Pos Indonesia dan Garuda Indonesia Sinergi Perluas Jaringan Layanan Kargo

Jakarta, 21 Desember 2016 – PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dan PT. Pos Indonesia (Persero) pada hari ini, Rabu (21/12) secara resmi menandatangani perjanjian pengelolaan kargo di seluruh Indonesia sebagai bentuk upaya kedua perusahaan untuk meningkatkan layanan bagi para pengguna jasanya.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur Kargo Garuda Indonesia, Sigit Muhartono dan Direktur Surat dan Paket Pos Indonesia, Agus F. Handoyo dengan disaksikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo dan Direktur Utama Pos Indonesia, Gilarsi W. Setijono di Jakarta.
Kerjasama tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kerjasama tersebut, kedua perusahaan akan saling memanfaatkan channel distribusi yang dimiliki dimana pengiriman kargo Garuda Indonesia yang selama ini dilayani melalui “port to port” akan dilanjutkan dengan channel distribusi yang dimiliki oleh Pos Indonesia untuk menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Sebaliknya, Pos Indonesia juga dapat memanfaatkan channel distribusi yang dimiliki Garuda Indonesia untuk menjangkau seluruh destinasi domestik yang dimiliki oleh Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan bahwa kerjasama dengan Pos tersebut selain merupakan upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa juga merupakan upaya untuk meningkatkan sinergi antar BUMN.

“Kerjasama ini merupakan pengembangan dari kerjasama yang terlah dijalin oleh Garuda dan Pos Indonesia sebelumnya. Dengan kerjasama ini kiranya dapat memberikan nilai tambah kepada pengguna jasa mengingat jangkauan pengiriman kargo Garuda Indonesia akan semakin luas. Melalui kerjasama ini, pengguna jasa Garuda Indonesia dapat menikmati layanan “door to door” pengiriman barang melalui kargo. Sebaliknya, kerjasama ini juga dapat menawarkan lebih banyak pilihan pengiriman barang bagi Pos Indonesia melalui 63 destinasi domestik yang dilayani oleh Garuda Indonesia, khususnya untuk pengiriman Dangerous Goods dan Valuable Goods”, kata Arif.

“Kiranya sinergi Garuda dan Pos Indonesia ini dapat memperkuat posisi perusahaan di masing-masing bidangnya dan mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhinya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh lagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara”, tambah Arif.
Sementara itu, Direktur Utama Pos Indonesia, Gilarsi W. Setijono mengatakan “Kerja sama ini akan dilaksanakan bertahap dimulai di regional X Sulawesi dan Maluku. Diharapkan bisa menggarap potensi pasar yang ada di kantor pos wilayah kerja Regional X, khususnya untuk kiriman dangerous goods, general cargo dan lain-lain,” kata Gilarsi.

Ia menjelaskan bahwa pada saat ini Kantor Pos Luwuk sudah mulai melakukan pengiriman hasil laut melalui cargo Garuda Indonesia di Luwuk untuk tujuan Jakarta, sementara Kantor Pos Makassar mengirimkan kiriman heavy cargo melalui Garuda Indonesia di Makassar untuk tujuan kota-kota di Indonesia bagian timur.

Konsep rural logistik, lanjutnya, bisa diwujudkan dengan penambahan akses transportasi yang terus dikembangkan oleh Pos Indonesia yang saat ini memiliki 4.569 cabang di seluruh Indonesia. Demikian sebaliknya distribusi kiriman logistik dari kota besar ke daerah pedesaan dapat dilakukan oleh Kantor Pos Indonesia.

“Kerjasama ini meningkatkan kapasitas layanan pos. Kami juga mendistribusikan barang-barang kebutuhan masyarakat hingga ke rural,” ujarnya. Gilarsi  mengemukakan, ke depan sinergi BUMN ini diharapkan akan memberikan kemudahan kepada pelanggan yang datang ke kantor pos untuk pengiriman-pengiriman yang sebelumnya tidak bisa dilakukan oleh Pos Indonesia. Sementara bagi Garuda Indonesia tentunya dengan kerja sama ini tidak perlu menambah outlet cargo, namun bisa dengan channeling di Pos Indonesia yang sudah tersebar di pelosok kecamatan.

Sepanjang tahun 2016 Garuda Indonesia Group menerima kedatangan total 17 armada baru yang terdiri dari empat Airbus A330-300, empat ATR72-600, dan delapan Airbus A320 untuk Citilink. Dengan demikian, hingga akhir 2016 ini Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan total 197 armada yang terdiri dari 144 armada Garuda Indonesia dan 53 armada Citilink.

Tingkatkan Kekuatan Jaringan Lazada Indonesia Gandeng Pos Indonesia

Jakarta, 21 Desember 2016 – Pada Paket Kebijakan Ekonomi XIV, pemerintah mencanangkan peta jalan e-commerce  untuk mendorong perluasan dan peningkatan ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia secara efisien dan terkoneksi secara global.
Demikian disampaikan Direktur Surat dan Paket PT Pos Indonesia  (Persero), Agus F Handoyo setelah menandatangani Perjanjian Kerja Sama antara pihaknya dengan Lazada Indonesia pada Rabu (21/12) di Jakarta.

“Kerja sama antara Pos Indonesia dengan Lazada Indonesia merupakan upaya membangun sinergi antara kekuatan jaringan e-commerce Lazada Group yang memiliki market share 20 persen di Indonesia, dengan kekuatan network nasional yang dimiliki oleh Pos Indonesia,” papar Agus.

Ia berharap kerja sama ini mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta keuntungan finansial dan nonfinansial yang signifikan bagi kedua belah pihak.
“Pos Indonesia akan bertransformasi menjadi tulang punggung logistik e-commerce Indonesia,” imbuh Agus sambil menekankan bahwa hal ini adalah langkah untuk mendukung Paket Kebijakan Ekonomi XIV.

Sementara itu di tempat yang sama CFO Lazada Group Indonesia, Sandy Permadi yang turut hadir serta menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Pos Indonesia mengatakan bahwa bagi Lazada Indonesia sendiri, kerja sama ini penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengguna jasanya.

“Kerja sama ini akan meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya bagi online shopper yang melakukan pembelian dari Lazada Group di luar negeri,” ujar Sandy Permadi.
Sebagai tujuan belanja online nomor satu di Asia Tenggara, masih kata Sandy, Lazada Group beroperasi di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

“Menjadi pionir di bidang e commerce, kami menghadirkan layanan berbelanja yang mudah bagi konsumen dan akses langsung pada database konsumen terbesar di Asia Tenggara,” jelasnya. Sandy juga mengatakan selain fokus beroperasi di Asia Tenggara, saat ini Lazada Group telah memiliki support office di Hongkong dan Rusia.

“Kami berharap melalui kerja sama ini Lazada Indonesia dan Pos Indonesia dapat tumbuh dan maju bersama memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tutup Sandy.

PT Pos Indonesia (Persero) dan DHL Express Indonesia Tandatangani Addendum Perjanjian Kerja Sama Mengenai Express Mail Service (EMS) ke Luar Negeri

Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Jakarta, 20 Januari 2016 – Pada hari Rabu, 20 Januari 2016, Direktur Utama Pos Indonesia (Persero), Gilarsi Wahyu Setijono, menandatangani Addendum Perjanjian Kerja Sama antara PT Pos Indonesia (Persero) dengan DHL Express Indonesia, tentang Penyaluran Kiriman Express Mail Service (EMS) ke Luar Negeri. Perjanjian Kerja Sama tersebut, ditandatangani oleh Ahmad Mohamad, selaku Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia yang bertempat di Graha Intirub Bussines Park DHL Espress – Halim Service Center Jakarta.

Kerja sama kedua belah pihak adalah sinergi kekuatan jaringan global yang dimiliki DHL Express dan kekuatan jaringan nasional yang dimiliki Pos Indonesia untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Kerja sama ini telah berlangsung sejak 2005 dan telah memberikan manfaat yang signifikan untuk UKM dengan adanya akses ke pasar global yang memfasilitasi pertumbuhan bisnis UKM secara internasional.

Bagi Pos Indonesia, kerja sama ini bertujuan untuk memberikan nilai terbaik untuk UKM dengan peningkatan dan perbaikan akses jaringan global secara lebih efektif dan efisien. Didukung oleh jaringan global DHL yang kuat di lebih dari 220 negara dan teritorial, EMS membantu UKM untuk mendapatkan dan memperluas akses ke pasar internasional. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi Wahyu Setijono berujar, “Melalui kerja sama ini Pos Indonesia juga dapat mengambil pembelajaran praktik terbaik dalam mengelola layanan pengiriman ekspres internasional. Yang terpenting adalah, melalui kerja sama ini Pos Indonesia dan DHL Express Indonesia dapat tumbuh dan maju bersama melayani masyarakat Indonesia.”

Beroperasi lebih dari 40 tahun di Indonesia, DHL Express Indonesia secara konsisten dan berkelanjutan memperbarui dan meningkatkan fasilitas operasional untuk merespon kebutuhan pasar dan meningkatkan kepuasan pelanggan di Indonesia. Kerja sama ini memungkinkan perusahaan penyedia layanan ekspres internasional kelas dunia untuk memperluas akses pasar di Indonesia. Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia mengatakan, “Kepuasan pelanggan selalu menjadi fokus utama kami. Kami merasa senang dan terhormat untuk berkolabosi dengan Pos Indonesia untuk mendukung UKM di Indonesia dengan memberikan layanan ekspres internasional berkualitas prima.

Adu Ide di Pos Indonesia Creative Writing Challenge

Setelah menggelar kegiatan Creative Writing sejak 2007 lalu, PT Pos Indonesia (Persero) berinisiatif mengumpulkan para alumninya dalam sebuah kegiatan lomba penulisan. Menggandeng Harian Umum Bandung Ekspres, terbentuklah kegiatan bertajuk ‘Pos Indonesia Creative Writing Challenge: Create Your Wor(L)d’.

Dengan memperlombakan tiga kategori yakni Puisi, Artikel dan Cerita Pendek (Cerpen), kegiatan tersebut diselenggarakan se-Jawa Barat dengan melalui tiga tahap. Untuk tahap satu, para peserta dibagi kepada 3 zona dengan mengusung tema yang berbeda-beda. Untuk zona 1 (satu) yang melingkupi Bogor, Cianjur dan Sukabumi, tema yang diangkat adalah tentang ‘Pemuda’. Selanjutnya pada zona 2 (dua) yakni daerah-daerah di Cirebon, Sumedang, Tasik, Garut, tema yang diangkat mengenai ‘Jawa Barat’. Untuk zona 3 (tiga) di Subang, Bandung dan Purwakarta, para peserta mengirimkan tulisan mereka dengan tema ‘Kasih Ibu’.

Pengumuman peserta yang lolos ke tahap selanjutnya, dilakukan dengan menampilkan tulisan para peserta yang telah di halaman khusus di jaringan Jawa Pos Grup di Jawa Barat. Yakni di Harian Umum Bandung Ekspres, Cianjur Ekspres, Sukabumi Ekspres, Radar Bogor,Karawang Ekspres, Radar Cirebon, Radar Tasikmalaya, Radar Garut dan Sumedang Ekspres. Setelah mendapatkan peserta yang lolos ke tahap 3, mereka kemudian dikumpulkan dalam sebuah penjurian langsung yang dilakukan di Graha Pos Indonesia pada Senin (11/1).

Penjurian langsung dilakukan oleh para juri terpilih yang memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya masing-masing, dan juga memang ikut membidani kegiatan Creative Writing karena menjadi bagian dari tim instruktur. Mereka adalah Dian Sukmawan; Tedi Tardiana, dan Irfan Hidayatullah.

Setelah proses penjurian, pada Selasa (12/1) digelar kegiatan penganugerahan bagi para peserta yang lolos di tahap tiga dan berhak menyabet gelar juara. Dalam kegiatan tersebut, terdapat beberapa tamu undangan. Yakni Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Duta Bahasa Jawa Barat, Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung, dan lain sebagainya.

Hadiah yang diperebutkan juga menarik. Untuk para juara pertama di setiap kategori, mereka akan diajak jalan-jalan ke Universal Studio Singapura. Untuk juara keduanya akan diajak berwisata ke Malang dan Bromo. Untuk pemenang ketiga akan dapat hadiah laptop. Setiap pemenang juga berhak mendapatkan uang pembinaan. (*)

Pos Indonesia Inisiasi BUMN dan Lembaga lain untuk Bersinergi Membangun Negeri

Bandung, 12 Februari 2016 – PT Pos Indonesia  (Persero) menjadi pemrakarsa atas sinergitas sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bentuk sinergitas adalah kerjasama saling memanfaatkan kelebihan masing-masing BUMN sebagai upaya peningkatan kinerja dan pendapatan negara.

Sinergitas terbaru adalah ditandatanganinya kesepahaman (MoU) antara PT Pos dengan sejumlah BUMN lain untuk saling bekerjasama meningkatkan kinerja perusahaan. Bukan itu saja, Pos Indonesia juga menggandeng lembaga pemerintah untuk menjadi mitra strategis dalam sinergi antar BUMN.

MoU ini ditandatangani oleh pimpinan tertinggi masing-masing BUMN yakni Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) M. Arief Wibowo, Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tikno Sutisna, Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Abraham Mose, Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) Agus Andiyani dan Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Ira Puspadewi serta Direktur Utama PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) Yonatan Dollo Sanda di Aula Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (11/2).

Pos Indonesia juga mendantangani MoU dengan Bank BJB  dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditandatangani Direktur Komersil Suartini dan Kepala BPS di Graha Pos Indonesia Bandung, Jumat (12/2). 

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono mengatakan tujuan dari kesepahaman yang dilakukan antara PT Pos dengan BUMN lain dan lembaga pemerintah tersebut adalah untuk membangun sinergi dan kerjasama sehingga mampu memberikan layanan terbaik kepada stakeholder.

“Prinsip kerjasama ini tentunya harus saling meningkatkan manfaat perusahaan sehingga akan tercipta kerjasama yang saling menguntungkan, sejalan dengan semangat sinergi BUMN untuk membangun negeri,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (12/2/2016).

Teknis kerjasama, lanjut Gilarsi, akan dibicarakan lebih detail dengan pelaksana tugas dilapangan. Namun demikian, dengan adanya MoU tersebut, maka dapat menjadi landasan bagi PT Pos dan BUMN lainnya dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki perusahaan masing-masing.

Namun ia menegaskan jika PT Pos selalu siap untuk membantu BUMN yang ada di Indonesia terutama dalam hal pengiriman logistik dan surat-menyurat. Karena PT Pos memiliki kemampuan untuk mendistribusikan logistik dan surat penting hingga ke daerah terpencil.

“Sudah saatnya BUMN saling bersinergi untuk membangun negeri,” tutupnya. ***

Pos Peduli Bencana Gempa Aceh

Pos Indonesia Gratiskan Kiriman Bantuan Ke Aceh

Bandung, 9 Desember 2016 – PT Pos Indonesia (Persero) turut prihatin dan berduka dengan bencana gempa bumi yang terjadi di tiga kabupaten di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam pada Rabu (7/12) pagi. Sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada korban bencana di Aceh, Pos Indonesia membuka Pos Peduli Bencana Gempa Aceh. Pos Indonesia berkomitmen untuk membantu pengiriman bantuan maupun donasi dalam bentuk uang  dari seluruh wilayah di Indonesia tanpa memungut bayaran.

Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi W Setijono mengajak seluruh masyarakat yang ingin memberikan bantuan pada korban gempa di Aceh untuk memanfaatkan jasa pengiriman Pos Indonesia secara gratis dalam bentuk paketpos dengan maksimal 20 kilogram setiap kolinya.

“Jika lebih dari 20 kilogram bisa dipisah menjadi beberapa paket dan isinya bukan cairan,” jelas Gilarsi.

Dia mengatakan pihaknya akan memaksimalkan pengalaman dan jaringan perusahaan di seluruh Indonesia untuk mengirimkan bantuan.

“Pos Indonesia siap mengirim semua sumbangan tersebut, untuk sementara ini kebutuhan pengungsi yang kami tahu antara lain popok bayi, handuk, obat-obatan, perlengkapan sanitasi wanita, perlengkapan mandi, selimut, dan perlengkapan mandi, cukup diserahkan ke semua kantor Pos terdekat seluruh Indonesia untuk kami salurkan pada korban gempa Aceh,” tambahnya.

Gilarsi mengatakan bantuan yang dapat disalurkan lewat Pos Indonesia bukan hanya dalam bentuk barang. Perusahaan juga menerima donasi masyarakat dalam bentuk uang dikirimkan melalui layanan Mpospay di Kantor Pos nomor rekening 00123456789 atas nama PT Pos Indonesia (Persero) cq Rekening Pos Indonesia Peduli. Transfer bank melalui kode virtual account 200 999 0099 00123456789.

Sama seperti halnya bantuan barang, masih kata Gilarsi, masyarakat yang hendak memberikan donasi uang bisa mendatangi kantor Pos seluruh Indonesia. Dia juga mengingatkan bahwa fasilitas bebas biaya pengiriman ini hanya dapat dilakukan di kantor Pos Indonesia, tidak termasuk kantor pos agensi atau Agenpos.

Selain itu Pos Indonesia membuka posko kesehatan 24 jam di depan Kantor Pos Sigli. Posko siap melayani dan memberikan bantuan pengobatan awal dan luka ringan untuk masyarakat.

“Sebagai bagian dari Indonesia, Pos hadir untuk negeri. Hal ini merupakan bentuk empati kami terhadap saudara-saudara  kita yang sedang mengalami cobaan. Semoga apa yang kami lakukan bisa membantu meringankan penderitaan mereka.,” pungkasnya.

 

Pos Indonesia Turut Sukseskan Integrasi Pasar Lelang Komoditas dengan Sistem Resi Gudang

Cianjur, 5 Desember 2016 – Sistem Resi Gudang mulai dikenal di Indonesia sejak 10 tahun terakhir. Sebelum muncul Undang-Undang no 9 Tahun 2006 Tentang Sistem Resi Gudang banyak dikenal berbagai macam terobosan yang ditempuh baik oleh pemerintah maupun pelaku usaha dalam sistem tata niaga komoditi pertanian. Beberapa di antaranya yang hampir mirip dengan Sistem Resi Gudang adalah sistem tunda jual, gadai gabah, dan yang terakhir adalah CMA (Collateral Management Agrement). Jika ditinjau dari kelengkapan infrastrukur sistem dan keamanannya Sistem Resi Gudang merupakan Sistem yang paling aman dan canggih jika dibandingkan dengan beberapa sistem yang pernah ada di Indonesia. Dalam Sistem Resi Gudang terdapat jaminan keamanan bagi perbankan karena semua data penatausahaan Resi Gudang terpusat di Pusat Registrasi dan diawasi oleh Badan Pengawas (BAPPEBTI). Serta terdapat kepastian mutu bagi pemilik barang maupun calon pemilik barang karena barang yang disimpan dikelola dengan baik oleh Pengelola Gudang dan diuji mutu sebelumnya oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian independen yang telah mendapat sertifikasi dari KAN dan disetujui oleh BAPPEBTI.

Kesuksesan Implementasi SRG untuk saat ini dapat terjadi karena adanya komitmen yang kuat dari setiap unsur kelembagaan SRG serta dukungan yang tidak ada henti-hentinya dari Pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat. Untuk mewujudkan implementasi SRG yang sesuai dengan Undang-Undang No 9 Tahun 2006 merupakan pekerjaan besar bagi semua pihak dan merubah pola kebiasaan yang ada di masyarakat tidaklah semudah membalikan tangan.

PT  Pos  Indonesia  (Persero)  baru  mulai  melaksanakan  program  SRG  sejak  tahun  2014,  berdasarkan  Surat  Izin  nomor  07/BAPPEBTI/Kep-SRG/SP/PG/04/2014  tanggal  23  April  2014,  izin  ini  berlaku  secara  nasional.

Kemudian  untuk  pengelolaan  gudang  SRG, ada  3  (tiga)  izin  gudang  yang  kita  terima  :
a.    Izin  nomor  08/BAPPEBTI/Kep-SRG/SP/GD/04/2014  tanggal  23  April  2014, izin  pengelolaan  gudang  SRG  Jamanis  Kabupaten  Tasikmalaya.
b.    Izin   nomor  15/BAPPEBTI/Kep-SRG/SP/PG/06/2015  tanggal  23  Juni  2015,  izin  pengelolaan  gudang  SRG  Benteng  Kabupaten  Ciamis.
c.    Izin   nomor  30/BAPPEBTI/Kep-SRG/SP/PG/09/2016  tanggal  13  September  2016,  izin  pengelolaan  gudang  SRG  Purwadadi  Kabupaten  Ciamis.

“Sejak  tahun  2014  hingga  saat  ini,  Pos Indonesia sudah  mengelola  tiga  gudang  SRG  tersebut  di  atas,  dan  dapat  memberikan  kontribusi  pendapatan  yang  cukup  baik,  meski  belum  mampu  menyumbang  laba.  Namun  seiring  pertumbuhannya,  kami  yakin  bisnis  ini  akan  mampu  memberikan  kontribusi  positif  bagi  pendapatan  perusahaan.” ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono pada acara Grand Launching Integritas Pasar Lelang Komoditas Dengan Sistem Resi Gudang di Pendopo Kabupaten Cianjur (5/12).

Komoditas  yang  disimpan  di  gudang  SRG  yang  dikelola  oleh  PT  Pos  baru  berupa  gabah  dan  jagung,  untuk  komoditas  beras,  hingga  saat  ini  belum  ada  poktan  maupun  gapoktan  yang  telah  menyimpan  komoditas  beras  tersebut.

Selanjutnya  Bappebti  pada  tahun  2016  mengembangkan  system  pasar  lelang  online  berbasis  komoditas  SRG,  yang  kemudian  dikembangkan  lebih  lanjut  bersama  Pos  Indonesia. Dalam  rangka  mewujudkan  hal  tersebut,  kami  telah  melakukan  uji  coba  lelang  sebanyak  2  (dua)  kali,  yakni  :
a.    Tanggal  25  Oktober  2016  terjual  gabah  sebanyak  18  Ton  bernilai  lelang  Rp  75.600.000,00.
b.    Tanggal  22  November  2016  terjual  gabah  sebanyak  15  Ton  bernilai  lelang  Rp  76.500.000,00.

Pos  Indonesia  mendapatkan  izin  sebagai  penyelenggara  pasar  lelang  dari  Bappebti  dengan  nomor  35/BAPPEBTI/Kep-PL/SP/10/2016  tanggal  13  Oktober  2016.  Dengan  izin  tersebut,  perusahaan  diberikan  hak  untuk  melaksanakan  lelang  baik  dalam  bentuk  penyerahan  langsung  (spot)  maupun  penyerahan  kemudian  (forward).

Pasar  lelang  dilaksanakan  berdasarkan  Peraturan  Tata  Tertib  (PTT)  lelang  yang  dibuat  oleh  Pos  Indonesia bersama-sama  dengan  Bappebti  selaku  pemegang  kewenangan  untuk  mengawasi  setiap  proses  lelang  dan  penjualan  komoditas  yang  ada  di  Indonesia  ini.

Dalam  Pasar  Lelang  yang  dikelola  perusahaan,  melibatkan  PT  Kliring  Berjangka  Indonesia  (Persero)  sebagai  pihak  pelaksana  kliring  dan  pengelola-pengelola  gudang  SRG  se-Indonesia  sebagai  tempat  penyimpanan  komoditas  SRG  serta  para  pembeli  yang  tersebar  di  seluruh  Indonesia.

Hal  tersebut  dapat  terwujud  karena  lelang  dengan  system  online,  tentu  tidak  dibatasi  lagi  oleh  ruang  dan  waktu,  sehingga  Pemerintah  berharap  besar,  para  pemilik  komositas  yang  disimpan  di  gudang-gudang  SRG,  akan  memperoleh  nilai  jual  terbaik,  yang  terbentuk  dari  proses  lelang  yang  dilaksanakan  oleh  Pos Indonesia.

Pos Indonesia Gelar Bazaar Top Community dan Workshop Bersama Tokopedia

Depok, 4 Desember 2016 – Kompetisi pasar yang semakin meningkat menuntut semua pihak untuk dapat menghasilkan produk atau jasa yang terbaik dalam memenangkan persaingan. Era Globalisasi ini telah memaksa perposan di dunia untuk memperhatikan dan meningkatkan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan. Untuk itu diperlukan inovasi dalam proses pengembangan suatu produk atau jasa.

Menciptakan produk berkualitas dan bersifat inovatif merupakan salah satu bentuk apresiasi pengembangan produk berkelanjutan, proses pengembangan produk yang terfokus pada konsumen. Oleh karena itu kualitas produk dan pengelolaannya dikaitkan dengan perbaikan berkelanjutan dilakukan oleh banyak perusahaan agar dapat mendorong peningkatan pasar dan memenangkan persaingan.

Seiring berkembang dan semakin menjamurnya bisnis online di Indonesia serta untuk mewujudkan paket kebijakan ekonomi XI Pemerintah RI yang meminta agar Pos Indonesia menjadi platform e-commerce, Pos Indonesia menggelar kegiatan workshop bersama Tokopedia dan juga bazaar yang bertajuk “Bazaar Top Community Depok” yang diikuti oleh 30 pebisnis online yang tergabung dalam komunitas tokopedia. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Pos Depok pada hari Minggu 4 Desember 2016 dihadiri oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono, Direktur Surat dan Paket Agus F Handoyo dan CEO Founder / Owner Leontinus Alpha Edison, Vice President Operation Melisa.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini kiriman pebisnis online yang tergabung dalam komunitas tokopedia akan mengirimkan kirimannya melalui Pos Indonesia.

Pos Indonesia Jalin Kerjasama dengan Asuransi Jiwa Beringin Jiwa Sejahtera

JAKARTA, 30 November 2016 – Pos Indonesia menjalin kerjasama dengan Asuransi jiwa Beringin Jiwa Sejahtera tentang Asuransi Bringin Dana Karya Bagi Karyawan PT Pos Indonesia (Persero).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama  oleh Direktur SDM dan Umum PT Pos Indonesia (Persero) GNP Sugiarta Yasa dengan Direktur Utama  PT Asuransi Jiwa Beringin Jiwa Sejahtera Rianto Ahmadi pada tanggal 30 November 2016 di Gedung Pos Ibukota Jakarta.

“Semula pengelolan program uang cuti besar di kelola secara swakelola sendiri oleh Pos Indonesia, selanjutnya dikembangkan dan dialihkan pengelolaanya kepada pihak PT Asuransi Jiwa Beringin Jiwa Sejahtera” ujar Direktur SDM dan Umum PT Pos Indonesia (Persero) GNP Sugiarta Yasa.

Masa berlaku asuransi sejak tanggal yang tercantum dalam daftar peserta/tertanggung dan pembayaran premi berdasarkan perjanjian telah diterima PT Asuransi Jiwa Beringin Jiwa Sejatera serta peserta asuransi adalah karyawan Pos Indonesia yang masuk bekerja sebelum tanggal 1 Mei 2016.

“Program Asuransi Bringin Dana Karya sendiri telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat Keputusan Nomor S.1883/NB.11/2013 tanggal 31 Mei 2013” jelas GNP Sugiarta Yasa.

sumber foto : http://www.bringinlife.co.id

Apresiasi Agenpos Terbaik 2016

Peran Besar Agenpos Sebagai Driver Pertumbuhan Bisnis Pos Indonesia

Pos Indonesia kembali menggelar acara Apresiasi Agenpos Terbaik 2016 pada 25 November 2016 di Graha Pos Indonesia, Bandung, dengan tema ‘Goliath is The New David’.

Direktur Ritel dan Jaringan, Ira Puspadewi, mengatakan, penghargaan bagi para Agenpos ini merupakan bentuk apresiasi Pos Indonesia kepada para agen berprestasi. Dan melalui tema ‘Goliath is The New David’, kedepannya para Agenpos secara serius dapat menjadi driver Pos Indonesia dalam proses transformasi diri menjadi raksasa yang gesit.

Ira mengakui peran Agenpos bagi pertumbuhan Pos Indonesia sangat penting, sangat critical, hari ini bahkan di masa yang akan datang. “Kita bisa belajar dari transformasi negara yang lebih maju seperti Jerman yang memiliki kemitraan agenpos tertinggi. Dimana agenpos memegang peranan yang lebih besar dalam menyediakan postal service yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis pos.”

“Sedangkan tugas Pos Indonesia sendiri yaitu untuk terus menggali potensi bisnis lain yang akan memperkaya postal services yang selama ini sudah dikenal masyarakat,’ Ira menambahkan. Di Indonesia, Yogyakarta menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan Agenpos dimana kontribusi pendapatan wilayah tersebut sebanyak 75% berasal dari Agenpos.
Bagi para pengelola Agenpos, bergabung menjadi Agenpos memiliki kesan tersendiri. “Yang pertama tentu kami senang karena bisa memberikan lapangan pekerjaan untuk orang lain, kedua kami menjalin banyak relasi dan yang ketiga ada income yang cukup lumayan,” tutur Wulan, pengelola Agenpos Victory di Alam Sutera yang bergabung sejak tahun 2014.

agenpos16-1

Menurut Wulan, sistem yang dimiliki Pos Indonesia sekarang sudah jauh lebih canggih, lebih baik dan tertata rapi. Baginya menjadi Agenpos merupakan pilihan tepat mengingat potensi bisnis kurir yang terus berkembang, jaringan Pos Indonesia yang luas, serta tarif Pos yang diakuinya kompetitif.

“Berkat jadi Agenpos saya bisa sering jalan-jalan sama karyawan saya. Target saya sih mau ngajak mereka liburan ke Singapura,” imbuhnya.

Adapun Agenpos yang mendapat penghargaan yaitu,
1. Agenpos dengan Pendapatan Jasa Kurir Terbaik Nasional :
ALDO 16910C1, dibawah Kantorpos Cibinong 16900, Pengelola : Dian Rivia
2.Agenpos dengan Kontribusi Pendapatan Terbaik Nasional :
ELLEN 55132C1, dibawah Kantorpos Bantul 55700, Pengelola : Setiyadi
3. Agenpos dengan Rata-rata Pertumbuhan Terbaik Nasional :
PRINGLANGU 51132C1, dibawah Kantorpos Pekalongan 51100, Pengelola : M. Rizal
4. Agenpos dengan Pendapatan Jasa Keuangan Terbaik Nasional :
PADASUKA 16610C3, dibawah Kantorpos Bogor 16000, Pengelola : Dani Mukhsin Arovah
5. Agenpos dengan Kontribusi Pendapatan Jasa Keuangan Terbaik Nasional :
AKSARA MEDAN ESTATE  20224C1, dibawah Kantorpos Medan 20000, Pengelola : Nurmariyanti Tinambunan
6. Agenpos dengan Rata-rata Pertumbuhan Jasa Keuangan Terbaik Nasional :
BISNIS2000 28284C1, dibawah Kantorpos Pekanbaru 28000, Pengelola : Budiman
7. Agenpos dengan Tampilan Fisik Terbaik Nasional :
BRATANG 60284C3, dibawah Kantorpos Surabaya 60000, Pengelola : Billy Yacob
8. Agenpos dengan Tampilan Fisik Terbaik Nasional :
VICTORY  15325C3, dibawah Kantorpos Tangerang 15000, Pengelola : Wulan
(dita/medkom)