Pos Indonesia Berangkatkan 1.500 Peserta Mudik Gratis

Mudik merupakan sebuah tradisi silaturahmi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri. Di Indonesia mudik selalu menjadi sebuah ritual yang seakan-akan menjadi kewajiban tersendiri bagi mereka untuk bisa merayakan Lebaran di kampung halaman bersama keluarga dan sanak saudara lainnya

Untuk memperkuat tali silaturahmi antara pelanggan, mitra dan Perusahaan, pada tanggal 11-12 Juni 2018 PT Pos Indonesia (Persero) memberangkatkan 1.500 peserta mudik gratis. Kegiatan mudik gratis ini diharapkan dapat meningkatkan rasa solidaritas serta mempererat ikatan emosional yang terjalin antara pelanggan, mitra dan Perusahaan.

Pada tanggal 11 Juni 2018 Pos Indonesia memberangkatkan 514 peserta mudik dengan rute Bandung-Semarang, Bandung-Solo dan Bandung-Yogyakarta. Program ini merupakan sinergi Pos Indonesia dengan Kementerian BUMN dengan mengusung tema Mudik Bareng BUMN yang secara resmi, simbolis pelepasan dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di Kawasan Ancol Jakarta pada tanggal 9 Juni 2018. Rombongan peserta mudik akan di lepas oleh jajaran Direksi Pos Indonesia di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero) Jl Cilaki No 73 Bandung.

Pada tanggal 12 Juni 2018 dengan mengusung tema Mudik Mudah Bareng Pos Indonesia diberangkatkan 1.000 peserta mudik yang berasal dari Pebisnis Online, Karyawan Agenpos, dan Oranger dengan pembagian 2 titik pemberangkatan yaitu Jakarta dan Surabaya. Adapun untuk rute pemberangkatan dari Jakarta adalah Jakarta-Bandung-Tasikmalaya, Jakarta-Banjar, Jakarta-Cirebon-Semarang, Jakarta-Yogyakarta/Solo, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Jember, Jakarta-Purwokerto, Jakarta-Palembang, dan Jakarta-Padang. Sedangkan rute pemberangkatan Surabaya adalah Surabaya-Jember/Banyuwangi, Surabaya-Semarang, Surabaya-Yogyakarta/Solo, Surabaya-Denpasar

“Program Mudik Bareng Pos Indonesia ini merupakan perwujudan dari tanggung jawab dan kepedulian Pos Indonesia kepada masyarakat Indonesia yang akan mudik.” ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono.

Tidak hanya itu, Gilarsi menambahkan, Pos Indonesia turut mensukseskan Porgram pemerintah dengan bersinergi dengan Kementerian BUMN untuk bersama-sama memberikan kemudahan dan meringankan beban masyarakat Indonesia melalui program mudik gratis.

“Program ini diharapkan dapat memberikan sarana dalam menjawab kebutuhan mudk yang setiap tahun terus melonjak serta memberikan rasa aman selama perjalanan ke kampung halaman masing-masing.” pungkas Gilarsi.

 

 





Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Insan PT Pos Indonesia (Persero) ikut serta memperingati Hari Lahir Pancasila yang ke-73 pada tanggal 1 Juni 2018. Sebanyak sekitar 23.000 karyawan baik di Kantor Pusat, Kantor Regional maupun UPT (Unit Pelayananan Teknis) dengan antusias mengikuti upacara bendera di lingkungan kantor mereka masing-masing meskipun Pemerintah menetapkan 1 Juni 2018 sebagai hari libur nasional.

Pada kesempatan itu, Pembina Upacara membacakan Sambutan Presiden Republik Indonesia tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila. Dengan inti sambutan berupa himbauan untuk bahumembahu menuju cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Tidak ada pilihan lain kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran. Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2018 mengusung tema “Bersatu, Berbagi, Berprestasi” yang ditetapkan oleh Pemerintah. Pos Indonesia memilih “Pancasila dan Inspirasi Berprestasi” sebagai sub temanya.

 





Peringati Hari Lahir Pancasila Pos Indonesia Luncurkan Prangko Bung Karno

Pos Indonesia bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) gelar Peringatan 73 tahun Lahirnya Pancasila pada Kamis (31/5) di Museum Filateli Jakarta. Acara yang dilaksanakan siang tadi ini dibuka oleh Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri dan dihadiri juga oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi W Setijono.

Peringatan 73 Tahun Lahirnya Pancasila ini diisi dengan Peluncuran Prangko Bung Karno dan Sampul Peringatan 73 tahun Pancasila serta Pameran Arsip Otentik Pidato M. Yamin 5 Juni 1958 juga Peluncuran Buku “Tjamkan Pantja Sila!”.

 





Mengenang Pancasila Melalui Buku Tjamkan Pantja Sila!

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pos Indonesia (Persero) bersama Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI dan Komunitas Jas Merah meluncurkan buku berjudul Tjamkan Pantja Sila! yang ditulis oleh Muhammad Yamin, di Gedung Filateli, Jakarta, Kamis (31/5). Peluncuran buku tersebut dalam rangka memperingati 73 Tahun lahirnya Pancasila pada 1 Juli 2018. Acara tersebut dihadiri Presiden RI yang kelima, Megawati Soekarno Putri.

Buku tersebut disusun oleh Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka bersama Mujib Hermani, Vera T Tobing, dan M Hervianto. Buku tersebut dicetak oleh Deri Yasman dan diterbitkan oleh Jas Merah.

Dalam sambutannya, Rieke menjelaskan, buku tersebut memuat secara utuh pidato Muhammad Yamin pada 5 Juni 1958. Pidato Muhammad Yamin tersebut disampaikan pada perayaan ke-13 tahun lahirnya Pancasila pada 5 Juni 1958 di Istana Negara, Jakarta. Penyusun sengaja menampilkan hasil digital scanning dari arsip otentik Muhammad Yamin, arsip ANRI No 545. Sehingga, tidak melalui proses edit dan penyempurnaan ke dalam Ejaan Yang Disempurnakan.

“Tujuannya, agar pembaca dapat menjadi bagian dari pengungkapan sejarah bangsa,” jelas Rieke.

Buku tersebut merupakan awal dari rangkaian seri ‘Tajmkan Pantja Sila!’. Bagian kedua berisi Pidato 1 Juni 1945 dan kursus-kursus Bung Karno tentang Pancasila tahun 1958 dan 1959.

Selain peluncuran buku, juga diluncurkan Prangko Bung Karno di Sidang BPUPK. Prangko tersebut berisi foto-foto Bung Karno pada saat sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). Selain itu, juga digelar Pameran mengenai lahirnya Pancasila dari 31 Mei sampai 4 Juni 2018.

“Setiap hari kami menyiapkan 50 sampai 100 buku dan prangko gratis. Masyarakat silakan datang,” ujar Rieke.

Kepala Arsip Nasional RI, Mustari Irawan, mengatakan, pameran tersebut merupakan kerjasama ANRI, PT Pos dan Komunitas Jas Merah. Tahun lalu, ANRI juga menggelar pameran di Gedung Pejambon.

Mustari menjelaskan, ANRI mempunyai khasanah arsip banyak sekali yang menjadi harta karun tak terkira. Di antara sekian banyak arsip-arsip yang sangat penting, yakni arsip proses pembentukan NKRI terutama pada saat pembahasan BPUPKI yang membahas dasar negara dan konstitusi.

“Tidak semua masyarakat mengetahui dan melihat langsung arsip-arsip asli. Karena kami menjaga sekali agar arsip-arsip asli tidak hilang dan rusak,” kata Mustari.

Oleh karena itu, ANRI berkomitmen merawat arsip-arsip tersebut seperti merawat NKRI. Untuk melakukan diseminasi penyebarluasan dari nilai-nilai Pancasila maka ANRI, PT Pos dan Jas Merah mengelar pameran arsip-arsip yang terkait dengan Pancasila.

Di samping itu, tahun ini ANRI berkeinginan mengusulkan arsip-arsip tentang Presiden Sukarno kepada Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (Unesco). “Kami mohon dukungan agar apa yang kami nominasikan diterima Unesco.

Karena pemikiran-pemikiran Sukarno sudah melewati batas waktu dan negara dan masa yang akan datang. Sehingga harus dinominasikan sebagai ingatan dunia,” ungkap Mustari.

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono, mengatakan, pada Agustus 2018 nanti PT Pos Indonesia berumur 272 tahun. Sejak didirikan pertama pada 1746, PT Pos dinilai telah menunjukkan kreativitas dengan memanfatakan infrastruktur dan jaringan bisnis yang telah terbangun. Jaringan kantor pos telah melebihi 10 ribu kantor di seluruh Indonesia. Pos Indonesia memiliki peran dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) salah satu bukti fisik berupa tugu prasati. Sedangkan bukti non fisik berupa sistem kode pos.

“Tugu prasasti ini untuk mendukung program Nawacita memperkuat daerah-daerah dan desa- desa dalam kerangka NKRI. Tugu Prasasti ditempatkan di wilayah perbatasan. Bangunan ini dimulai sejak 2012 sampai 2017 sudah dibangun di 107 lokasi,” terang Gilarsi.

Menurutnya, peluncuran buku tersebut sangat penting bagi pembinaan bangsa untuk lebih memahani falsafah Pancasila. Sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembinaan ideologi Pancasila. Selain itu, para komunitas filatelis juga kerap mengadakan pameran yang mengandung sejarah bangsa Indonesia.

Sumber berita :
http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/06/01/p9lses370-mengenang-pancasila-melalui-buku-tjamkan-pantja-sila





Pos Indonesia Digandeng Komisi Pemilihan Umum

Direktur Kurir dan Logistik Pos Indonesia Barkah Hadimoeljono dan ketua KPU RI Arief Budiman menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan Pos Indonesia terkait distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rabu (30/05) di Ruang Rapat KPU RI, Jakarta Pusat.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan latar belakang dipilihnya Pos Indonesia sebagai mitra dalam pendistribusian logistik pemilu atas dasar kepuasan kinerja BUMN tersebut dalam membantu suksesnya pemilu 2014. Pengalaman kala itu menurut dia telah membuktikan kinerja Pos Indonesia yang lebih unggul dibanding perusahaan jasa pengiriman lain di Indonesia. “Kemampuan PT Pos sangat kuat dan besar dibandingkan perusahaan pengiriman yang ada. Khususnya dimasa kritis dan sempit dimana perusahaan lain tidak mampu, PT Pos bisa menyelesaikan itu,” kata Arief, dilansir dari website resmi KPU.

Arief juga mengaku puas dengan pengiriman dan pengelolaan logistik oleh Pos Indonesia untuk pemilih di luar negeri. Dengan jaringan yang luas membantu Warga Negara Indonesia (WNI) disana untuk tetap mendapatkan akses surat suara dan kebutuhan pemilu lainnya. “Saya makin yakin di pemilu nanti semakin baik dengan dukungan sarana teknologi yang dimiliki PT Pos,” tambahnya.

 





Pos Indonesia raih penghargaan Indonesia Digital Innovation Award 2018 Kategori Perusahaan Logistik

PT Pos Indonesia (Persero) meraih penghargaan Indonesia Digital Innovation Award 2018 Kategori Perusahaan Logistik. Penghargaan diserahkan oleh Founder & President Commissioner Warta Ekonomi Fadel Muhammad kepada Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Ihwan Sutardianta di Balai Kartini Jakarta (25/5).

Penilaian perusahaan penerima penghargaan diawali dengan pengumpulan data-data publikasi perusahaan ataupun berita-berita terbaru yang terkait informasi penerapan inovasi digital dalam operasional perusahaan. Penilaian dilakukan berdasarkan perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan teknologi dan berdampak baik untuk perusahaan secara khusus, perekonomian, ataupun masyarakat luas secara umum.

Atas dasar proses penilaian tersebut, PT Pos Indonesia (Persero) terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan bersama beberapa perusahaan lain yang dibagi dalam 23 katagori penghargaan.

 





Pos Indonesia Peringati Hari Buku Nasional dan 1 Tahun Donasi Buku Untuk Masyarakat

Jakarta, 17 Mei 2018 – PT Pos Indonesia (Persero) menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional dengan membantu pendistribusian buku-buku ke tempat tujuan. Program pengiriman buku gratis setiap tanggal 17 pun telah resmi diluncurkan pada tanggal 17 Juni 2017 di Kantor Pos Jakarta Timur yang juga disaksikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Deputi Usaha Energi Logistik Kawasan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah, Najwa Sihab, Tompi dan Pegiat Literasi.

Bulan ini genap 1 tahun program donasi buku untuk masyarakat melalui PT Pos Indonesia (Persero). Untuk mempermudah penyebaran buku, Pos Indonesia telah bekerja sama dengan penggiat Taman Baca Masyarakat di seluruh Indonesia. Sehingga, penyebaran buku akan tepat sasaran. Sampai posisi bulan April 2018 sebanyak 25.580 koli dengan total berat 160.463 kg yang telah didistribusikan melalui Kantorpos kepada Taman Baca Masyarakat di seluruh Indonesia.

Program ini sebagai bentuk implementasi “BUMN Hadir untuk Negeri” yang sudah dicanangkan beberapa tahun lalu. Melalui “BUMN Hadir untuk Negeri” setiap perusahaan BUMN memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat. Peran Pos Indonesia melalui program donasi buku bebas biaya diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap buku serta turut mendukung pemerataan pendidikan melalui budaya literasi sampai ke pelosok nusantara.

“Pada tahun tingkat literasi di Indonesia kurang memuaskan. Dari total 68 negara, kita berada di peringkat 64. Program ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan tingkat literasi di pelosok-pelosok Indonesia serta diyakini akan meningkatkan literasi di Indonesia.” ujar Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan PT Pos Indonesia (Persero) Noer Fajrieansyah.

Peringatan Hari Buku Nasional
Selain peringatan Satu Tahun Donasi Buku Untuk Masyarakat melalui Kantorpos, pada kegiatan ini juga dicanangkan Gerakan Literasi Untuk Toleransi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Kantorpos Jakarta Pusat (17/5) serta dihadiri pejabat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pejabat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepala Perpusnas.
Dalam kesempatan yang sama dilakukan pula pernyataan bersama mendukung Gerakan Literasi untuk Meningkatkan Toleransi oleh para pegiat literasi.

 

 

Daftar Alamat Taman Bacaan Masyarakat

 





Kemenko Perekonomian dan Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia Inisiasi Workshop Transformasi Digital Industri Logistik

Mendesain Ulang Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Logistik di Indonesia

Jakarta, 15 Mei 2018 – Dunia kini sedang menghadapi Revolusi Industri 4.0 dimana perubahan terjadi dengan begitu cepat dengan impak yang sangat luar biasa.  Kondisi seperti ini juga disebut dengan disruptive era (era disrupsi),  era penuh gangguan dengan banyaknya perubahan situasi di mana pergerakan dunia industri tidak lagi linear. Perubahannya sangat cepat, fundamental dengan mengacak-acak pola tatanan lama untuk menciptakan tatanan baru. Disrupsi menginisiasi lahirnya model bisnis baru dengan strategi lebih inovatif   dan disruptif.  Cakupan perubahannya luas mulai dari dunia bisnis, perbankan dan keuangan, transportasi, logistik, hingga pendidikan.

Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) telah mengubah wajah bisnis logistik. Permintaan pasar e-commerce yang besar telah menciptakan penawaran yang tinggi, dalam teori ekonomi dikenal dengan demand create supply, yang mendorong tumbuhnya pemain logistik. Para pendatang, pemain baru penyedia jasa logistik ini ada yang berasal dari pemain dengan model bisnis logistik konvensional, namun juga ada yang berasal dari pemain dengan model bisnis baru. Mereka sama-sama menambah tingkat kompetisi bisnis logistik semakin ketat dan menyediakan beragam pilihan bagi pengguna jasa logistik dengan menawarkan value proposition yang lebih memikat. Value proposition jasa logistik ini mencakup kecepatan, ketepatan, kemudahan, eksibilitas, respon pelayanan, keamanan, dan lain-lain.  Di bisnis pos atau kurir, para pemain incumbent yang telah mendominasi dan menikmati pasar jasa pos atau kurir ini karena booming e-commerce, dipaksa bersaing dengan pemain baru.

Disrupsi pada proses bisnis logistik juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, isu yang menjadi topik hangat dalam inovasi logistik selama beberapa tahun terakhir. Unmanned Aerial Vehicles (UAV) telah banyak digunakan di gudang baik untuk penyimpanan atau pengambilan barang, demikian juga peluang  penggunaan drone untuk delivery barang.  Trend lain adalah Internet of Things (IoT) dan potensinya untuk menghubungkan hampir semua hal ke internet dan mempercepat logistik berbasis data.   Demikian pula dengan penggunaan robot kolaboratif di beberapa perusahaan, sudah menunjukkan bahwa robot bisa bekerja berdampingan dengan karyawan, mendukung pekerjaan yang repetitif dan fisik dalam operasi logistik.

Untuk mendapatkan gambaran tentang industri logsitik dan trend perkembangan industri logistik ke depan, Kemenko Perekonomian bersama  Yayasan  Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) yang memiliki STIMLOG dan Poltekpos menyelenggarakan workshop Transformasi Digital Industri Logistik dan Mendesain Ulang Penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Logistik di Indonesia. Workshop tersebut dibuka oleh Elen Setiadi, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri, Kemenko Perekonomian di Kantor Kemenko Perekonomian (15/5).

Dalam workshop ini,  Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono menjadi moderator dan memimpin diskusi dengan para narasumber ahli diantaranya Florian Holm,  pakar e-commerce yang juga mantan CEO La Zada; Mohammad Feriadi, Direktur Utama JNE Express/Ketua Umum Asperindo;  Ivan Kamadjaja, CEO PT Kamadjaja Logistics; Rahim Tahir, Founder PT Ark Logistics & Transport; Iman Gandhi, Director ALFI Institute;  Imam Sjafei, Direktur Utama PT Cipta Krida Bahari;  Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng, Ph.D, CSCP,  President of Indonesian Supply Chain and Logistics Institute (ISLI),  dan Zaldy Ilham Masita, Ketua Umum Asosiasi  Logistik Indonesia (ALI).

Dalam workshop yang berlangsung sangat dinamis dan mencerahkan tersebut hadir para peserta dari  berbagai Perusahaan e-Commerce Logistics,  Pos Indonesia dan BUMN lainnya, perusahaan penyedia jasa logistik, perusahaan penyedia logistik kurir/ekspres, beberapa Asosiasi logistik, beberapa penyelenggara pendidikan terkait logistik seperti STIMLOG dan Poltekpos,  Kemenko Perekonomian,  Kemenristek  Dikti dan lain-lain. Closing remark workshop disampaikan oleh Erwin Raza, Asisten Deputi Pengembangan Logistik Nasional Kemenko Perekonomian. Workshop yang penting tersebut menghasilkan beberapa hal yang sangat bermanfaat bagi dunia bisnis dan  pendidikan yaitu memberian gambaran proses bisnis logistik; implementasi sistem teknologi di perusahaan logistik ; pandangan trend perkembangan bisnis logistik ke depan ;  Job (pekerjaan)  masa depan  dibutuhkan  di perusahaan logistik ;  serta kompetensi dan profil (posisi/jabatan) SDM yang diharapkan oleh perusahaan logistik.

Pada kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama  antara  2 Institusi Penidikan yang dimiliki oleh YPBPI yaitu Poltekpos dan STIMLOG dengan PT Kamadjaja Logistics dan  Indonesian Supply Chain and Logistics Institute (ISLI) yang juga merupakan salah satu tanda sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia bisnis untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia masa depan yang dibutuhkan dunia bisnis khususnya bidang logistik. ***

 





Relevankan Layanan, Pos Indonesia Luncurkan Chatbot

Jakarta, 8 Mei 2018 – Kehadiran internet memiliki dampak yang sangat luar biasa. Internet menjadi suatu keharusan dalam kehidupan manusia saat ini. Dengan kata lain, internet telah menjelma menjadi kebutuhan pokok manusia di seluruh lini kehidupan sama halnya dengan kebutuhan sandang, pangan dan papan. Pos Indonesia semakin percaya diri menyasar segmen milenial di tengah upaya perseroan dalam merelevankan seluruh kebutuhan bisnisnya ke depan. Dari lini teknologi untuk merelevansikan layanan kepada generasi milenial PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan layanan CHATBOT.

Chatbot merupakan software yang dirancang khusus untuk mensimulasikan percakapan dengan satu atau lebih manusia baik secara audio atau teks lalu mereka akan mengirim kembali (merespon) sesuai kebutuhan yang kita inginkan.
Chatbot ini terintegrasi kedalam program pesan seperti Facebook Messenger, Telegram dan Line. Chatbot bisa merespon kebutuhan akan informasi dan keluhan pelanggan terhadap layanan Pos Indonesia.

Layanan ini berfungsi sebagai customer service virtual yang dapat melayani pelanggan selama 7×24 jam yang ditanamkan pada berbagai platform messaging seperti di Line di @posindonesia, Telegram di @posindonesia_officialbot, Facebook Messanger di @posidn.care dan melalui Web Widget yang tersedia di website resmi Pos Indonesia.

“Dengan diluncurkan chatbot ini merupakan salah satu langkah transformasi digital Pos Indonesia dalam memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, dan customer-oriented dan sebagai upaya perusahaan dalam merelevankan seluruh kebutuhan bisnisnya ke depan. Hal ini dikarenakan layanan ini dapat memberikan kemudahan akses bagi pelanggan sekaligus merupakan bentuk adaptasi Perseroan terhadap tren dan kebutuhan layanan contact center modern.” ujar Gilarsi W. Setijono Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero).

Tujuh menu pilihan telah disiapkan, Gilarsi melanjutkan, untuk membantu mendapatkan informasi tentang layanan Pos bagi pelanggan yakni untuk informasi tentang info layanan Pos, alamat Kantorpos, jam buka Kantorpos, tarif pengiriman, lacak kiriman, informasi kodepos dan pengaduan layanan Pos. Sedangkan untuk layanan PON dan Layanan Pick Up masih dalam proses penyelesaian.

Sebagai contoh, apabila kita menginginkan informasi tentang alamat  Kantorpos, cara lama, kita akan melakukan Googling sampai akhirnya muncul informasi yang kita inginkan. Sehingga tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Dengan chatbot, kita cukup menyampaikan informasi lokasi (kota/kecamatan/kelurahan), maka selanjutnya dalam hitungan detik alamat Kantorpos yang diminta akan tersaji lengkap beserta petanya.

Dimungkinkan pula layanan pengaduan pelanggan, dimana pelanggan dapat langsung berkirim pesan dengan agent customer care secara online setiap hari Senin – Sabtu pada pukul 06.00 hingga pukul 22.00 dan pada hari Minggu pada pukul 09.00–17.00, sehingga semua keluhan pelanggan dapat segera dituntaskan.

 





Pos Indonesia Bersinergi dengan BRI

Jakarta, 27 April 2018 – Wujudkan Sinergi BUMN PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Adapun beberapa jenis kerja sama yang dilakukan adalah Penempatan dan Penerimaan Transaksi Perangkat Electronic Data Capture Jenis Mesin Unit Kerja Operasional; Fasilitas Pengelolaan Pembyaran Payroll Pegawai, Kartu BUMN, Kartu Kredit dan Kredit Konsumer; Fronting Kredit; Pemotongan Uang Pensiun Untuk Angsuran Kredit Pensiun.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama  oleh Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Ihwan Sutardiyanta dan Direktur Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia (Persero) Agus F. Handoyo dengan Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Handayani dan Direktur Kelembaragaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Sis Apik Wijayanto pada tanggal 27 April 2018 di BRI Tower Jakarta.

“Kerja sama dengan BRI tersebut selain merupakan upaya Pos Indonesia untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa juga merupakan upaya untuk meningkatkan sinergi antar BUMN.” Ujar Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Ihwan Sutardiyanta.

Kerjasama ini Ihwan melanjutkan merupakan pengembangan dari kerja sama yang telah dijalin oleh Bank BRI dan Pos Indonesia sebelumnya dan kami sangat gembira menyambut kerjasama strategis ini. Melalui jaringan yang dimiliki Pos Indonesia dan Bank BRI, kami berharap kerjasama ini dapat membawa manfaat untuk masyarakat Indonesia.