Cara Menghitung Bea Masuk dan Bea Pabean untuk Kiriman Pos Dari Luar Negeri

Mungkin sampai sekarang ini, bagi orang yang masih awam mengenai bea masuk dan bea pabean akan mempertanyakan dasar hukum dan aturan yang ditetapkan dan diterapkan oleh pihak bea cukai terkait dengan penahanan sementara atas barang milik mereka sendiri ketika akan masuk melalui bandara dari luar negeri.

Tidak hanya jika dibawa sendiri, namun keluhan juga muncul apabila terjadi penahanan dan penundaan pengiriman atas barang yang dibeli dari toko di luar negeri atau merupakan barang kiriman dari luar Indonesia dari seseorang oleh pihak bea cukai.

Tentunya tidak banyak orang mengetahui cara menghitung bea masuk dan bea pabean, bukan? Nah, berikut ini ada penjelasan terkait dengan cara menghitung bea masuk dan bea pabean.

Contoh Cara Menghitung Bea Masuk Dan Bea Pabean

Sebagai contoh perhitungan adalah kiriman pos dengan data:
•    Harga barang : USD 55
•    Ongkos kirim : USD 30
•    Asuransi : jika dalam kiriman tidak dijelaskan nilai asuransinya maka asuransi yang dikenakan adalah (Harga Barang + Ongkos Kirim) x 0,5persen jadi dalam kasus ini maka nilai asuransi adalah (55 + 30) x 0,5 persen = USD 0,43
•    Nilai Pabean adalah Harga Barang + Ongkos Kirim + Asuransi = 55 + 30 + 0,43 = USD 85,43 dikurangi dengan Pembebasan (USD 50) = 85,43 – 50 = USD 35,43
•    Selanjutnya Nilai Pabean dikonversikan dalam mata uang rupiah sesuai dengan nilai kurs yang berlaku saat itu. Misalnya pada hari itu nilai kurs adalah Rp 10.000 per Dolar Amerika maka Nilai Pabean adalah 35,43 x Rp 10.000 = Rp 354.300
•    Selanjutnya ditetapkan Bea Masuk yaitu Tarif Pabean X Nilai Pabean, sehingga Bea Masuk nya adalah 15 persen x Rp 354.300 = Rp 53.000 dibulatkan ke atas dalam kelipatan seribuan.

Contoh Menghitung Pajak Dalam Rangka Import (PDRI)

1.    PDRI terdiri dari:
•    PPN (Pajak Pertambahan Nilai) sebesar 10 persen.
•    PPH (Pajak Penghasilan) sebesar 7,5 persen jika punya NPWP dan 15 persen jika tidak punya NPWP.
•    PPnBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah) yang tarifnya bisa dilihat di web Bea Cukai.
2.    Menghitung PDRI didasarkan pada Nilai Import dimana Nilai Import adalah Nilai Pabean + Bea Masuk. Dalam contoh ini 354.300 + 53.000 = Rp 407.300.
3.    Dengan demikian besarnya PDRI adalah:
•    PPN = 10 persen x Rp 407.300 = Rp 41.000 (dibulatkan ke atas kelipatan seribuan).
•    PPH = Diasumsikan wajib pajak memiliki NPWP maka perhitungan PPH adalah 7,5 persen x Rp 407.300 = Rp 31.000  (dibulatkan ke atas kelipatan seribuan).
•    PPnBM = 0 (tidak termasuk kategori Barang Mewah). Masuk kategori barang mewah jika nilai impor lebih dari Rp 5.000.000 (lima juta).

Dari contoh perhitungan ini maka jumlah total pungutan import yang harus dibayar adalah:
•    Bea Masuk    = Rp 53.000
•    Ppn        = Rp 41.000
•    Pph        = Rp 31.000
•    PpnBM        = Rp 0
•    Jumlah total    = Rp 125.000

Pungutan impor sendiri didasarkan 3 hal utama, yaitu:

1.    Untuk menentukan nilai pabean kiriman pos dari luar negeri maka didasarkan pada harga (cost), asuransi (insurance) dan ongkos kirim (freight).
2.    Untuk mengetahui tarif dan klasifikasi kirimannya maka dapat dilihat langsung di website resmi bea cukai (www.beacukai.go.id).
3.    Menghitung bea masuk:
•    Jika nilai atau harga barang kurang dari USD 50 bebas bea masuk tanpa memperhitungkan nilai ongkos kirim dan asuransinya (tidak diperhitungkan). Contoh sebuah kiriman pos dari luar negeri yang berisi sebuah pakaian dengan harga barang sebesar USD 48 dan ongkos kirimnya USD 30 maka barang semacam ini bebas bea masuk.
•    Jika nilai atau harga barang lebih dari USD 50 maka kiriman pos dikenakan pungutan impor dengan memperhitungkan ongkos kirim dan asuransinya setelah dikurangi dengan USD 50.

Setelah proses pungutan impor dilakukan, maka pihak bea cukai akan menerbitkan surat verifikasi kebenaran perhitungan. Khusus untuk kiriman pos dari luar negeri yang value-nya tidak dapat dihitung menggunakan cara menghitung bea masuk dan bea pabean untuk menentukan pungutan impor, maka akan diterbitkan catatan pemeriksaan.

 

 





Ingin Kirim Paket Lewat Pesawat, Perhatikan Barang-Barang yang Dilarang Berikut

Ada berbagai jenis alat transportasi yang digunakan untuk pengiriman barang. Untuk jalur darat, biasanya digunakan mobil, bus, atau kereta api. Sedangkan untuk jarak yang lebih jauh lagi, bisa menggunakan kapal laut dan juga pesawat terbang. Nah, ternyata ada beberapa jenis barang yang tidak boleh dikirim melalui alat transportasi tertentu seperti pesawat terbang.

Hal tersebut telah diatur dalam International Air Transport Association (IATA). Ada barang-barang yang disebut dengan istilah dangerous goods, alias barang yang tidak boleh dikirim melalui pesawat. Larangan tersebut dibuat karena ada barang-barang yang berpotensi membahayakan secara nyata terhadap kesehatan, keselamatan atau harta milik apabila diangkut dengan pesawat. Barang-barang tersebut baru bisa diangkut menggunakan pesawat apabila memenuhi standar pengiriman khusus. Berikut ini beberapa barang yang tergolong dangerous goods:

Barang yang tidak boleh dikirim melalui pesawat

  • Explosives (benda atau bahan peledak).
  • Semua jenis gas, flammable gas (gas yang mudah terbakar), nonflammable gas (gas yang tidak mudah terbakar), toxic gas (gas yang beracun), dan nontoxic gas (gas yang tidak beracun).
  • Flammable liquid (cairan yang mudah terbakar).
  • Berbagai jenis solid; flammable solid (benda padat mudah terbakar), spontaniously combustible (benda yang mudah terbakar secara spontan), dangerous when wet (Benda yang berbahaya ketika basah).
  • Oxcider; Oxidizer (bahan oxidator), organic peroxide (peroxida organik).
  • Toxic; Toxic (racun), infectious substances (zat yang dapat menular).
  • Radioactive (bahan radioaktif).
  • Corrosives (bahan yang dapat menimbulkan kerusakan atau karat).
  • Misscleaneous DG (barang berbahaya lainnya)

Jika barang-barang tersebut masih bisa dikirim dengan aturan tertentu, berikut ini beberapa jenis barang yang sama sekali tidak boleh dikirim melalui jasa ekspedisi atau alat transportasi apapun:

Barang yang tidak boleh dikirim melalui jasa ekpedisi

  • Narkotika, psikotropika dan obat-obat terlarang lainnya.
  • Barang yang mudah meledak atau amunisi.
  • Barang yang mudah terbakar.
  • Senjata, senjata api asli, replika maupun suku cadangnya.
  • Barang yang mudah rusak dan mencemari lingkungan.
  • Barang yang melanggar kesusilaan.
  • Barang yang sifat pembungkusnya dapat membahayakan keselamatan orang, dapat mengotori dan merusak kiriman lain.
  • Binatang hidup, kecuali dikirim oleh lembaga-lembara resmi.
  • Bahan biologis yang mudah busuk dan mudah menularkan penyakit.
  • Uang, surat berharga, emas, perak, permata, perhiasan dan barang berharga lainnya.
  • Barang palsu dan atau dipalsukan, banderol-banderol, sticker pajak palsu.
  • Barang yang dilarang masuk negara tujuan sesuai dengan peraturan negara setempat.
  • Barang cetakan yang tidak mencantumkan penerbit, atau tulisan yang bersifat menghasut, memfitnah, upaya sabotase terhadap pihak tertentu atau Pemerintah yang sah.
  • Jasad manusia sebagian atau utuh.
  • Barang-barang lainnya yang menurut peraturan perundang-undangan dinyatakan terlarang.

Sebelum mengirimkan barang, ada baiknya Anda memeriksa kebijakan jasa ekspedisi terkait dan juga peraturan pemerintah. Jangan sampai Anda tersandung masalah dengan mengirimkan barang yang terlarang atau tidak sesuai dengan ketentuan. Sebelum mengirimkan barang melalui jasa ekspedisi, Anda juga biasanya ditanya oleh petugas mengenai isi paket tersebut. Sebisa mungkin jawablah dengan jujur apa isi dari paket.

Hal ini akan menguntungkan Anda dari dua sisi, yang pertama menghindarkan Anda dari kelalaian atau ketidaksengajaan mengirimkan barang terlarang, yang ke dua membantu Anda mendapatkan perlindungan penuh apabila barang yang dikirim ternyata rawan rusak. Biasanya setiap jasa ekspedisi memiliki kebijakan tersendiri yang mengatur hal tersebut.

 

 





5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membayar Kredit

Membeli aset atau barang yang harganya jauh lebih mahal dibanding pemasukan bulanan kini bukan lagi hal yang mustahil. Banyak sekali lembaga yang menyediakan layanan kredit dengan bunga rendah atau bahkan tanpa uang muka untuk mempermudah aktivitas belanja Anda. Namun di sisi lain, hal semacam ini kadang menjadi bumerang jika Anda tak pandai-pandai mengelola uang untuk bayar kredit.

Bahkan tak sedikit orang yang harus kehilangan benda-benda berharga miliknya seperti rumah atau mobil karena kesulitan membayar kredit yang terus menumpuk. Agar Anda tak mengalami hal yang sama, coba hindari 5 kesalahan yang banyak dilakukan saat berikut ini:

1.    Tidak memahami mengapa Anda berhutang bayar kredit

Hal pertama yang sering diabaikan adalah tidak memahami alasan sebenarnya harus berhutang atau mengkredit sesuatu. Jika jawabannya karena ada kebutuhan yang sangat mendesak di saat Anda tak punya tabungan, maka hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan dan sifatnya hanya sesekali. Namun kalau sampai Anda terus berhutang atau mengkredit sesuatu hanya karena keinginan semata, maka hal tersebut harus segera dihentikan. Tak ada gunanya Anda susah payah membayar kredit tiap bulan kalau masih meneruskan kebiasaan berhutang tanpa sebab yang jelas.

2.    Tetap kredit sesuatu di tengah proses pelunasan

Banyak yang menggampangkan pembayaran kredit karena merasa cicilannya tidak terlalu besar jika dibandingkan harus membayar tunai. Namun bagaimana jika Anda memiliki tagihan lebih dari satu setiap bulannya? Jangan sampai Anda gali lubang tutup lubang dengan membayar satu tagihan namun masih saja terus memulai tagihan baru. Tanpa disadari, jumlah cicilan yang harus Anda bayar akan membengkak bahkan mungkin melebih pemasukan bulanan.

3.    Melunasi hutang dengan kartu kredit lalu membuat yang baru

Anda mungkin ingin berpikir praktis dengan membayar semua tagihan melalui kartu kredit. Setelah itu, Anda membuat kartu kredit baru yang digunakan untuk berbelanja. Tampaknya hutang Anda memang lebih sedikit, tapi coba pikir lagi. Anda memang melunasi tagihan-tagihan kecil tapi memiliki tagihan yang jauh lebih besar yakni biaya kartu kredit. Belum lagi masih ada kartu kredit baru yang Anda gunakan dan tentu ada pula biaya cicilannya. Kalau sudah begini, bayar kredit jadi lebih berat karena jumlahnya yang berlipat ganda.

4.    Sayang bayar kredit saat ada pemasukan ekstra

Kalau biasanya Anda membayar kredit dengan gaji bulanan, tak ada salahnya juga menggunakan pemasukan ekstra untuk menutup tagihan. Banyak yang merasa sayang menggunakan pemasukan ekstra dan beranggapan bahwa uang tersebut harus digunakan untuk bersenang-senang. Kalau begini caranya, Anda tak akan bisa segera melunasi tagihan yang dimiliki. Selama kebutuhan pokok masih tercukupi, pastikan semua sisa uang digunakan untuk melunasi hutang.

5.    Tidak memanfaatkan fasilitas pembayaran kredit yang praktis

Salah satu hal yang sering membuat pembayaran kredit terlambat dan berujung pada denda adalah rasa malas. Harus datang ke beberapa lembaga berbeda untuk membayar tagihan atau transfer ke banyak rekening memang kadang membuat jenuh. Tapi hal tersebut tak bisa dijadikan alasan untuk menunda bayar kredit. Manfaatkan saja layanan pembayaran kredit secara online, misalnya POSPAY dari PT. Pos Indonesia.

Melalui POSPAY, Anda bisa membayar berbagai jenis kredit mulai dari yang berhubungan dengan perbankan, adalah perbankan, finance, telekomunikasi, hingga kebutuhan rutin bulanan seperti biaya listrik dan air. Hanya di satu tempat saja, Anda sudah bisa membayar semua tagihan dengan cepat.

 

 





Langkah Cerdas Sisihkan Gaji untuk Bayar Tagihan Bulanan

Saat ini, berbagai vendor menawarkan pelayanan terbaik untuk para konsumennya salah satunya dengan memberikan kemudahan pembayaran di belakang. Selain itu, kini Anda tak perlu langsung membayarkan tagihan ke vendor yang bersangkutan tapi bisa membayarkan melalui satu pintu saja, misalnya melalui PT. Pos Indonesia. Saat ini PT. Pos Indonesia memiliki layanan yang disebut dengan POSPAY. Melalui POSPAY ini, Anda bisa bayar tagihan dengan lebih mudah dan nyaman.

Ada banyak jenis pembayaran yang bisa dilakukan melalui POSPAY, misalnya saja di bidang perbankan alias untuk membayar hutang bank atau cicilan kartu kredit (Citibank, ANZ, Permata, HSBC, BNI, BII, BTN TKI,Takaful Muamalat, ABN AMRO, AIG Lippo, dan lain-lain). Anda juga bisa membayar cicilan di vendor finance saat membeli kendaraan seperti mobil atau motor di beberapa tempat seperti ADIRA Finance, FIF (Federal International Finance) , BAF (Bussan Auto Finance), PT Summit OTO Finance (OTO Kredit Motor), WOM Finance, SUZUKI Finance, Kreditplus, Prima Finance, Para Finance, VIF (PT Varia Intra Finance ), Mandala Finance, BFI Finance, Avrist, PT Bhakti Finance, PT Semesta Citra Dana (Semesta Finance), Verena, MCF dan MAF, ITC Finance, dan Tunas Finance, Financial.

Selain itu, Anda juga bisa bayar tagihan di berbagai provider seperti Telkom Indonesia, PT Telkomsel, PT Axiata Exelcomindo (XL), 3 (Three), PT Indosat (Mentari, Matrix, IM3), PT NTS (Axis), Nusapro, dan Flash Mobile. Selain itu, bayar tagihan bulanan untuk air dan listrik juga bisa dilakukan dengan mudah melalui POSPAY.

Dengan kemudahan pembayaran melalui POSPAY ini, sayangnya masih banyak orang yang kesulitan melunasi tagihan tiap bulan karena manajemen keuangan yang kurang tertata. Nah, ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menyisihkan gaji sehingga setiap tagihan selalu bisa terpenuhi:

Catat tagihan yang perlu dibayar setiap bulan

Ada 2 keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan mencatat seluruh tagihan dalam satu bulan. Yang pertama, Anda jadi tahu jumlah pasti yang harus dikeluarkan untuk melunasi seluruh tagihan beserta tanggalnya. Ke dua, Anda menjadi lebih peka karena ada pengingat untuk membayar tagihan. Cara ini akan membuat Anda tak langsung gelap mata menghabiskan gaji yang diterima.

Disiplin bayar tepat waktu

‘Ah, bayar besok saja toh tak ada denda’, Anda sering melakukan hal seperti ini ketika tiba saatnya bayar tagihan? Kebiasaan ini akan membuat Anda meremehkan kewajiban membayar tagihan dan akhirnya melupakan hal tersebut. Kalau sudah menumpuk, Anda akan malas untuk membayarnya karena jelas jumlah yang harus dikeluarkan menjadi jauh lebih besar. Maka dari itu, sebelum menjadi kebiasaan cobalah untuk selalu membayar setiap tagihan tepat waktu.

Bayar mulai dari yang paling besar

Begitu Anda mendapatkan gaji atau pemasukan lainnya, pastikan untuk menyisihkannya sebagian guna membayar tagihan. Nah, tagihan yang harus terlebih dulu dilunasi adalah yang memiliki jumlah paling besar. Dengan cara ini, Anda tidak akan terlalu lama terbebani dengan jumlah tagihan yang besar setiap bulannya. Jika terlalu lama menunda bayar tagihan yang jumlahnya besar, maka akan semakin berat dilakukan saat gaji sudah menipis.

Nah, sebisa mungkin manfaatkan POSPAY untuk membayar seluruh tagihan Anda dengan cepat, aman, dan tentunya mudah hanya dengan mendatangi Pos Indonesia terdekat atau Agen Pos yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

 





Ingin Kirim HP dengan Cepat, Tepat dan Aman? Lewat Pos Indonesia Saja!

Sejak beberapa tahun terakhir ini, handphone atau kerap disingkat dan disebut dengan nama HP dapat dikatakan sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi setiap orang. Bahkan mungkin semua orang di seluruh dunia mayoritas memiliki perangkat komunikasi kecil ini.

Untuk itu, bisnis HP merupakan salah satu jenis usaha yang cukup menjanjikan walaupun banyaknya persaingan sejenis yang juga bermunculan. Tidak sedikit orang yang akan memperjual-belikan perangkat HP secara online atau offline.

Terkait dengan penjualan secara online, tentunya setiap seller membutuhkan jasa pengiriman untuk dapat mengirimkan produk HP yang mereka jual kepada pembeli atau buyer. Dan sampai sekarang ini, sudah ada banyak sekali bermunculan perusahaan penyedia jasa pengiriman dan salah satunya sekaligus sebagai pioneer adalah Pos Indonesia.

Memang tidak dapat dipungkiri jika mungkin sampai sekarang pun masih ada pandangan bahwa mengirimkan barang, termasuk contohnya adalah HP melalui Pos Indonesia tidak semudah atau secepat melalui perusahaan pengiriman lainnya.

Namun perlu diketahui, dengan semakin berkembangnya zaman, Pos Indonesia juga telah berkembang dan mengadopsi metode pengiriman perusahaan-perusahaan swasta lainnya dan sekarang ini mampu bersaing dalam hal pelayanannya.

Dengan semakin berkembang dan bertambah baiknya performa juga kualitas Pos Indonesia, maka tidak perlu lagi ada perasaan was-was atau khawatir terkait dengan barang yang dikirimkan. Nah, kembali ke masalah cara kirim HP lewat Pos Indonesia tadi, Anda juga dapat mengirimkan barang tersebut menggunakan layanan yang dimiliki oleh Pos Indonesia.

Tentunya seperti perusahaan-perusahaan penyedia layanan pengiriman pada umumnya, ada cara kirim HP lewat Pos Indonesia yang sudah ditetapkan secara resmi atau ketentuan-ketentuan khusus untuk Anda ketahui untuk dapat mengirimkan barang berupa HP melalui Pos Indonesia. Berikut cara kirim HP lewat Pos Indonesia:

 

  1. Sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Pos Indonesia di mana HP merupakan suatu barang yang masuk kategori benda berharga, maka Anda sebagai pengirim wajib untuk menjelaskan dengan jujur, barang apa yang Anda kirim, berapa jumlahnya dan lain sebagainya.
  2. Selain menjelaskan tentang barang yang Anda kirim, HP merupakan salah satu benda yang masuk kategori barang elektronik, maka ketika menyerahkannya ke petugas loket harus dalam posisi terbuka atau tidak tertutupi sesuatu, seperti contohnya berada di dalam kotak atau dibungkus erat menggunakan kertas atau benda lainnya. Hal tersebut untuk dijadikan bukti keberadaan barang dan kepemilikannya, serta sudah sesuai dengan aturan cara kirim HP lewat Pos Indonesia secara resmi.
  3. Setelah pihak petugas loket mengetahui HP yang akan dikirimkan, maka Anda sebagai pengirim akan diberikan lembaran formulir Bukti Pemeriksaan Isi Kiriman (BPIK) yang wajib diisi secara jelas dan benar sesuai dengan kondisi barang.
  4. Petugas loket juga akan meminta kepada pengirim biaya tambahan sebagai jaminan asuransi  terhadap barang yang dikirimkan dan juga jika tempat untuk mengemas barangnya dirasa kurang kuat, petugas loket akan menyarankan kepada pengirim agar barang tersebut dikemas ulang menggunakan kemasan kayu atau bahan lainnya dengan tujuan agar barang tetap aman dan terlindungi selama dalam perjalanan.
  5. Setelah semua prosedur awal dilalui, petugas loket akan mencocokkan data yang sudah Anda tuliskan di lembar BPIK dengan barang yang bersangkutan. Apabila barang merupakan barang baru, petugas loket pada umumnya juga akan mencocokkannya dengan kuitansi atau faktur pembelian.
  6. Khususnya untuk barang-barang elektronik yang dilengkapi dengan baterai, laptop atau HP contohnya, pada umumnya akan disarankan untuk melepas baterai pada perangkat dan memisahkannya. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya overheat yang dapat mengakibatkan kebakaran. Apabila baterai HP adalah baterai tanam, biasanya akan disarankan untuk mengirimkannya melalui pengiriman darat atau laut, bukan udara.
  7. Setelah barang sesuai dengan yang ada di BPIK dan lolos pemeriksaan, maka barang akan dibungkus ulang dengan baik, kemudian diberikan segel khusus Pos Indonesia berupa lakban resmi yang hanya dikeluarkan oleh PT Pos Indonesia sesuai dengan jenis pengirimannya, contoh lakban berwarna hijau adalah untuk Pos Express dan lakban berwarna oranye adalah untuk Pos Kilat Khusus.

Walaupun dirasa cara kirim HP lewat Pos Indonesia dirasa agak ribet, namun hal tersebut merupakan prosedur tetap dan berfungsi untuk melindungi barang yang dikirimkan dari kerusakan atau juga incaran orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

 

 





Cara Mengirim Barang Kategori Dangerous Goods dan Valuable Goods

Sejak puluhan tahun lalu, PT. Pos Indonesia menjadi salah satu tempat terpercaya bagi masyarakat untuk mengirimkan surat dan paket. Sejak pertama kali berdiri hingga saat ini, PT. Pos Indonesia terus mengembangkan berbagai layanan terbaiknya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Nah, melalui Pos Indonesia Anda ternyata juga bisa mengirim barang yang masuk ke dalam kategori dangerous goods dan valuable goods.

Apa itu? Dangerous goods adalah barang-barang yang tergolong dalam kategori berbahaya, sedangkan valuable goods merupakan barang berharga atau bernilai tinggi. Menurut International Air Transport Association, dangerous goods termasuk di dalamnya benda atau zat yang beresiko membahayakan kesehatan dan keselamatan. Sementara itu, yang termasuk ke dalam valuable goods adalah benda dengan nilai tinggi seperti emas, intan, berlian, dan cek.

Berikut ini cara mengirim barang kategori dangerous goods dan valuable goods yang perlu Anda tahu:

  • Menggunakan lini produk Pos Express dan Pos Kilat Khusus.
  • Kategori Produk: Prioritas.
  • Standar Waktu penyerahan sesuai ketentuan.
  • Diberi teraan barcode atau tanda khusus lainnya.
  • Ditempel stiker khusus “Paketpos DG” atau “Paketpos VG” dan “JANGAN DIBANTING”.
  • Menggunakan resi pengiriman atau tanda pelunasan lainnya.
  • Ganti rugi atas keterlambatan/kerusakan/kehilangan.
  • Diantar sampai ke alamat penerima.
  • Dilampiri shipper’s declaration dan ditandatangani untuk setiap kiriman, tidak diperkenankan melakukan perubahan atau penambahan.
  • Dilampiri pemberitahuan tentang isi (PTI).
  • Dapat dilacak.
  • Mempergunakan kemasan khusus.

Di dalam cara mengirim barang kategori dangerous goods dan valuable goods, ada beberapa ketentuan yang harus Anda penuhi, seperti berikut ini:

Ketentuan berat dan ukuran barang

  • Maksimal kiriman berat 50 kilogram.
  • Ukuran minimal:
    – panjang    : 15,2 centimeter
    – lebar        : 9 centimeter
    – tinggi        : 0,2 centimeter
  • Ukuran maksimal: berbentuk kotak atau gulungan panjang + 2 (lebar + tinggi) < 400 centimeter, dimensi terpanjang maksimal 150 centimeter.

Ketentuan Standar Waktu Penyerahan (SWP)

  • SWP dihitung sejak diposkan oleh pengirim dengan antaran pertama kali kepada penerima, dikurangi hari libur nasional.
  • SWP berdasarkan pola distribusi ke kantor tujuan sesuai dengan layanan Pos Ekspress dan Pos Kilat Khusus.

Ketentuan isi paket

Barang yang dilarang dikirim melalui Pos Indonesia:

  • Narkotika, psikotropika dan obat-obat terlarang lainnya.
  • Barang yang melanggar kesusilaan.
  • Binatang hidup kecuali lebah, lintah, ulat sutra, parasit, serangga dan pembasmi serangga perusak yang dikirim oleh badan yang diakui resmi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
  • Barang yang mudah busuk, bahan biologis yang mudah busuk dan mudah menularkan penyakit.
  • Barang-barang terlarang lainnya menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketentuan tarif pengiriman

  • Tarif berdasarkan Pos Ekspress dan Pos Kilat Khusus ditambah surcharge.
  • Tarif ditetapkan berdasarkan kantor tujuan, tingkat berat aktual atau volumetrik.
  • Tingkat berat diatur sebagai berikut:
    –    Tingkat berat pertama; sampai dengan 2 kilogram
    –    Tingkat berat berikutnya setiap 1 kilogram sampai dengan 50 kilogram
  • Penentuan tarif ditetapkan berdasarkan 2 metode:
    –    Mempergunakan berat aktual
    –    Mempergunakan perhitungan volumetrik dengan rumus; Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) dibagi 6000 dimana hasilnya adalah berat dalam kilogram.
  • Jika terdapat perbedaan antara berat aktuan dan perhitungan volumetrik maka digunakan tarif yang tertinggi.
  • Tarif dikenakan untuk sekali pengiriman, untuk pengiriman kembali (retur) dan penerusan dikenakan tarif baru.

Nah, itulah cara mengirim barang kategori dangerous goods dan valuable goods melalui Pos Indonesia yang perlu Anda tahu.

Semoga bermanfaat!

 





POSPAY, Solusi Bayar Tagihan Bulanan Dalam Sekejap

Siapa sih, yang tak kenal dengan PT. Pos Indonesia? Selama puluhan tahun, PT. Pos Indonesia yang merupakan badan usaha milik negara telah menjadi andalan masyarakat Indonesia dalam hal pengiriman surat dan paket. Seiring berjalannya waktu, PT. Pos Indonesia pun memperlebar jangkauan sayapnya dan menyediakan berbagai layanan terbaru yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman, salah satunya adalah fasilitas POSPAY. Apa itu POSPAY? POSPAY merupakan layanan pembayaran tagihan dan angsuran rumah tangga yang bisa dilakukan secara online melalui PT. Pos Indonesia maupun titik layanan yang berada di seluruh penjuru tanah air. Layanan satu ini diciptakan untuk mempermudah masyarakat Indonesia dalam membayar berbagai tagihan dengan nyaman. adanya sistem pembayaran langsung terpadu atau SOPP (Sistem Online Payment Point) membuat pembayaran yang Anda lakukan berlangsung cepat dan akan langsung diterima pihak kreditor pada saat itu juga. Bayar tagihan lewat POSPAY juga dijamin aman karena prosesnya dilakukan oleh tenaga yang terlatih dan melalui sistem yang terpercaya. Untuk Anda yang bayar tagihan lewat POSPAY, bisa memilih beberapa jenis berbeda, misalnya saja untuk bidang Perbankan, Finance, Telekomunikasi, dan juga kebutuhan rumah tangga bulanan. Berikut ini daftar mitra yang telah bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia untuk masing-masing bidangnya:

Perbankan

Jika Anda memiliki hutang di bank ataupun harus melunasi cicilan kartu kredit, bayar tagihan lewat POSPAY akan jauh lebih praktis. Beberapa bank yang telah menjalin kerjasama dengan PT. Pos Indonesia antara lain adalah Citibank, ANZ, Permata, HSBC, BNI, BII, BTN TKI,Takaful Muamalat, ABN AMRO, AIG Lippo.

Finance

Anda memiliki cicilan motor dan mobil? Atau Anda sedang dalam proses pelunasan rumah? Seluruh tagihan bisa terlunasi dengan mudah dan cepat jika Anda menggunakan POSPAY. Banyak lembaga finance yang sudah bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia, seperti ADIRA Finance, FIF (Federal International Finance), BAF (Bussan Auto Finance), PT Summit OTO Finance (OTO Kredit Motor), WOM Finance, SUZUKI Finance, Kreditplus, Prima Finance, Para Finance, VIF (PT Varia Intra Finance), Mandala Finance, BFI Finance, Avrist, PT Bhakti Finance, PT Semesta Citra Dana (Semesta Finance), Verena, MCF dan MAF, ITC Finance, dan Tunas Finance.

Telekomunikasi

Nah, biaya telepon maupun internet juga bisa dibayarkan melalui POSPAY. Hampir seluruh provider yang ada di Indonesia telah menjalin kerjasama dengan PT. Pos Indonesia, misalnya Telkom Indonesia, PT Telkomsel, PT Axiata Exelcomindo (XL), 3 (Three), PT Indosat (Mentari, Matrix, IM3), PT NTS (Axis), Nusapro, dan Flash Mobile.

Kebutuhan rumah tangga

Bayar tagihan lewat POSPAY juga tersedia untuk kebutuhan rumah tangga rutin, misalnya saja tagihan TV Kabel, air, atau listrik. Untuk pembayaran TV Kabel, PT. Pos Indonesia telah bekerja sama dengan Indovision, Telkom Vision, Aora TV dan Centrin TV. Melalui POSPAY, Anda juga bisa melakukan pembayaran SPP di beberapa perguruan tinggi seperti Universitas 17 Agustus dan Universitas Terbuka. Hebatnya lagi, POSPAY juga bisa digunakan untuk membayar tagihan tiket di Garuda Indonesia, PT KAI, dan PT Pelni. Selain bisa bayar tagihan lewat POSPAY, Anda juga dapat membayar zakat, sodakoh, serta infaq. Kemudahan layanan dari PT. Pos Indonesia ini dapat diperoleh di Pos Indonesia seluruh wilayah Indonesia serta Agen POSPAY yang terdapat di seluruh kantor Mitra Pos Indonesia.    





Cara Cerdas Kirim Berbagai Jenis Kue Kering Anti Remuk

Pernahkah Anda ragu mengirimkan barang tertentu karena takut rusak selama di perjalanan? Tak bisa dipungkiri, meski pihak jasa pengiriman sudah berhati-hati dalam membawa barang, namun guncangan selama di kendaraan tak bisa dihindarkan. Hal tersebut seringkali membuat barang yang rawan patah atau pecah tidak akan bisa sampai dengan selamat sampai tujuan.

Kue kering juga termasuk salah satu barang yang mengkhawatirkan jika dipaketkan melalui jasa pengiriman. Tekstur kue yang rapuh membuat banyak orang tak berani menggunakan jasa ekspedisi terutama untuk jarak yang jauh. Tapi ternyata ada cara mengirim kue kering yang tepat sehingga kue tak akan remuk saat di perjalanan. Berikut informasinya:

Pertimbangkan waktu

Ada waktu-waktu di mana ekspedisi pengiriman sangat sibuk, bisanya mendekati hari raya seperti Idul Fitri dan Natal. Di momen ini, ekspedisi pengiriman menerima paket jauh lebih banyak dari biasanya. Maka dari itu, ada kemungkinan paket akan dibiarkan tertumpuk dalam waktu lama atau dijejalkan ke dalam kendaraan bersama barang lainnya. Hal ini tentu sangat ‘berbahaya’ untuk paket berisi kue kering karena akan rawan hancur. Sebaiknya pilih waktu pengiriman sebelum hari-hari besar dan hari libur agar paket lebih aman.

Perhatikan jenis kue kering

Beberapa kue kering ada yang tidak bisa dikirim melalui jasa ekspedisi karena sangat rapuh. Untuk jenis kue seperti ini, lebih baik Anda mengirimnya melalui kurir atau hand carry. Namun ada juga jenis kue yang aman dipaketkan, misalnya yang berbentuk bar atau batangan, berbentuk bulat, dan juga kue yang terdapat buah kering di dalamnya. Pastikan Anda tidak mengirimkan kue yang membutuhkan pendingin, misalnya saja kue berlapis cokelat yang mudah leleh saat terkena panas.

Pastikan toples kue terisi penuh

Memberikan celah pada bagian dalam toples hanya akan membuat kue mudah bergoyang dan akhirnya remuk. Sebaiknya Anda mengisi toples hingga benar-benar penuh, atau bisa juga mengisi celah dengan plastik bersih sehingga kue tidak berpindah dari posisinya pada saat terkena guncangan kendaraan. Jangan lupa menyegel tutup toples dengan selotip sehingga tak ada udara yang masuk dan membuat kue melempem. Cara mengirim kue kering ini dijamin akan membuat kerenyahan dan rasanya tetap terjaga.

Masukkan toples ke dalam kardus

Jangan pernah berpikiran untuk langsung mengirimkan toples kue begitu saja. Meski toples terbuat dari bahan yang tahan banting, namun kue di dalamnya akan tetap rawan hancur. Anda harus memasukkan toples ke dalam kardus yang berukuran lebih besar. Kemudian isi celah antara toples dengan kardus menggunakan kertas koran. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pergerakan toples sehingga kue di dalamnya tidak mudah remuk. Cara mengirim kue kering yang juga bisa Anda coba adalah menggunakan bubble wrap.

Posisikan kue yang lebih berat di bagian bawah kardus

Jika Anda mengirimkan beberapa jenis kue sekaligus, pastikan kue yang lebih berat berada di bagian bawah atau dasar kardus. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban kue yang lebih tipis atau mudah remuk.  Cara mengirim kue kering yang juga tak boleh diabaikan adalah melekatkan selotip di pinggir-pinggir kardus untuk memastikan wadah tidak akan jebol karena beban yang terlalu berat.

Dengan melakukan setiap cara mengirim kue kering tersebut, dijamin paketan Anda akan terlindungi dan tiba dengan selamat. Jangan lupa menggunakan layanan Pos Indonesia yang menjangkau seluruh daerah di Indonesia dan bahkan luar negeri tentunya dengan jaminan keamanan dan waktu pengiriman yang singkat.

 

 





Cara Tepat Packing Kosmetik Agar Selamat Sampai Tujuan

Di zaman yang serba maju seperti saat ini, peluang usaha bisa didapat dari mana saja, salah satunya berjualan secara online. Ya, bisnis satu ini menjanjikan keuntungan besar dengan modal yang cukup ringan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, berjualan online juga tidak membutuhkan tempat usaha khusus dan bisa dilakukan kapan pun, bahkan untuk Anda yang merupakan pekerja kantoran. Berbagai alasan itulah yang membuat bisnis online banyak diminati para ibu rumah tangga dan mahasiswa.

Nah, salah satu barang yang banyak sekali dijual secara online adalah kosmetik. Dengan variasi produk yang beragam dan menawarkan kemudahan berbelanja, banyak konsumen yang lebih tertarik membeli kosmetik secara online. Terlebih lagi, pengiriman ke berbagai tempat juga lebih mudah, cepat, dan aman melalui berbagai layanan dari Pos Indonesia.

Namun untuk Anda yang diharuskan mengirimkan kosmetik melalui pos, perlu berhati-hati dalam pengemasan. Sebab kosmetik seringkali memiliki bagian yang rapuh dan mudah patah, sehingga pengemasan yang salah akan membuatnya rawan rusak. Supaya tak mengecewakan pelanggan, berikut ini beberapa cara packing kosmetik yang harus Anda tahu:

Pilih pembungkus yang tepat

Cara packing kosmetik yang pertama adalah dengan memilih pembungkus yang tepat. Pembungkus yang baik terbuat dari material yang kuat, misalnya saja cardboard. Hindari menggunakan kardus bekas yang sudah lusuh karena akan membuat barang di dalamnya mudah tertekan. Selain itu, pastikan pembungkus yang Anda gunakan memiliki ukuran yang sesuai dengan barang, tidak terlalu besar dan tidak juga terlalu kecil.

Perhatikan cara mengepak

Kosmetik yang sudah dibungkus sebaiknya tidak langsung dikirim, tapi harus dimasukkan lagi ke dalam kardus. Saat mengepak kosmetik, pastikan Anda menggunakan kardus yang berukuran pas atau lebih besar. Jika menggunakan kardus yang lebih besar dari barang, maka jangan sampai ada celah di dalamnya. Anda bisa menggunakan kertas koran yang sudah dibentuk menjadi bulatan sebagai sumpalan di sisi-sisi kardus. Pastikan memasukkan cukup banyak sumpalan hingga barang yang ada di dalam kardus tidak bergerak sama sekali.

Hati-hati jika kirim lebih dari 1 barang

Jika Anda mengirim banyak barang dalam sekali waktu, maka cara packing kosmetik tersebut sedikit berbeda. Pertama, Anda harus membungkusnya secara individual, bisa dengan plastik atau kertas yang diperkuat dengan selotip. Setelah itu, pisahkan setiap barang dengan separator, bisa berupa kardus yang kaku atau sterofoam. Pastikan kosmetik tidak saling berbenturan pada saat proses pengiriman dengan memasukkan sumpalan kertas koran di setiap sisi separator.

Lindungi dengan selotip

Setelah barang terbungkus rapi di dalam kardus, pastikan Anda menyegelnya dengan selotip. Bukan hanya bagian tutupnya saja, namun segel juga sisi-sisi kardus supaya wadah lebih kuat dan tak mudah jebol. Pilih selotip berukuran besar yang mampu melapisi dengan baik dan juga pastikan daya rekatnya tinggi.

Beri label

Cara packing kosmetik yang tak kalah penting adalah dengan memberi label pada bagian atas kardus. Ada baiknya menuliskan peringatan seperti ‘Awas Barang Rawan Pecah’, agar pihak pengirim lebih berhati-hati saat membawa paket. Selain itu, pastikan juga Anda menulis alamat penerima dengan lengkap sehingga barang akan sampai di tujuan.

Nah, dengan cara packing kosmetik yang tepat, dijamin kiriman Anda akan sampai dengan aman di tangan pembeli. Ada beberapa jenis pengiriman yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, misalnya Pos Expess, Suratpos Biasa, Paketpos, Pos Kilat Khusus, Express Mail Service, dan juga Admail Pos.

 

 





Kirim Surat dan Barang, Pos Indonesia yang Terbaik!

Meski saat ini telah banyak sekali ekspedisi yang bermunculan di Indonesia, namun Pos Indonesia masih menjadi pilihan yang terbaik. Dari waktu ke waktu, Pos Indonesia menjadi lembaga terpercaya yang selalu bisa mengirimkan surat dan paket dari seluruh daerah di Indonesia. Seiring perkembangan zaman, Pos Indonesia pun semakin meningkatkan layanan yang dibutuhkan oleh para konsumen. Kalau Anda mencari ekspedisi pengiriman yang terpercaya dan memiliki banyak layanan berbeda, tak salahnya menggunakan jasa Pos Indonesia.

Nah, berikut ini beberapa keistimewaan Pos Indonesia yang membuat Anda wajib memanfaatkan berbagai layanan dari Pos Indonesia:

Akrab dengan masyarakat Indonesia

Banyaknya ekspedisi pengiriman baru di Indonesia tidak membuat Pos Indonesia kehilangan pamornya. Pos Indonesia pertama beroperasi saat zaman penjajahan Belanda di tahun 1746. Sejak saat itu, Pos Indonesia berkali-kali mengalami perubahan nama dan status hingga saat ini. Hal itulah yang membuat Pos Indonesia sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu hingga saat ini.

Menawarkan harga bersaing dengan standar yang jelas

Untuk Anda yang sering sekali mengirimkan barang atau surat, menggunakan jasa Pos Indonesia jadi pilihan terbaik karena harga yang bersaing dan memiliki standar jelas. Terlebih lagi Anda yang memiliki usaha di bidang online shopping, menggunakan Pos Indonesia sebagai layanan pengiriman akan memberikan keuntungan tersendiri dengan standar harga yang jelas. Selain itu, ada banyak jenis layanan pengiriman yang bisa dipilih sesuai dengan besar kecilnya barang, lamanya waktu pengiriman, maupun tujuan pengiriman.

Keamanan terjamin untuk berbagai barang

Barang apapun yang akan Anda kirim melalui Pos Indonesia akan terjamin keamanannya, termasuk jika Anda mengirimkan barang berharga seperti elektronik. Selain itu, mengirim barang melalui Pos Indonesia juga lebih efisien karena pengiriman dilakukan setiap hari tanpa perlu menunggu paket menumpuk. Berbagai tips dan cara membungkus paket untuk dikirimkan bisa Anda lihat di situs resmi Pos Indonesia.

Bisa sekaligus bayar tagihan

Saat Anda datang ke Pos Indonesia untuk mengirimkan barang, Anda juga sekaligus bisa membayar berbagai tagihan melalui layanan POSPAY. Menggunakan POSPAY, Anda dapat membayar cicilan di bank, di lembaga finance, dan juga di provider telekomunikasi di seluruh Indonesia. Melalui POSPAY ini Anda juga bisa membayar tagihan air dan juga listrik.

Pengiriman barang bisa terlacak

Anda tidak perlu khawatir barang hilang saat melakukan pengiriman melalui Pos Indonesia sebab saat ini sudah ada layanan cek resi. Melalui layanan cek resi ini, Anda bisa mengetahui lokasi barang yang dikirimkan. Untuk menggunakan layanan cek resi, Anda tinggal membuka website resmi Pos Indonesia kemudian masuk ke menu ‘LACAK KIRIMAN’ yang ada di bagian kiri atas. Setelah itu, masukkan nomor resi atau nomor kiriman. Setelah itu, akan muncul lokasi paket beserta lokasi paket saat itu. Layanan cek resi ini mempermudah Anda memantau keberadaan benda berharga yang dikirimkan melalui Pos Indonesia.

Nah, apa lagi yang membuat Anda ragu mengirimkan barang melalui Pos Indonesia? Makin banyak kecanggihan teknologi yang digunakan di Pos Indonesia tentu akan memudahkan Anda untuk memantau barang yang dikirim. Hal ini juga lebih menguntungkan bagi para pebisnis online yang ingin memberitahukan keberadaan barang kepada para pembelinya.