Creative Writing ke-29 di Slawi

PT Pos Indonesia (Persero) kembali menyelenggarakan Pelatihan Creative Writing ke – 29 pada tanggal 15 – 17 November lalu. Pelatihan kali ini diselenggarakan di Slawi, Kabupaten Tegal. Di ikuti oleh perwakilan beberapa sekolah SMA, SMK, MAN, MTS dan SMP yang berada di wilayah Slawi diantara nya SMAN 1 Slawi, SMKN 1 Slawi, SMK Muhammadiyah Slawi, SMK Bina Nusa Slawi , MTS N Slawi , MAN Bakakan Lebaksiu Tegal dan SMPN 1 Adiwerna . Sebanyak  77 siswa dan 20 orang guru pendamping mengikuti  Pelatihan Creative Writing, yang berlangsung di SMA N 1 Slawi ini. Acara ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya pemerintah melalui PT Pos Indonesia (Persero) untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan remaja.

Diawali acara Pembukaan yang di hadiri oleh  Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten Tegal Salu Panggalo, SH, yang dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya untuk PT Pos Indonesia (Persero) yang menyelenggarakan kegitan ini, karena telah  memberikan kesempatan dan membuka wawasan kepada generasi muda yang menyukai  bidang tulis menulis yang merupakan bekal bagi masa depan mereka. Menurut Salu Panggalo  ada 4 aspek yang menentukan seseorang bisa atau berkemampuan menulis yakni, membaca, mendengarkan, berbicara dan menulis ditambah dengan latihan, disiplin dan  keinginan yang kuat dari diri sendiri. Hadir pula pada kesempatan itu Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Slawi Agus Dwiprodo Spd, Manajer Media Komunikasi Tita Puspitasari, Kepala Kantor Pos Tegal Indriyatmoko, dan Kepala Kantor Pos Cabang Slawi Kustiono.

Pelatihan diawali dengan sesi Pengenalan PT Pos Indonesia (Persero) oleh Manajer Media Komunikasi, yang menyampaikan Visi dan Misi  Perusahaan serta pengenalan produk layanan Pos Indonesia. Dilanjutkan materi Pengenalan Majalah Sahabat Pena oleh FP Media Komunikasi Gun Gun Hamdani, dan sesi berikutnya materi Penulisan Artikel  oleh Mahpudi. Hari kedua para peserta pelatihan diajak berkunjung ke Kantor Pos Tegal  untuk lebih mengenal secara langsung proses kerja mulai dari front office sampai back office yang dipandu langsung oleh Kepala Kantor Pos Tegal  dan Manajer terkait dari bagian masing-masing. Selanjutnya para peserta diberi pelatihan  materi Penulisan Skenario/Script oleh Dian Sukmawan dan  Menulis Cerpen oleh  Irfan Hidayatullah. Di hari terakhir para peserta mendapat materi Penulisan Puisi oleh Tedi Tardiana dan Pengantar Filateli oleh Mahpudi.

Di akhir kegiatan ini  Panitia mengumumkan para peserta yang mendapat nilai terbaik selama mengikuti pelatihan yang terdiri dari 3 Juara Terbaik dan 3 Juara Harapan. Peserta Terbaik 1 dimenangkan oleh Isabella Khusnul P dari SMAN 1 Slawi, Juara Terbaik 2 Sekar Wulandari dari SMKN 1 Slawi dan Juara ke 3 Nabila Aulia SMK NU 1 Slawi. Selanjutnya untuk Juara Harapan 1dimenangkan oleh Mailan Lasagi dari SMAN 1 Slawi, Harapan 2 Yani Ramdhan Ningsih dari SMAN 2 Slawi dan Harapan ke 3 Hasna Asjad dari SMAN 1 Slawi. Acara Penutupan dihadiri langsung oleh Kepala Regional VI Jateng dan DIY Dwi Indarmani beserta jajarannya yang sekaligus menutup rangkaian acara pelatihan, Kepala Kantor Pos Tegal  dan Kepala Sekolah SMA N 1 Mimik Supriyatin.(asri suwidaz)





Wujudkan Sinergi BUMN, Pos Indonesia Operasikan POSTshop Bersama PT RNI dan PT PPI

Bandung, 18 November 2015 – PT Pos Indonesia (Persero) tak henti-hentinya melakukan transformasi dan pengembangan bisnisnya. Kini, Pos Indonesia kembali meluncurkan POSTshop yang diberi nama POSTshop Jakartabarat Sukabumi Udik. POSTshop ini merupakan yang ke-43 dan menjadi POSTShop pertama yang dibangun dengan sinergi 3 BUMN yaitu PT Pos Indonesia, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) , PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Grand Opening POSTshop Jakartabarat Sukabumi Udik langsung dilakukan oleh Direktur Ritel dan Properti Pos Indonesia GNP Sugiarta Yasa, Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Didik Prasetyo, Dirut PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Dayu Padmara Rengganis dengan dilakukan secara simbolis serah terima naskah Perjanjian Kerjasama Sinergi BUMN Pengelolaan POSTshop Jakartabarat Sukabumi Udik (18/11).

Konsep POSTshop sinergi BUMN ini adalah konsep penjualan ritel yang berada di ruang Kantor Pos dengan brand POSTshop dengan menggabungkan layanan milik 3 Perusahaan BUMN yaitu PT Pos Indonesia dengan layanan jasa Pos, PT RNI menyediakan produk consumer good dan PT. PPI menyediakan produk gula putih kristal.

Ketiga BUMN memiliki komitmen bersama-sama melayani masyarakat dalam sebuah tempat bernama POSTshop dengan pengelola POSTShop adalah Pos Indonesia. Namun tidak rnenutup kemungkinan kedepan, POSTshop bisa dikelola oleh Mitra baik dari BUMN, BUMD, Koperasi, UMKM, Perorangan, dsb.

Pada kesempatan peresmian Postshop ini dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pos Indonesia dengan PPI tentang Sinergi Kemitraan Penjualan Gula Kristal Putih. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut MoU kedua Perusahaan BUMN tersebut yang dilakukan pada 10 Oktober lalu.

Seperti telah diketahui, PT Perusahaan Perdaganan Indonesia (Persero), sebagai representasi Pemerintah melakukan stabilisasi harga gula dan juga pemegang stok gula nasional untuk Gula Kristal Putih.

Inovasi Bisnis Pos.
POSTshop adalah inovasi bisnis Pos Indonesia yang menggabungkan layanan pos dengan layanan ritel modern. Bahkan di beberapa lokasi Kantorpos buka hingga pukul 22.00. Di POSTshop masyarakat dapat sambil berbelanja kebutuhan sehari-hari layaknya ke toko, minimarket atau convenience store, masyarakat bisa mengirim paket sekaligus membayar berbagai seperti tagihan listrik, air atau cicilan motor, kartu kredit dsb. “Di Bandung dan Denpasar bahkan POSTshop menjadi tempat nongkrong anak muda, sekaligus pebisnis online yang setiap malam bisa mengirimkan paket dagangannya”.  POSTshop memiliki Tagline “Kirim2-Bayar2-Belanja“.

Tidak Mengenal Jam Kantor.
Era digital sekarang ini, dimana perilaku pelanggan telah mengalami perubahan dalam bertransaksi dan mengirim barang. Kini pelanggan setiap saat dapat bertransaksi dan tidak lagi mengenal jam kantor; sehingga kantorpos harus mengantisipasinya. POSTshop saat ini memang masih memanfaatkan kantorpos yang lokasinya strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat seluruh Indonesia. Maraknya perdagangan online (e-commerce) direspon oleh Pos Indonesia dengan membuka layanan pos di POSTshop hingga pukul 22.00 Wib, bahkan beberapa POSTshop buka 24
jam.

Mitra Investor.
Sejak diluncurkan akhir 2012, Pos Indonesia telah melakukan kerjasama kemitraan POSTshop dengan peritel modern seperti Indomaret, Alfamaret, Circle K, Coffe Toffe, Lotte Mart, Dunkin Donnut, Koperasi dan beberapa pengusaha lokal dsb. Saat ini di seluruh Indonesia terdapat 38 Postshop Kemitraan dan 5 POSTshop Swakelola.

Revenue Sharing.
Yang menarik dalam mejalankan bisnis POSTshop adalah kerjasama dengan Mitra dilakukan dengan pola bagi hasil (revenue sharing), yaitu persentase hasil penjualan produk dan jasa dikurangi Ppn. Revenue sharing dibayarkan setiap bulan. Mitra memberikan revenue sharing kepada PT Pos Indonesia, antara 1,5 % hingga 10 % tergantung jenis toko POSTshop. Jadi kerjasama bukan sewa ruangan kantorpos. Makin tinggi penjualan, makin besar pula keuntungan kedua belah pihak. Keuntungan berasal dari penjualan barang dan fee penjualan layanan pos. Di POSTshop, Mitra sekaligus menjadi pengelola Agenpos dan mengoperasikan layanan kantorpos hingga malam hari. Untuk itu Mitra memperoleh keuntungan berupa fee/imbal jasa dari layanan pos, mulai dari 15% hingga 20%.

Mengundang Mitra lokal Menjadi Mitra Postshop.
Mitra atau investor yang bisa bekerjasama bukan saja dari peritel berjejaring namun juga terbuka kesempatan kepada BUMN, BUMD, Mitra Lokal, Koperasi dan UMKM. Investasi mitra dilakukan dalam bentuk renovasi gedung, penyedian rak-rak, penyedian barang dagangan (merchandise), sistem aplikasi, serta karyawan. Ke depan, POSTshop akan hadir sebagai pemain ritel yang unik di mana produk yang dijual adalah jasa pos dan produk yang berasal dari produk UMKM seperti kerajinan, oleh-oleh khas, bahkan mungkin batu akik dsb.

Untuk menjadi Mitra POSTshop bisa menghubungi Bagian Ritel dan Properti Kantor Regional Pos Indonesia, atau Divisi P0STshop Kantor Pusat Bandung, email: postshop@posindonesia.co.id





Pengumuman Pemenang Moviestival 2016 – Ajang Kreasi Anak Bangsa

Komunitas Film Pendek Indonesia (KFPI) bekerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero) kembali menggelar Festival Film Pendek Pos Indonesia “Moviestival 2016” untuk yang kedua kalinya. Kompetisi ini sudah berlangsung sejak bulan Juni 2016 hingga bulan Oktober 2016. Tema yang diusung pada Moviestival 2016 ini adalah “Nurani Bangsaku”.

Tercatat sebanyak 149 Film Pendek hasil karya anak bangsa dari seluruh Indonesia telah masuk ke meja panitia. Mereka saling berkompetisi untuk memperebutkan 3 kategori yang dilombakan yakni, Film Pendek dengan Ide Cerita Terbaik, Film Pendek Favorit dan Film Pendek Terbaik. Panitia telah melakukan beberapa tahap seleksi awal dari film-film yang masuk, dan pada tanggal 20 Oktober 2016 Dewan Juri yang terdiri dari Asaf Antariksa, Viva Westi, Adhytia Gumay, Eddy D Iskandar dan Tubagus Deddy telah menetapkan 15 nominasi untuk 3 kategori sbb :

NOMINASI FILM PENDEK TERBAIK
1. Permainan Naluri
Produksi Kerabat Creative, Sidoarjo
2. Ijolan
Produksi Sinar Moeda Film, Purbalingga
3. Tafsir
Produksi Komunitas Pelem Indie Tenggarong, Kutai Kartanegara
4. Do’a Mati Lampu
Produksi Karya Kita Kreatif, Aceh
5. Ruwat
Produksi Tanah Hijau Creative, Yogyakarta

NOMINASI FILM PENDEK IDE CERITA TERBAIK
1. Mencari Imam
Produksi Soca Film/Interakta ITB, Bandung
2. Ir. Soemarno
Produksi Jamaah Cinema, Yogyakarta
3. Ruwat
Produksi Tanah Hijau Creative, Yogyakarta
4. Kembalikan!
Produksi Blackpepper, Majalengka
5. Tafsir
Produksi Komunitas Pelem Indie Tenggarong, Kutai Kartanegara

NOMINASI FILM PENDEK TERFAVORIT
1. Jika Salah Karena Aku Berbeda
Produksi The Prosessor Studios, Situbondo
2. Kudanan Lambe
Produksi Wathon Films, Yogyakarta
3. Mimpi Ayah
Produksi Surya Maja Pictures, Jakarta
4. Paket Cinta
Produksi Canting Cinema, Pekalongan
5. Pinjam Kamusnya
Produksi Dipoduction, Semarang

Dari kelima nomine tersebut telah terpilih satu pemenang untuk setiap katagori. Hasil dari malam penghargaan yang diselenggarakan kamis 27 Oktober 2016 bertempat di gedung Graha Pos Indonesia telah terpilih 3 film sebagai pemenang di masing-masing kategori sbb:

KATEGORI FILM PENDEK TERBAIK
Permainan Naluri
Produksi Kerabat Creative, Sidoarjo

KATEGORI FILM PENDEK IDE CERITA TERBAIK
Tafsir
Produksi Komunitas Pelem Indie Tenggarong, Kutai Kartanegara

KATEGORI FILM PENDEK TERFAVORIT
Jika Salah Karena Aku Berbeda
Produksi The Prosessor Studios, Situbondo

Untuk Film Pendek Terbaik dan Favorit masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dan Film Pendek Ide Cerita Terbaik mendapatkan 15.000.000,- (lima belas juta rupiah). Sementara film pendek yang berhasil masuk nominasipun mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah).

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) Amrizal, Pos Indonesia sangat mendukung event ini, karena sesuai dengan komitmen Pos Indonesia untuk turut serta memajukan edukasi & kreatifitas anak-anak bangsa. Selain itu masih menurut Amrizal bahwa dengan event ini Pos Indonesia merasa lebih dekat dengan generasi muda, karena mereka adalah potensial customer bisnis perposan di Indonesia pada masa yang akan datang yang juga dapat lebih berperan dalam turut memajukan dan mengembangkan Pos Indonesia.

Menurut Ketua Panitia Teddy Tardiana, semangat dan kreatifitas para peserta di ajang kompetisi ini sangat luar biasa. Hasil karya film pendek peserta banyak yang sarat dengan nilai edukasi dan nilai – nilai positif di masyakat. hal ini sesuai denga tema yang diusung “Nurani Bangsaku”.

Banyak hal mengharukan, mengagumkan dan hal-hal yang membuat kita terperangah dengan ide-ide segar mereka. Meski dengan teknologi yang sederhana, budget produksi yang minimalis tapi mereka dapat menghasilkan karya yang sangat bagus dan inspiratif, yang nantinya akan mewarnai dunia cinematografi di tanah air. (***)





Filatelis Indonesia Raih Medali Pada Ajang “PHILATAIPEI 2016 World Stamp Championship Exhibition”

Filatelis Indonesia turut meramaikan ajak “PHILATAIPEI 2016 World Stamp Championship Exhibition”. Ratusan filatelis perwakilan dari 77 negara yang hadir, 14 filetelis Indonesia mendapatkan medali untuk semua kategori.

“PHILATAIPEI 2016 World Stamp Championship Exhibition” berlangsung di Hall 1  Taipei World Trade Center tanggal 21-26 Oktober 2016. Kegiatan ini merupakan pameran prangko dunia pertama di negeri Taiwan, dan sebagai bagian dari kampanye untuk mempromosikan grand Taipei event, dimana Chunghwa Post telah bergabung dengan Taiwan External Trade Development Council dan juga Chinese Taipei Philatelic Federation.

Dalam beberapa tahun terakhir Chunghwa Post secara sistematis telah berpartisipasi dalam acara filateli internasional. Selain untuk mengamati dan memahami tren bisnis internasional, tujuan bagi Chunghwa Post adalah mempromosikan layanan  pos dan budaya-kreatif nasional negeri Taiwan.

Chunghwa Post mengharapkan dengan kegiatan pameran ini dapat memperkuat sektor filateli dalam negeri dan membangun akar budaya yang lebih dalam. Yang pada akhirnya akan menarik lebih banyak anggota dari kalangan “generasi muda”. Selain itu, melalui pertukaran dengan “The Global Postal and Philatelic Community”, dapat meningkatkan reputasi dan kemampuan  Chunghwa Post di dunia internasional, serta mampu mencapai tujuan bisnis mereka.
PHILATAIPEI 2016 bertepatan dengan ulang tahun ke-120 Chunghwa Post. Tema yang diangkat adalah “Legacy dan Inovasi”. Terdapat perpaduan informasi tentang tradisi sejarah pos, transformasi modern dan perkembangan di masa yang akan datang.

PHILATAIPEI 2016  memiliki perwakilan dari 77 negara anggota Fédération Internationale de Philatélie (FIP) yang hadir, termasuk National Postal Services, Postal Associations, Stamp Dealers, and Stamp Collectors.

Pameran ini bukan hanya sebuah kesempatan yang luar biasa untuk filatelis dalam hal  mendapatkan pengetahuan yang baru tentang filateli, tetapi juga sebagai saluran yang sangat berharga bagi mereka. Satu catatan khusus adalah bahwa acara ini menjadi panggung untuk kelangsungan acara “The 4th World Stamp Championship Exhibition” di World Stamp Show – NY 2016 yang merupakan “kasta”tertinggi dalam kompetisi filateli internasional.  Tentu saja pameran ini akan menarik para filatelis terbesar di seluruh dunia untuk mendapatkan “penghargaan dan kemuliaan” di dunia filateli.

Berikut perolehan medali yang diraih oleh INDONESIA dalam lomba filateli untuk semua kategori di PHILATAIPEI 2016 :

  1. Jodana, Yan Wiriadi  A Study of Occupation, Emergency and Local Issued Stamps Under Republic of Indonesia Rule at Java and Madoera During 1945 – 1949   (2B). Gold
  2. Kusuma, Indra  Repoeblik Indonesia 1945-1949, the Local Issued Stamps During the Independence War in Java Island  (2B). Gold
  3. Zon, Fadli Netherlands Indies Postal Cancellation 1789 – 1917   (3B). Vermeil
  4. Wibawanto, Agus Repoeblik Indonesia : The Inflation of Postal Rates in Java 1945-1949  (3B). Gold + SP
  5. Harsono, Suwito  Netherlands Indies Postal Card 1847 – 1929  (4). Gold
  6. Chendawan, Teguh   Netherlands East Indies Airmail 1920-1942  (5). Large Vermeil
  7. Juari, Sitatag  I’m a Butterfly  (6A). Large Vermeil
  8. Handoyo, Herman Yoseph  Legend of the Last Giant on Earth (6A). Vermeil
  9. Handoyo, Jusak Johan  Ship, Transportation Mode on Water  (6C). Vermeil
  10. Chendawan, Teguh  Brum Brum … I am an Automobile  (6C). Large Vermeil + SP
  11. Kalua, Mayong Bibakkati  Netherland-Indies Airmail 1927 – 1942 (8A). Large Vermeil
  12. Noensie, Ardelia Clarissa  Rooooaaaarrrr, We Are the Roaring Cats  (8A). Large Vermeil
  13. Wibawanto, Mauritania  Growth and Development of Wage Revenues during Japanese Occupation in Java 1942-1945  (8A). Large Vermeil + SP
  14. Fadli, Shafa Sabila  Postal Cards of Netherlands Indies 1874 – 1942  (8B). Vermeil
  15. Total : 4 Gold, 6 Large Vermeil, 4 Vermeil, 3 SP.





Bayar dan Antar Pajak Kendaraan Bermotor Kini Bisa Melalui Kantor Pos

Bandung, 26 Oktober 2016 – Provinsi, POLDA dan Jasa Raharja Jawa Timur terus melakukan inovasi layanan publik. Setelah sukses dengan inovasi ATM SAMSAT pada tahun 2014,  kini pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kian mudah dengan tersedianya jaringan SAMSAT Payment Point dan SAMSAT Delivery  di Kantor Pos.

Setiap kantor pos di seluruh Indonesia dapat menerima pembayaran PKB bernopol Jawa Timur secara online. Selain itu juga tersedia SAMSAT Delivery Pos yaitu  jasa jemput antar (pick up – delivery) berkas perpanjangan PKB atau STNK bagi mereka yang karena kesibukan tak sempat mengurusnya.

“Saat ini yang sudah tanda tangan PKS (Perjanjian Kerjasama,-red) baru PT Pos Indonesia (Persero) dengan POLDA, Dispenda dan Jasa Raharja Propinsi Jawa Timur. Wajib pajak yang memiliki nomor polisi Jawa Timur bisa membayar PKB dari mana pun di penjuru Nusantara melalui Kantor Pos terdekat,” jelas Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero)  Gilarsi W. Setijono.

“Pelaksanaan di Jawa Timur akan menjadi model atau percontohan. Sejak diperkenalkan awal September 2016, sambutan masyarakat sangat menggembirakan.  Kantor Pos di Jawa Timur juga kerap didatangi rombongan studi banding dari Polda atau Propinsi lain. Melihat keberhasilan Jawa Timur, kami optimis tahun 2017  seluruh  propinsi  akan mengimplementasikan layanan inovatif ini bekerjasama dengan Kantor Pos.”

Gilarsi menegaskan bahwa hadirnya SAMSAT Payment Point dan Delivery di Kantor Pos sejalan dengan kebijakan pemerintahan Jokowi untuk menghilangkan pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik.

Masyarakat yang menginginkan layanan jemput antar dapat men-download aplikasi SAMSAT Delivery pada Google Playstore. Begitu melakukan order, Pak Pos akan langsung meluncur menjemput berkas dan mengurus seluruhnya hingga tuntas serta mengantarkan langsung ke alamat wajib pajak. Besaran pajak yang harus dibayar dan biaya admin tercantum secara transparan pada aplikasi.

PROSEDUR UNTUK MELAKUKAN ORDER  MELALUI TELEPON KE HALOPOS 161, YAITU :

Menghubungi HALOPOS 161 Melalui Telepon Lokal Atau 021-161 (Melalui Handphone)
Menyampaikan maksud kepada petugas HALOPOS 161, yaitu untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta pengurusan pencetakan notis dan pengesahan melalui Kantor Pos.
Petugas HALOPOS 161 akan menanyakan nomor Polisi  dan nomor mesin kendaraan untuk mengetahui kewajiban pajak kendaraan.
Petugas HALOPOS 161 akan memberitahukan jumlah seluruh tagihan yang harus dibayar dan akan menanyakan kembali kepastian WAPA, apakah akan melanjutkan transaksi dan membayar seluruh tagihan tersebut. Jika Ya, petugas HALOPOS 161 akan memberitahukan petugas Pick Up (Dilengkapi surat tugas) untuk melakukan penjemputan dokumen berupa STNK Asli dan KTP Asli Pemilik Kendaraan.
Wapa menyiapkan STNK Asli + KTP Asli pemilik kendaraan + Surat Kuasa (Disiapkan Oleg Petugas Kantor Pos, tinggal di tandatangani WAPA). Data pemilik kendaraan harus sama dengan KTP.
Petugas Pick Up akan melakukan transaksi di tempat WAPA serta memberikan Resi sebagai bukti transaksi pembayaran pajak dan layanan Pick Up dokumen serta bukti penerimaan dokumen.
Petugas Pos akan melakukan pengurusan pencetakan notis dan pengesahan melalui mesin embosser elektronik di Kantor Pos atau di kantor Layanan Samsat setempat.
Paling cepat dua hari kemudian setelah transaksi, dokumen yang telah diuruskan tersebut diantar kembali untuk diserahkan kepada WAPA.

PROSEDUR UNTUK MELAKUKAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI  LOKET KANTOR POS, YAITU:

Wajib Pajak (WAPA) datang ke Kantor Pos terdekat dengan membawa STNK Asli + KTP Asli pemilik kendaraan (Data pemilik di STNK harus sama dengan data KTP).
Petugas loket Pos akan menanyakan nomor polisi kendaraan dan nomor mesin kendaraan serta memberitahukan jumlah seluruh tagihan yang harus dibayar.
Setelah seluruh tagihan dibayar WAPA, petugas loket akan memberikan resi pospay, sebagai bukti transaksi.
Selanjutnya WAPA melakukan pencetakan Notis dan pengesahaan melalui mesin Embosser elektronik dibantu oleh petugas Kantor Pos.
Prosedur pelaksanaan pencetakan notis dan pengesahan di mesin emboser elektronik.
Wajib pajak melakukan pencetakan Bukti Pembayaran Pajak (PKB) dan pengesahan
STNK di mesin embrosser elektronik menggunakan Smart Card dengan dipandu oleh
Petugas Pos dengan cara sebagai berikut :

Meletakkan Smart Card pada card reader mesin embosser elektronik.
Menginput PIN yang diberikan oleh petugas Pos
Menginput nomor bukti bayar sesuai dengan resi SOPP sebanyak 15 digit numeric
Menginput nomor polisi (nopol)
Menjalankan perintah cetak bukti pembayaran PKB/notice pajak
Melakukan pengesahan STNK dengan cara meletakkan STNK pada lubang pengesahan di mesin embosser elektronik dan menjalankan perintah Pengesahan

Mengembalikan Smart Card Kepada Petugas Loket.





Pos Indonesia Gandeng BRI untuk Layanan “Cash Management”

(BANDUNG) Bertepatan dengan Upacara Hari Bhakti Postel ke-71 dengan disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Selasa (27/9) di Bandung, Dirutpos Gilarsi W. Setijono dan Direktur Kelembagaan Bank BRI Kuswiyoto, menandatangani nota kesepahaman bersama tentang pemanfaatan potensi masing-masing pihak.

Bank BRI adalah BUMN yang bergerak di bidang jasa perbankan yang salah satu usahanya adalah menghimpun dana pihak ketiga dan menyediakan fasilitas online banking system serta menyediakan jasa perbankan lainnya.

Dukungan yang akan diberikan oleh BRI kepada Pos Indonesia berupa layanan jasa perbankan baik dari sisi cash management maupun jasa–jasa perbankan lainnya untuk memudahkan kegiatan operasional dan keuangan Pos Indonesia.

Di samping itu, dengan dukungan jaringan 10.628 unit kerja konvensional, 23.126 jaringan ATM BRI, 210.688 EDC BRI, 892 CDM BRI dan 57 E-BUZZ BRI siap melayani kebutuhan Pos Indonesia ke seluruh pelosok negeri.(ned/bd)





Pelatihan Creative Writing ke-28 Singgahi Semarang, Ajak Remaja Giat Menulis

Sebagai bagian dari upaya peningkatan budaya literasi di kalangan remaja, Pos Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Creative Writing pada 29-31 Agustus lalu. Kota Semarang mendapat giliran untuk dikunjungi kegiatan Pelatihan Creative Writing ke-28 ini. Peserta terdiri dari 84 siswa perwakilan SMA se-Kota Semarang ditambah 22 orang guru pendamping, dengan SMAN 2 Semarang sebagai tuan rumah.

Di awal acara Habiburrahman El Shirazy selaku Keynote Speaker menuturkan kegemaran menulis memiliki banyak sekali manfaat. “Salah satunya yang saya alami sendiri yaitu lompatan strata sosial.”  Pengalaman pribadi penulis buku bestseller yang akrab disapa Kang Abik tersebut dirinya mendapat perlakuan khusus. “Saya jadi bisa duduk berdampingan dengan presiden atau orang penting lainnya berkat jadi penulis. Kalau tidak jadi penulis belum tentu bisa.” Bonusnya jika menulis buku dan bestseller bisa dijadikan passive income.

Menurut Kang Abik dibutuhkan beberapa modal untuk jadi penulis, antara lain niat yang kuat. “Sering-sering saja ikut lomba menulis. Dengan ikutan lomba kita jadi belajar menyelesaikan karya.” Selain niat menulis membutuhkan keberanian. “Banyak saya temui orang menulis tapi malu tulisannya dibaca orang lain. Padahal kita nggak perlu malu, dengan dibaca orang lain secara tidak langsung kita berani bertanggungjawab atas apa yang kita tulis. Kemudian seorang penulis wajib menyediakan waktu untuk membaca dan menulis. Jangan harap bisa pintar menulis kalau kita malas menyisihkan waktu untuk mengasah kemampuan,” pungkasnya.

Dalam Pelatihan Creative Writing peserta belajar mengenai cara penulisan cerpen,  artikel, skenario, puisi dan tentang filateli. Tidak hanya itu peserta juga berkunjung ke Kantorpos Semarang, praktek menulis kartupos juga mendapat kesempatan membubuhkan cap pos. “Semoga ilmu yang didapatkan dari Pelatihan Creative Writing ini tidak berhenti hanya pada peserta pelatihan saja, tetapi bisa ditularkan pada teman-temannya yang lain,” harap VP Komunikasi Korporat, Genta Sidharta. (dee/medkom)





Rayakan HUT ke-270, Pos Indonesia Canangkan Cita-cita: Menjadi Raksasa Logistik dari Timur

BANDUNG, 26 AGUSTUS 2016 – PT Pos Indonesia (Persero), Badan Usaha Milik Negara di bidang Jasa Kurir dan Logistik, hari ini memperingati 270 tahun kehadiran POS melayani Bumi Nusantara. Dalam peringatan ini POS Indonesia, setelah sekian lama tertidur, mencanangkan tekadnya untuk menjadikan tahun ini sebagai tonggak kebangkitan untuk menjadi raksasa logistik dari timur.

Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi W. Setijono menyampaikan, Pos Indonesia pada masanya telah menjadi benang yang merajut interkoneksi 17.000 pulau bersama 250 juta penghuninya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dari Talaut sampai Rote. Tatkala radio, telepon terlebih lagi internet belum lagi hadir pilihan manusia untuk berkomunikasi dan berkirim barang maupun uang hanyalah melalui Pos. Namun teknologi telah merubah semuanya. Pos yang pernah ‘nyaman’ di jaman keemasannya terlena dan tertidur. Dalam bisnis kurir Matahari tidak lagi terbit dari Timur. Peta bisnis sudah sedemikian berubahnya dengan menjadi kurang relevannya surat tergantikan oleh email; tidak relevannya telegram tergantikan oleh digital messengers seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, dsb., tergesernya peran wesel sebagai protocol pengiriman uang oleh bank bahkan lebih jauh lagi financial-technology (fintech) yang dapat menggantikan dengan biaya yang jauh lebih murah dengan tingkat keamanan dan kecepatan yang lebih baik.

Dengan DNA sebagai kurir yang sangat kuat mengalir Pos Indonesia harus menyongsong jaman baru yang melalui teknologi telah menghadirkan mengubah cara-cara masyarakat berjualan dan berbelanja melalui medium baru ecommerce dan diikuti oleh financial-technology. Beli maupun jual tidak lagi harus berhadapan secara fisik, namun secara virtual.

Demikian juga moda pembayaran yang tidak lagi mengharuskan transaksi serba tunai. Pos Indonesia ibarat raksasa yang tertidur sudah harus bangun dan bertransformasi untuk menyesuaikan dengan peta pertarungan bisnis yang sudah jauh berbeda ini.

Melanjutkan penjelasannya Gilarsi bertutur, sejak akhir tahun lalu, Pos Indonesia makin agresif berbenah. Benchmarking dilakukan dengan industri sejenis maupun sector yang berbeda baik di dalam negeri maupun di luar. Target-target baru dicanangkan, strategi baru mulai disusun, kompetensi baru mulai diraih. Perjalanan memang masih panjang. Namun journey of a thousand miles begin with single step lanjutnya. Bottleneck mulai diurai satu demi satu, dan hasil mulai nampak. Kiriman paket di hari-hari menjelang lebaran yang sebagaimana lazimnya berlimpah sampai dua kali lipat dari waktu-waktu biasa dapat ditangani dengan sangat baik, bahkan nyaris tanpa ada keterlambatan. Manakala terjadi keluhan pelanggan, tanggapan sekaligus aksi perbaikan dilakukan dengan jauh lebih cermat dan tangkas. Hampir semua level dikenalkan dengan metoda kerja TOYOTA yang terkenal dengan world class standard-nya. 5S, kaizen, genba, A3 Report, sudah kian menjadi bahasa percakapan sehari-hari.

Dengan ini, Gilarsi melanjutkan, Pos Indonesia sebagai raksasa tidak lagi harus menjadi Goliath yang takluk terhadap David, alih-alih Raksasa Pos Indonesia harus menjadi the New David, JUARA yang siap memainkan dua misi penting:

1. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk melakukan akselerasi dan memfasilitasi proses pembangunan negeri yang terbentang dalam spektrum urban dan rural.
2. Menjadi korporasi yang sehat yang tumbuh menjadi aset bangsa yang mebanggakan dan bermanfaat.

Untuk mencapai ini semua Gilarsi bersemboyan:
1. Make people before products (terinspirasi oleh Matshushita)
2. Resources are Limited; Creativity is Unlimited (terinspirasi oleh POSCO)
3. In God we trust, through unity we prosper (terinspirasi oleh Shafira Corporation)

Bersama dengan peringatan ke 270 tahun Pos hadir di Bumi Pertiwi ini Gilarsi ingin menyapa serta memperkenalkan Pos Indonesia yang baru.

Pos Indonesia yang lebih ramah…
Pos Indonesia yang lebih peduli pada keperluan masyarakat pengguna jasanya…
Pos Indonesia yang lebih cermat dan tangkas dalam melayani…
Pos Indonesia yang lebih menyenangkan bagi karyawan maupun pelanggannya…

Untuk itu dia mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar Pos Indonesia bisa melayani dan menjadi sahabat yang lebih baik lagi…
***

 





Plt Dirut Pos Indonesia Ucapkan Terimakasih Kepada Basarnas

Bandung, 18 Agustus 2015 – Peristiwa jatuhnya pesawat Trigana Air di Papua meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan rakyat Indonesia. Tak terkecuali PT Pos Indonesia. Pasalnya, di dalam pesawat nahas itu, terdapat pegawai PT Pos yang turut jadi korban.

“PT Pos Indonesia menyampaikan duka cita mendalam, khususnya bagi keluarga karyawan Pos yang menjadi korban dalam musibah tersebut dalam rangka menunaikan tugas,” ungkap Plt. Dirut PT Pos Indonesia, Poernomo di Makassar.

Keempat karyawan Pos tersebut, lanjutnya, ditugaskan untuk menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Rencananya, dana tersebut akan diberikan kepada masyarakat penerima di Kabupaten Pegunungan Bintang pada tanggal 17 Agustus 2015 setelah upacara peringatan kemerdekaan.

“Dana PSKS sebesar Rp 6,5 miliar itu adalah bantuan dari Kementerian Sosial RI untuk masyarakat kurang mampu yang penyalurannya melalui PT Pos,” jelasnya.
Terkait empat orang karyawannya yang turut menjadi korban, Poernomo memastikan bahwa karyawan Pos yang meninggal dalam tugas dipastikan akan mendapatkan kenaikan kelompok jabatan satu tingkat, termasuk hak-hak lainnya seperti klaim atas jaminan kecelakaan kerja. Selain itu Pos akan terus mendampingi keluarga sampai proses identifikasi selesai.

“Pos memfasilitasi dan mendampingi keluarga korban ke Papua untuk kebutuhan identifikasi dan sebagainya,” lanjut Poernomo yang saat ini sedang di Makassar untuk menemui keluarga salah satu karyawan Pos di Papua asal Palu yang turut menjadi korban.
Rencananya dari Makassar, Poernomo bersama keluarga Teguh akan berangkat pada hari Rabu (19/8) menuju Jayapura Papua.

Pos Indonesia juga mengucapan terima kasih dan apresiasi atas upaya tim Badan SAR Nasional (Basarnas) yang telah berhasil menemukan dan mengevakuasi para penumpang/korban.

“Keluarga besar PT Pos menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras Basarnas, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban,” ucap Poernomo.

Sebagaimana diketahui, pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 yang dijadwalkan mendarat di Oksibiil hilang kontak pada Minggu (16/8) lalu. Empat orang pegawai Pos yang tengah melaksanakan perjalanan dinas menuju ke Kabupaten Pegunungan Bintang, menggunakan maskapai penerbangan Trigana Air.





Pos Indonesia Dukung Layanan e-Samsat di Jawa Timur

PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur, dan Jasa Raharja Cabang Jawa Timur.

Kerja sama yang ditandatangani di Bandung, Kamis (18/8/2016) ini tentang Penggunaan Jaringan yang Terintegrasi (Host to Host) yang Berisi Data-Data Billing System dalam Layanan E-Samsat.

Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Ibnu Isticha, Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono, Kepala Jasa Raharja Cabang Jawa Timur Triyugara, dan Kepala PT Pos Indonesia Regional VII Jawa Timur Hairul Syafiudin, di Gedung Graha Pos Indonesia Jalan Banda No. 30, Kota Bandung.

Kesepakatan Bersama ini dilakukan dalam rangka memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat dalam pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), SWDKLLAJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), dan/atau Parkir Berlangganan serta pengesahan STNK secara berkala.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono mengemukakan dalam kerja sama ini PT Pos Indonesia menyiapkan jaringan yang merupakan fasilitas untuk menunjang pelayanan kepada nasabah, meliputi antara lain Loket Kantorpos, Agenpos, dan layanan lainnya yang dikembangkan di kemudian hari.

“PT Pos Indonesia berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran PKB,” tegasnya.

Dengan nota kesepahaman ini, Wajib Pajak bisa melakukan pembayaran secara tunai. Selanjutnya, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan Nomor Mesin akan diinput ke dalam jaringan PT Pos Indonesia (Persero).

Setiap pelaksanaan pembayaran yang berhasil dilaksanakan melalui jaringan PT Pos Indonesia (Persero), akan menerima Resi Pembayaran atau Smart Card. Wajib Pajak dengan menggunakan Smart Card melakukan pencetakan Bukti Pembayaran Pajak Daerah dan melakukan pengesahan STNK pada mesin Embosser Elektronik yang terdapat di lokasi pelayanan PT Pos Indonesia (Persero).

Terkait kerja sama ini, PT Pos Indonesia (Persero) akan menyediakan Call Center yang dapat diakses masyarakat.