushaan lokal untuk meningkatkan pengalaman belanja bagi konsumen lokal di Indonesia” kata Joe Yan, Direktur Global Operations & Strategi Ekspansi, AliExpress.com. “Melalui kerjasama tersebut, konsumen kini dapat berbelanja dengan cara yang mudah dan aman bagi jutaan produk termasuk merek Indonesia yang mereka sukai. Kami yakin bahwa kami dapat terus meningkatkan lingkungan online-shoping dan dengan demikian akan memberikan nilai terbaik dalam perdagangan online untuk konsumen global kami, termasuk konsumen di Indonesia”.

“Singapore Post telah memperkuat kemampuan logistik e-commerce kami, untuk memenuhi kebutuhan pasar konsumen e-commerce yang berkembang. Inovasi dan pengembangan yang berkelanjutan merupakan kunci dalam mendukung pengalaman belanja online pelanggan. Kami senang bahwa kami mampu menyediakan pilihan layanan pengiriman baru untuk Ali Express melalui kemitraan dengan Pos Indonesia. Pelanggan di Indonesia dapat menikmati layanan pengiriman yang jauh lebih murah dan lebih cepat untuk melengkapi pengalaman berlanja mereka” kata Goh Hui Ling, Senior Vice President Of International Mail, Singapore Post.

Tentang PT Pos Indonesia (Persero)
Pos Indonesia mempunyai jaringan yang sangat luas yaitu 4.154 Kantor Pos di Indonesia, dan 3.746 diantaranya telah Online. Sedangkan jumlah titik layanannya (Point of Sales) mencapai 24.410 titik dalam bentuk Kantorpos sendiri, 11.835 Agenpos, Pos Keliling Kota/Desa, Pos Sekolah, Postmall, dll. Dengan jaringan yang sangat luas ini, Kantorpos merupakan media yang sangat strategis  menjual dan atau mendistribusikan barang atau jasa. Kami memiliki jaringan yang dedicated sistem distribusi yang handal,  Fasilitas Track and Trace, Layanan yang berkualitas serta harga yang kompetitif.

Tentang AliExpresss
Diluncurkan pada bulan April 2010, Alixpress (www,aliexpress.com) adalah penyedia perdagangan ritel global dengan target konsumen di seluruh dunia, banyak dari mereka yang berada di Rusia, Amerika Serikat dan Brazil. Platform ini memungkinkan konsumen dari seluruh dunia untuk membeli langsung dari grosir dan produsen di Cina dan memiliki akses ke berbagai macam produk dengan harga grosir. AliExpress adalah bisnis dalam Alibaba Group.

Tentang Singapore Post Limited
(reg. No 199201623M)
Singapore Post (SingPost) merupakan penyedia jasa terkemuka dalam bidang mail, logistik dan solusi e-commerce di Singapura dan kawasan Asia Pasifik, yang beroprasi di 15 negara. Sebagai penyedia layanan pos nasional Singapura, SingPost menawarkan layanan komunikasi terpercaya melalui layanan pos domestik dan internasional serta solusi end-to-end email terpadu yang meliputi antara lain pencetakan data yang aman, surat-belanja, pengiriman dan manajemen mail-room. Sebagai bagian dari transformasi, SingPost terus berkembang keluar Singapura, memanfaatkan Platform regional QUANTIUM Solution, anak perusahaan dan mitra lainnya. Dengan jaringan dan infrastruktur regional, SingPost menawarjan solusi Logistik e-commerce kepada pelanggan, SingPost tercatat di papan utama bursa efek singapura pada tahun 2003.

 





Pos Indonesia Dampingi Keluarga Penumpang Trigana

PT Pos Indonesia (persero) prihatin dengan hilangnya pesawat Trigana Air yang mengangkut sejumlah penumpang, termasuk empat orang karyawan Pos yang sedang melakukan perjalanan dinas ke Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua.

Sebagaimana diketahui pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 yang dijadwalkan mendarat di Oksibiil hilang kontak pada hari Minggu (16/8).

“Empat orang pegawai Pos tengah melaksanakan perjalanan dinas menuju ke Kabupaten Pegunungan Bintang, menggunakan maskapai penerbangan Trigana Air yang diduga mengalami musibah. Keempatnya adalah pegawai PT Pos asal Papua,” terang Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia, Amrizal di Bandung Minggu (17/8).

PT Pos sendiri, lanjut Amrizal, telah memberitahukan kepada keluarga masing-masing bahwa anggota keluarganya berada di dalam pesawat tersebut. Mereka ditugaskan untuk menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) untuk masyarakat penerima di Kabupaten Pegunungan Bintang pada tanggal 17 Agustus 2015 setelah upacara peringatan kemerdekaan.

“Dana PSKS sebesar 6,5 miliar itu adalah bantuan dari Kementerian Sosial untuk masyarakat kurang mampu yang penyalurannya melalui PT Pos. Untuk penyaluran di Kabupaten Pegunungan Bintang kami harus membawanya dalam bentuk tunai mengingat masih terbatasnya akses ke bank,” katanya.

Amrizal menjelaskan bahwa dana PSKS yang dibawa secara tunai oleh pegawai yang ditugaskan tersebut telah diasuransikan karena PT Pos telah memberlakukan asuransi cash in transit.

“Apabila sudah terkonfirmasi  bahwa dana PSKS turut hilang dalam musibah ini, maka pihak asuransi akan memberikan penggantian. Jadi untuk masalah dana PSKS tidak ada masalah,” ungkapnya.

Untuk pembayaran ke masyarakat penerima PSKS, menurut Amrizal akan secepatnya dikomunikasikan dengan pihak Pemda Kab. Pegunungan Bintang untuk penjadwalan ulang agar masyarakat dapat menerima haknya sesegera mungkin.

Sementara itu Plt. Dirut PT Pos Indonesia, Poernomo usai mengikuti Upacara HUT RI ke 70 di Sebatik Kalimantan Utara mengatakan bahwa pihaknya kini telah mendampingi keluarga keempat pegawai dan terus menjalin komunikasi dengan otoritas yang berwenang termasuk maskapai Trigana Air untuk mendapatkan informasi terkini khususnya terkait nasib keempat orang pegawai PT Pos.

“Fokus kami sekarang adalah keselamatan karyawan dan sampai saat ini kami masih terus mengikuti perkembangannya,” ungkapnya.

Poernomo yang saat ini masih berada di Sebatik akan segera berangkat ke Papua untuk menemui dan memberikan dukungan moril kepada keluarga karyawan Pos.

“Besok jika tidak ada halangan saya akan langsung bertolak ke Jayapura menemui keluarga karyawan Pos,” ucap Poernomo seraya meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar seluruh penumpang Trigana Air ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami semua berdoa dan berharap agar semua penumpang selamat, termasuk empat orang pegawai Pos yang merupakan keluarga besar kami,” pungkasnya.

 





Rekrutmen Karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Intake Diploma III (D III)

PT. Pos Indonesia membuka Rekrutmen karyawan baru untuk posisi Penyelia di Kantor Pos, dengan persyaratan sebagai berikut :

1.   Pelamar adalah Warga Negara Republik Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk.

2.  Lulusan dan berijasah minimal Diploma III (D-III) semua jurusan dari Perguruan tinggi Negeri atau Swasta yang terakreditasi.

3.    Usia pada tanggal 1 September 2015 tidak lebih dari 27 tahun

4.    Bersedia mematuhi seluruh ketentuan rekrutmen. Apabila setelah dinyatakan lulus dalam keseluruhan tahapan seleksi ternyata terbukti memberikan keterangan yang tidak benar atau palsu dan tidak sesuai dengan persyaratan administrasi yang ditentukan oleh PT Pos Indonesia (Persero), makadibatalkan kelulusannya dengan membuat surat pernyataan.

5.     Bebas dari Penggunaan Narkoba dan Obat Psikotropika, serta  tidak sedang dalam proses pengusutan terhadap suatu pelanggaran dengan pihak yang berwajib karena tindakan kriminal atau penggunaan obat-obat terlarang yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Kepolisian.

6.     Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter.

7.  Bersedia  ditempatkan di seluruh wilayah kerja Regional sesuai pilihan pelamar,  dengan membuat surat pernyataan (pilihan regional dapat dilihat pada aplikasi e-rekrutmen)

8.     Status bujangan atau berkeluarga.

9.   Bagi pelamar yang masih bujangan, bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti program pembelajaran yang dinyatakan dalam Surat Pernyataan;

10.  Bagi pelamar perempuan bersuami harus dalam keadaan tidak sedang hamil yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter, dan bersedia tidak hamil selama masa program pembelajaran yang dinyatakan dalam Surat Pernyataan.

11.  Bersedia untuk tidak akan menuntut pangkat yang lebih tinggi dari Ijasah yang telah dipersyaratkan pada saat diangkat sebagai karyawan di PT Pos Indonesia (Persero).

12.  Lulus seleksi yang dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia (Persero) meliputi seleksi/tes:

a.     Administrasi.
b.    Tes Potensi/Psikotes.
c.     Kesehatan.
d.    Wawancara.

13.  Hasil seleksi merupakan kewenangan penuh Tim Seleksi dan tidak dapat diganggu gugat.

CARA MELAMAR :

1.    Mengisi aplikasi e-rekrutmen pada www.gaiasol.com dari tanggal 21 September sd  30 September 2015

2.    Membawa surat lamaran asli dan kelengkapannya pada saat dipanggil mengikuti wawancara setelah dinyatakan lulus tes potensi/psikotes.

3.    Surat Lamaran ditujukan kepada alamat lamaran sebagai berikut dan sekaligus pilihan Pelamar untuk Wilayah kerja yang menjadi lokasi penempatan :





Pos Indonesia dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Resmikan Tempat Uji Kompetensi Bidang Keahlian Pos

Bandung, 17 Maret 2015 – PT Pos Indonesia (Persero) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melakukan penandatanganan MoU dengan Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) di bidang Uji Kompetensi Bidang Keahlian Pos sekaligus meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Bidang Keahlian Pos pada tanggal 17 Maret 2015.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa lingkungan bisnis sedemikian berubah dengan cepat. Hal ini antara lain didorong oleh perubahan pemanfaatan teknologi informasi dan substitusi elektronik, kompetisi dan aliansi global, tuntutan pelanggan dan stakeholder yang meningkat serta perubahan regulasi di berbagai bidang. Kondisi seperti ini menuntut setiap pelaku usaha menciptakan berbagai keunggulan dalam menghadapi persaingan baik domestik maupun global. Di sektor Pos ditandai dengan perubahan Undang-Undang Pos yang baru yaitu UU No. 38 tahun 2009 yang mendorong para penyelenggara Pos untuk mengelola bisnisnya lebih profesional dan komersial. Disebutkan dalam Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2013 yang merupakan penjabaran dari UU No 38 tahun 2009 bahwa diantara aspek yang harus ada dalam Standar Pelayanan baik untuk LPU maupun LPK adalah kompetensi Sumber Daya Manusia.

Sejalan dengan itu Pemerintah cq Kemkominfo telah memfasilitasi terbentuknya SKKNI Bidang Keahlian Pos yang saat ini sedang dalam proses pembakuan oleh Kemenakertrans sebagaimana diamanatkan oleh Perpres No 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Permen No 5/Men/X/2012 tentang Sistem Standarisasi Kompetisi Kerja Nasional, Permen No 8/Men/X/2012 tentang tata Cara Penetapan Standar Kompetisi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“SKKNI ini selanjutnya menjadi acuan dalam pembentukan LSP, pembentukan TUK dan acuan bagi Lembaga Pendidikan (Lemdik) serta bagi setiap perusahaan dalam industri Pos untuk menyusun SOP. Oleh karenanya setiap pelaku bisnis dalam industri Pos harus memenuhi Standar Pelayanan yang ditetapkan sekaligus merespon perubahan-perubahan yang terjadi di masa yang akan datang” Ucap Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Budi Setiawan dalam sambutannya.

Atas dasar itulah lanjutnya, kami berinisiatif menjalin kerjasama dengan BNSP dan YPBPI dalam hal ini POLTEKPOS yang saat ini sudah memiliki LSP Pihak Pertama Pendidikan untuk saling memanfaatkan sumber daya yang tersedia diantaranya Pos Indonesia menyiapkan TUK, asesor kompetisi bidang Keahlian Pos dan menyiapkan karyawan yang menjadi lingkup yang harus disertifikasi kompetensinya dalam rangka pemenuhan regulasi Standar Kompetensi yang ditetapkan oleh Kemenaker dan diberlakukan oleh Kemkominfo.

“Diharapkan setelah penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama ini segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah terwujudnya uji kompetensi Bidang Keahlian Pos sehingga karyawan Pos Indonesia secara bertahap sudah certified sehingga melengkapi keunggulan bersaing Pos Indonesia di masa mendatang.” Tutup Budi Setiawan.





Pos Indonesia Kembali Ditunjuk Pemerintah Menerima Layanan Penerimaan Negara Dengan Billing System MPN G-2

Bandung, 17 Februari 2015 – Layanan Penerimaan Negara melalui Modul Penerimaan Negara atau MPN Prima telah dilayani diseluruh Loket PT Pos Indonesia (Persero) Sejak Tahun 2002. Pada Tahun 2013 Pemerintah cq Kementerian Keuangan telah memberikan kepercayaan dengan menunjuk PT Pos Indonesia dan Bank Mandiri sebagai Colecting Agen  yang melaksanakan Uji Coba Layanan Penerimaan Negara dengan Billing System yang dikenal dengan MPN G 1,5 yang merupakan cikal bakal Layanan Penerimaan Negara Secara Elektronik yang dikenal dengan MPN G-2.

Peraturan Menteri Keuangan No. 32/PMK.05/2014 Tentang Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik dan Keputusan Dirjend Perbendaharaan No.121/PB/2014 Tanggal 21 April 2014 telah menunjuk PT Pos Indonesia (Persero) sebagai Pos Persepsi yang melaksanakan Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik karena berdasarkan hasil UAT (User Acceptance Test) telah dinyatakan lulus.

Untuk memberikan kemudahan dan akses yang lebih mudah, saat ini Layanan Penerimaan Negara telah dapat dilayani di 155 Pos Persepsi dan 4.154 Kantor Pos yang tersebar diseluruh Indonesia, dengan jumlah transaksi Tahun 2014 sebanyak 16,3 Juta transaksi dan dana ± 20 Triiliun, PT Pos Indonesia (Persero) saat ini semakin mendapat kepercayaan masyarakat sebagai tempat setoran pajak.

Dengan on-line nya Kantor Pos di seluruh Indonesia akan memberikan keleluasaan dan akses yang lebih mudah bagi wajib pajak diseluruh pelosok negeri, daerah kepulauan dan daerah urban, untuk melakukan setoran pajak.Disadari tentunya dengan effort yang cukup besar, Kami mengharapkandukungan Pemerintah untuk kelancaran dan kesuksesan pelayanan wajib pajak melalui PT Pos Indonesia (Persero).

Pelaksanaan Setoran Penerimaan Negara secara Elektronik dengan MPN G-2 dilaksanakan dengan sangat mudahdengan cara sbb:
a.    Registrasi Untuk mendapatkan User Id:
•    Daftarkan diri anda sebagai wajib pajak pada situs Billing Sistem dengan alamat: http://sse.pajak.go.id
•    Pendaftaran gratis dengan menggunakan No. NPWP hanya 1 kali saja
b.    Mendapatkan Kode Billing untuk pembayaran Pajak
•    Masuk ke situs Billing Sistem dengan User Id hasil pendaftaran
•    Masukkan data pembayaran pajak yang akan dilakukan
•    Catat atau cetak kode billing 15 digit  yang diterbitkan secara sistem; sehingga tidak perlu membawa SSP
c.    Membayar Pajak di Kantor Pos
•    Tunjukkan Kode Billing kepada Petugas Loket Pos
•    Setorkan uang sesuai jumlah pajak yang dibayar
•    Terima dan simpan Resi Pembayaran Pajak sebagai Bukti Penerimaan Negara.

PT Pos Indonesia (Persero) senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan untuk kelancaran dan kemudahan pelaksanaan penerimaan negara melalui MPN G2 di seluruh Indonesia. Untuk kemudahan dan kenyamanan wajib pajak, lakukanlah setoran pajak lebih dini melalui loket-loket Kantor Pos.





Pengangkatan Anggota Direksi PT Pos Indonesia (Persero)

Menteri BUMN Tunjuk Dirut Baru PT Pos Indonesia (Persero)

Bandung, 16 November 2015 – Kementerian BUMN menunjuk Direktur Utama dan Anggota Direksi baru bagi PT Pos Indonesia (Persero) untuk melengkapi anggota Direksi yang lama.

Merujuk kepada Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Pos Indonesia (Persero) Nomor : SK-229/MBU/11/2015 tentang Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pos Indonesia (Persero),  Gilarsi Wahyu Setijono ditunjuk sebagai Direktur Utama dan Indyruwani Asikin Natanegara sebagai Direktur. Penyerahan Surat Keputusan kepada pejabat bertalian dilakukan di Kantor Kementerian BUMN pada 16 November 2015.

Adapun komposisi lengkap Direksi PT Pos Indonesia (Persero) sekarang adalah sebagai berikut:
1.    Gilarsi Wahyu Setijono sebagai Direktur Utama
2.    Indyruwani Asikin Natanegara sebagai Direktur
3.    Poernomo sebagai Direktur
4.    Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa sebagai Direktur
5.    Febriyanto sebagai Direktur
6.    Agus F. Handoyo sebagai Direktur

Atas penunjukan dua Direksi baru Pos Indonesia tersebut, komposisi Direksi Pos Indonesia sudah kembali lengkap dan siap untuk menjalankan roda Perusahaan.

Gilarsi adalah profesional yang memiliki pengalaman luas dan pernah menduduki jabatan penting di beberapa perusahaan global terkemuka, yaitu sebagai Business Excellence Director  Philips Lighting Asia Pacific  dan  Managing Director untuk wilayah Thailand, China dan Filipina di perusahaan investasi Merrill Lynch Investment. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini adalah CEO PT Shafira Corporation Enterprise dan menjadi sosok di balik kebangkitan perusahaan ritel busana tersebut.