All posts by Admin Piol

Divisi Komunikasi Korporasi Bagian Media Komunikasi Graha Pos Indonesia Lt.7 Jl. Banda 30 Bandung 40115

Pos Indonesia Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-72

Bandung (info) Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 72 tanggal 17 Agustus 2017 di lingkungan PT Pos Indonesia (Persero) ditandai dengan upacara bendera  di berbagai tempat.

Di seluruh unit kerja Pos Indonesia yaitu Kantor Pusat, Kantor Regional, dan Unit Pelaksana Teknis secara serentak digelar upacara bendera yang dipimpin oleh Direksi, Kepala Regional dan Kepala UPT setempat. Pada kesempatan tersebut dibacakan sambutan Direktur Utama Pos Indonesia.

Di lingkungan Kantor Pusat PT Pos Indonesia upacara digelar  di depan tugu PTT Jalan Cilaki No. 73 Bandung.  Hadir pada peringatan 72 Tahun Kemerdekan RI ini Ketua dan anggota Kelompok Veteran Karyawan Postel (KVK LVRI / POSTEL), Persatuan Pensiunan Pos (PP POS), AM PTT,  karyawan Kantor Pusat Pos Indonesia, Direksi dan pejabat Anak Perusahaan, serta Badan Afiliasi. Upacara yang berlangsung sederhana namun tetap khidmat ini didahului dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh  Paskibra diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh Korps Musik Nawala Pos Indonesia.

Direktur Jasa Keuangan Ihwan Sutardiyanta, sebagai pembina upacara membacakan sambutan Dirut Pos Indonesia.  Di awal sabutannya Dirutpos mengatakan bahwa Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 kali ini mengambil tema “Indonesia Kerja Bersama”. Sebagaimana kemerdekaan dicapai dengan partisipasi seluruh elemen masyarakat, demikian pula seyogyanya kejayaan bangsa dicapai dengan kerja bersama sebagaimana budaya gotong-royong yang telah tumbuh berabad lamanya di bumi Indonesia.

Dirutpos menjelaskan Indonesia Kerja Bersama adalah sebuah etos untuk mengedepankan kepedulian dalam nuansa kesatuan. Seperti halnya peran PT. Pos Indonesia untuk senantias menjaga keterhubungan dalam melayani seluruh daerah di Indonesia, filosofi Kerja Bersama menjadi penting dalam rangka menyatukan keberagaman perusahaan dalam memajukan bangsa, terutama peran perusahaan dalam mendukung kebijakan yang telah diputuskan pemerintah.

Dalam pidatonya lebih jauh Dirutpos menegaskan bahwa peran PT Pos Indonesia sebagai integrator dalam Sistem Logistik Nasional dan brainware dalam penyelenggaraan logistik yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia menjadi begitu penting. Revitalisasi PT Pos Indonesia sebagai penyedia jasa pos nasional merupakan kewajiban dalam melakukan alih daya fasilitas logistik e-Commerce di Indonesia.

Dipaparkan Dirutpos, bahwa dalam proses revitalisasi, terdapat fenomena menarik yang disebut disruptive innovation. Inovasi disruptif adalah inovasi penciptaan pasar baru yang bersifat mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada.

Inovasi ini didorong oleh penggunaan teknologi secara tepat untuk menawarkan sesuatu kepada pasar dengan cara yang tidak diduga dengan menciptakan jenis konsumen berbeda, menurunkan harga sehingga merusak keseimbangan pasar dan para pelaku yang sebelumnya telah ada.

Dirutpos menguraikan bahwa dalam inovasi disruptif terdapat  dua poin penting, yakni Pertama, modernisasi merubah persepsi masyarakat terhadap kepastian waktu layanan. Teknologi menggeser peradaban masyarakat dengan persepsi time series menjadi real time.

Kedua, restrukturisasi konsep kepemilikan sumber daya. Setiap orang dapat berbagi sumber daya dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Bisnis telah berubah dalam fleksibilitas pemanfaatan sumber daya, baik berupa sumber daya manusia ataupun sumber daya modal.

Pada kesempatan ini Dirutpos juga mengutip pidato Bung Karno pada peringatan HUT Proklamasi 1956 yaitu “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”.

Keiklasan Bung Karno dalam berjuang tentunya masih relevan bila diterapkan dalam perjuangan Pos Indonesia saat ini untuk menjadi juara, sehingga menjadi  “Tidak seorang pun yang menghitung–hitung berapa untung yang didapat dari PT Pos Indonesia, jikalau semua insan Pos berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”

Mengakhiri pidatonya Dirutpos berharap agar visi bisnis menjadi Raksasa Logistik dari Timur dapat terwujud dengan kerja keras dalam kebersamaan untuk turut mengharumkan Indonesia di dunia internasional.

Sejumlah Direksi Pos Indonesia melaksanakan Upacara  Peringatan HUT Kemerdekaan RI  Ke – 72 di berbagai lokasi. Dalam rangkaian acara BUMN untuk Negeri Dirutpos Gilarsi W. Setijono mengikuti upacara  di Sigli, Provinsi Aceh. Direktur Jasa Kurir Agus F. Handoyo, Direktur Intergrasi Logistik Barkah Hadimuljono, dan Direktur Jaringan, Ritel dan Sumber Daya Manusia Ira Puspadewi melaksanakan upacara di Kayangan Api Bojonegoro bersama para anggota Ikatan Motor Pos Indonesia (IMPI) dan jajaran Kantor Regional 7 Surabaya, serta Kantor Pos Bojonegoro.
Sedangkan Direktur  Informasi dan Teknologi Charles Sitorus dan  Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan Noer Fajrieansyah bergabung pada Upacara HUT RI ke-72 di Istana Negara Jakarta. (pr/bd)

Kunjungan Menteri BUMN ke Tugu Kodepos di Pulau Liran

Menteri BUMN Rini Soemarno, Senin (7/8) pagi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Liran, pulau terpencil yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Kunjungan kerja tersebut didampingi sejumlah pimpinan BUMN termasuk Pos Indonesia.

Salah satu agenda kunjungan tersebut yaitu kunjungan ke Tugu Kodepos di Pulau Liran Propinsi Maluku. Tugu Kodepos digagas oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika – Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk mendukung program Nawacita yaitu memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI. Sengaja ditempatkan di wilayah perbatasan, pulau terluar maupun pulau terdepan NKRI. yang  merupakan implementasi program Nawacita. Bangunan ini mulai dibangun sejak 2012 dan sampai 2016 sudah dibangun di 106 lokasi, ditambah 1 lokasi di Liran yang dibangun tahun 2017.

Dalam menjaga kedaulatan NKRI Pos Indonesia memiliki peran cukup signifikan. Bukti fisik yang bisa dibangun adalah tugu prasasti sebagaimana dilaksanakan di berbagai tempat atau membangun ‘kantor pos’ sebagai bukti fisik wilayah kedaulatan suatu negara. Bukti non fisik yang bisa dibangun adalah memasukkan ‘sejengkal tanah’ tersebut dalam sistem kenegaraan NKRI dimana salah satunya adalah Sistem Kodepos Indonesia.

Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani Sampul Peringatan Peresmian Simbolis Tugu Kodepos Pulau Liran. Kunjungan kerja ini merupakan wujud  sinergi sejumlah BUMN antara lain Pos Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Taspen, Jas Raharja, PLN, ASDP Indonesia Ferry, Pertamina dan Pelni.

 

 

Saat 1000 Bendera Merah Putih Berkibar di Perbatasan RI – Timor Leste (news.detik.com)

 

Pos Indonesia Peduli Bencana Erupsi Gunung Sinabung

 

PT Pos Indonesia (Persero) turut prihatin dan berduka dengan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 2017 pukul 07.00. Sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada korban bencana di Kabupaten Karo, PT Pos Indonesia (Persero) membuka Pos Peduli Bencana Erupsi Gunung Sinabung dan PT Pos Indonesia (Persero) berkomitmen untuk membantu pengiriman bantuan maupun donasi dalam bentuk uang  dari seluruh wilayah di Indonesia tanpa dipungut biaya. Jangka waktu Pos Peduli Bencana Erupsi Gunung Sinabung dari tanggal 4 sampai 31 Agustus 2017. Bagi masyarakat yang bermaksud mengirimkan bantuan untuk korban bencana erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, dapat menggunakan layanan Pos Kilat Khusus tanpa dikenakan biaya apapun. Dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Berat maksimum per kiriman/koli 20 Kg
2. Kiriman tidak berisi makanan yg mudah rusak/busuk atau cairan
3. Donasi berupa barang dapat diserahkan melalui Kantor Pos di seluruh Indonesia, kecuali Agenpos
4. Tujuan Kiriman :

Pos Peduli Bencana Erupsi Gunung Sinabung u.p Kantorpos Kabanjahe 22100 atau alamat posko yang sudah ditentukan oleh pengirim sebagai donatur untuk tujuan Kabupaten Karo.

5. Donasi berupa uang dapat disetor melalui rekening giropos di Kantor Pos : Nomor Rekening : 00123456789    Atas Nama : PT Pos Indonesia (Persero) cq Rekening Pos Indonesia Peduli.  Transfer bank melalui kode virtual account 200 999 0099 00123456789

 

48 Filatelis Indonesia Sabet Medali Pada Ajang World Stamp Exhibition 2017

Bandung, 7 Agustus 2017 – Palmares Night menjadi puncak acara pameran dan kompetisi filateli tingkat dunia World Stamp Exhibition Bandung 2017 yang berlangsung sejak  tanggal 3 sampai 7 Agustus 2017 di Trans Luxury Hotel. Pengumuman hasil kompetisi yang diikuti oleh peserta berasal dari 60 negara tersebut dilakukan pada Minggu Malam (6/8/) di Landmark Convention Hall, Braga, Bandung.

Ketua Perkumpulan Filatelis Indonesia, Letjen (Purn) TNI Soeyono, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah turut serta dalam kompetisi ini. Soeyono juga memberikan apresiasi kepada seluruh juri dan panitia acara ini. “Semua koleksi yang dipamerkan sangat menarik dan memuaskan,” kata Soeyono dalam Bahasa Inggris.
Sedangkan Tay Peng Hian, sebagai President of Federation Internationale De Philatelie (FIP), dalam sambutannya mengatakan bahwa filateli adalah issue yang akan selalu berharga. Tay sempat menyebut koleksi prangko peserta dari Brazil yang terasa sangat impresif.  Selain itu Tay juga mengabarkan aktivitas perkumpulannya. “Kami sedang mempersiapkan International Summit Philately di Bangkok pada Desember 2018,” kata Tay.

Sebagai tuan rumah, Pos Indonesia memberikan catatan spesial kepada berbagai tingkatan usia dan profesi yang ikut dalam kompetisi Filatelis Dunia ini. Apalagi, World Stamp Exhibition 2017 Bandung ini juga diikuti oleh Wakil Ketua MPR RI Fadli Zon.
Direktur Jaringan Ritel dan Sumber Daya Manusia Ira Puspa Dewi dalam sambutannya mengatakan bahwa kompetisi Filateli mengajari banyak orang untuk saling mengerti antar berbagai bangsa. Ira sangat terkejut, ada filatelis yang baru berusia 5 tahun. “Saya sendiri, saat masih kecil, pernah menjadi Filatelis hingga usia 12 tahun. Saat itu saya berhenti karena kesibukan lain. Namun, dengan melihat kompetisi ini, saya ingin mulai menjadi Filatelis lagi,” ujar Ira dengan sangat semangat.

Prof DR. Ahmad M.Ramli, Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika (PPI) yang turut hadir dalam Malam Anugerah Juara juga mengatakan bahwa kompetisi filateli adalah kompetisi yang sangat unik. Bagi Ramli filateli sangat membantu manusia menjadi berpendidikan. Sebagai hobi yang sangat positif, filateli memicu manusia untuk mempelajari kebudayaan dalam suatu bangsa, mengetahui informasi publik, dan mengetahui sejauh mana teknologi cetak sebuah bangsa.

Dalam kompetisi World Stamp Exhibition 2017 Bandung ini terdapat sejumlah kelas Kompesiti dan Non Kompetisi, dan ada Group Kelas Kompetisi. Pada Kelas Non Kompetisi, ada Kelas Kehormatan (Court of Honour), Kelas Dinas Pos (Official Class), serta Kelas Juri (Jurry Class).

Sedangkan dalam Kelas Kompetisi terdiri dari Kelas Filateli Tradisional, Kelas Sejarah Pos, Kelas Benda Pos Bercetakan Prangko, Kelas Filateli Udara, Kelas Filateli Angkasa Luar, Kelas Filateli Tematik, Kelas Kartu Maksimum, Kelas Filateli Fiskal, Kelas Filateli Remaja, serta Kelas Literatur Filateli

Dari 455 karya Filateli yang ikut dalam kompetisi ini, ada 48 Filatelis Indonesia berhasil meraih penghargaan. Dari jumlah tersebut beberapa berhasil mendapat Large Gold (LG) dan Gold (G). Medali LG  pertama diraih oleh filatelis Indra Kusuma dari kategori Traditional Philately dengan karya berjudul Republik Indonesia 1945-1949, Local Issued Stamps during Independent War In Java Island.  Medali LG kedua diraih oleh Tono Dwi Putranto dari kategori Aero Philately dengan karya berjudul The Development of KLM and KNILM Operation In Netherland Indies 1920-1942.

Sedangkan peraih medali G diraih oleh Yan Wiriadi Jodana, Ryantori, Asroni Harahap (mendapat dua emas sekaligus), dan Agus Wibawanto (dua emas sekaligus). Fadli Zon, Politisi Gerindra yang menjadi Wakil Ketua MPR RI pun  kali ini mendapat Medali Large Vermeil.

Dalam Kompetisi Filateli dunia ini, tampak sekali, persahabatan yang semakin erat antar filatelis di seluruh dunia untuk membangun perdamaian serta memajukan filateli, sesuai temanya yaitu “Jembatan Menuju Dunia Yang Damai Melalui Prangko”. Acara yang cukup meriah ini ditutup dengan berbagai hiburan tari, musik, dan aneka hiburan lain.

Dalam acara penutupan, Ketua Filatelis Indonesia Letjen (Purn.) Soeyono mengajak seluruh hadirin untuk bernyanyi lagu perjuangan Hallo Hallo Bandung secara bersama-sama. Sebuah lagu kenangan yang mengingatkan kepada para hadirin, bahwa kota tempat kompetisi filateli dunia ini  adalah kota perjuangan dalam makna yang seluas-luasnya.

Pameran Filateli Dunia BANDUNG 2017

 

Pos Indonesia Dukung Penyelenggaraan World Stamp Exhibition 2017

Bandung,  3 Agustus 2017 – Setelah secara aklamasi, Indonesia melalui Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) terpilih dan disetujui untuk menyelenggarakan World Stamp Exhibition 2017 yang akan diselenggarakan pada tanggal 3-7 Agustus 2017 di Trans Covention Center Bandung.

PT Pos Indonesia (Persero) sebagai operator Pos di Indonesia mendukung dan turut menyukseskan penyelenggaraan World Stamp Exhibition 2017 yang akan diikuti oleh 60 Federasi Negara anggota Federation Internationale De Philatelie (FIP) yang akan ikut serta dalam 10 kelas kompetisi dan non kompetisi termasuk court of honour atau koleksi kehormatan yang merupakan koleksi-koleksi filateli terbaik dunia.

Pada kegiatan ini Pos Indonesia meluncurkan Sampul Hari Pertama Souvenir Sheet (SHP SS) World Stamp Exhibition 2017 yang ditandatangani oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Presiden FIP dan Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia Letjen TNI (Purn) R. Soeyono serta didampingi oleh Menteri Luar Negeri dan Dirjen Penyelenggaran Pos dan Informatika, Kementerian Kominfo. Continue reading Pos Indonesia Dukung Penyelenggaraan World Stamp Exhibition 2017

Pos Indonesia Gelar Soft Launching Produk Kargo Pos Ritel Darat

Jakarta,  1 Agustus 2017 – PT Pos Indonesia (Persero) terus menunjukkan   komitmennya untuk terus melakukan transformasi Perusahaan. Setelah melakukan perbaikan operasional dengan memperbaiki sistem Processing Center di seluruh Indonesia, kini Pos Indonesia kembali lakukan terobosan dengan meluncurkan layanan Kargo Pos. Soft launching layanan Kargo Pos dilakukan secara bersamaan di Jakarta dan Surabaya. Di Jakarta langsung diluncurkan oleh Direktur Integrasi Logistik Barkah Hadimoeljono dan di Kantor Pos Surabaya Utara oleh Kepala Regional VII Jawa Timur Arifin Muchlis.

“Produk Kargo Pos Ritel Darat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan  masyarakat dan pelaku bisnis yang akan mengirimkan barang dagangan atau barang lainnya dalam partai besar atau bulky.” ujar Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Barkah Hadimoeljono.

Kargo Pos menggunakan tagline: Murah-Mudah-Terpercaya, karena value inilah yang menjadi keunggulan Pos Indonesia. Proses bisnis kargo pos kami rancang secara efisien sehingga tarif yang dikenakan sangat murah dibandingkan competitor. Produk Kargo Pos memberikan kemudahan bagi pelanggan karena adanya layanan pick up service dan delivery. Seluruh kiriman kargopos menggunakan sistem aplikasi sehingga dapat dilacak keberadaannya. Sebagai perusahaan BUMN kami berkomitmen untuk memenuhi service level agreement (SLA). Pos Indonesia menjamin keutuhan, keamanan, dan ketepatan tujuan kiriman kargopos.

Layanan Kargo Pos lanjutnya memiliki jangkauan nasional di seluruh Kantor Pos didahului dengan uji coba secara bertahap hingga juli 2018. Berat kiriman 30 kg sampai dengan 250 kg serta dilengkapi fitur layanan berupa asuransi, pick-up service dan packaging.

“Target secara bertahap dari layanan ini sampai dengan akhir tahun 2017 dapat digelar di pulau Jawa, hal ini dikarenakan 2 bulan pertama pada tahap awal masih diprioritaskan penyiapan kapasitas operasi dan perluasan jaringan di Jawa.” pungkasnya.

===

 

Pameran Filateli Dunia BANDUNG 2017

A. BANDUNG 2017

World Stamp Exhibition, BANDUNG 2017 dikuti oleh 455 koleksi dari berbagai macam kelas : Traditional, Postal History, Postal Stationery, Aerophilately, Thematic, Youth, One Frame Exhibit, Modern dan Literature. Sekitar 60 negara menyampaikan minat dan keinginannya untuk hadir dan menyajikan koleksi terbaiknya. Turut hadir juga pada ajang Pameran Filateli Dunia tersebut, 15 delegasi dari Administrasi Pos berbagai negara. BANDUNG 2017 dimeriahkan oleh sekitar 32 booth dari luar negeri dan 25 booth dalam negeri, yang menyajikan bursa filateli dan berbagai aktivitas Filateli lainnya. Pengunjung akan mendapatkan berbagai hal baru dan pengetahuan dari event internasional ini, selain hari-hari yang selalu penuh dengan hiburan dan bertabur hadiah. Catat : tanggal 3 s.d. 7 Agustus 2017 di Trans Luxury Convention Hall, TSM, Bandung.

B. Tentang Prangko Pertama

  1. Operasi layanan “Kantorpos” pertama dimulai di Batavia atas inisiatif Gubernur Jenderal G.W. Baron Van Imhoff tanggal 26 Agustus 1746.
  1. Prangko pertama merupakan gagasan Sir Rowland Hill, diterbitkan di Inggris tanggal 6 Mei 1840.
  1. Sejarah prangko Indonesia dimulai pada 1 April 1864, ketika pertama kali cap Hindia Belanda dikeluarkan secara umum. Sejarah prangko Indonesia terbagi dalam lima periode besar yaitu : Hindia Belanda, Pendudukan Jepang, Perang Kemerdekaan, Awal Kemerdekaan, Orde Baru sampai sekarang.
  1. Mengingat banyaknya lalu lintas surat antara Negeri Belanda dengan negara jajahannya, yang utama saat itu, yaitu Ned Indie, tahun 1864 diterbitkan prangko pertama Ned Indie, bergambar raja Belanda waktu itu Willem III, nilai 10 cent (imperf) tanpa perforasi.
  1. Sejarah Pos Indonesia diawali dengan perebutan Gedung PTT oleh Angkatan Muda PTT dari tangan Jepang pada tanggal 27 September 1945, dan pengangkatan Mas Soeharto sebagai pimpinan pertama PTT.

 

C. Dukungan Pos Indonesia Dalam Pameran BANDUNG 2017

Dalam penyelenggaraan BANDUNG 2017, Pos Indonesia telah menyiapkan berbagai kegiatan khusus yang dapat memberikan pengetahuan dan hal-hal baru yang bermanfaat bagi masyarakat, game-game yang menghibur dan hadiah serta bingkisan bagi para pengunjung. Aktivitas BANDUNG 2017 terbagi dalam lima hari thematic, yang meliputi :

  1. Philatelic Day : Selain opening ceremony, dan hiburan musik tradisionil, terdapat program talkshow : Behind the Stamp, dialog tentang penerbitan dan proses produksi prangko, menghadirkan beberapa desainer prangko Indonesia. Permainan Giant Stamp Puzle, Children Philatelic Competition dan hampir setiap hari ada program berkirim kartupos kepada bapak Joko Widodo, presiden Republik Indonesia.
  1. Tourism Day : Selain game-game seru, antara lain Paper Craft Phila & Tely Creativity, pada Tourism Day ini ada juga talkshow tentang “Literasi Day”.
  1. Postcard Day : Pada Hari Cinta Kartupos ini, aktivitas akan lebih didominasi oleh komunitas pecinta Kartupos Indonesia yang akan memandu berbagai acara, antara lain : Casual Meet Up, Demo Pembuatan Handmade Postcard, Talkshow “Postcrossing” Indonesia, Kampanye Kartupos oleh Kompas Gramedia.
  1. Orchid Day : Hari Minggu, 6 Agustus 2017 memang didedikasikan oleh panitia penyelenggara bagi para komunitas penggemar anggrek. Aktivitas pagi hingga sore hari akan diisi dengan sosialisasi, game dan talkshow mengenal anggrek Indonesia, oleh tim Kebun Raya Bogor. Panitia juga menghadirkan peneleti anggrek dari Kebun Raya Bogor. Talk show juga akan lebih meriah dengan hadirnya ibu Martha Tilaar, sebagai nara sumber kegiatan konservasi anggrek Indonesia.
  1. Environmental Day : Pemerintah melalui Pos Indonesia telah menerbitkan prangko seri Peduli Lingkungan Hidup, yang edisi spesialnya (imperf) akan dijual terbatas hanya pada hari Senin, 7 Agustus 2017 tersebut.

 

D. Limited Edition, Product

Pada BANDUNG 2017 ini, pemerintah melalui Pos Indonesia telah menerbitkan prangko dan benda filateli dalam jumlah terbatas dan hanya dijual di lokasi pameran saja. Prangko dan benda filateli tersebut meliputi Souvenir Sheet Pameran yang terdiri dari 6 (enam) desain akan dijual terbatas setiap harinya dan special product yang terdiri dari paket-paket produk sesuai dengan tema harian dan hanya dijual pada hari-hari tertentu saja sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa produk limited edition tersebut memang diproduksi dan dijual hanya pada saat berlangsungnya pameran saja dan setelah itu akan dimusnahkan bilamana masih tersisa.

 

E. Harapan Pos Indonesia Dalam Penyelenggaraan BANDUNG 2017

Pos Indonesia berharap, masyarakat khususnya generasi milenial mulai menunjukkan minatnya kembali terhadap prangko bukan hanya sebagai media pelunasan bea pengiriman surat. Prangko dapat menjadi rujukan bagi masyarakat khususnya bagi sekolah, akademi dan perguruan tinggi sebagai dokumen yang mampu mengabadikan sejarah dan peradaban dunia. Pos Indonesia juga berharap melalui prangko, masyarakat memperoleh sumber daya baru dalam rangka meningkatkan ketrampilannya, khususnya ketrampilan kognitif membaca dan menulis. Dengan kemampuan literasi melalui media prangko, diharapkan dapat memberdayakan dan meningkatkan kualitas individu, keluarga, masyarakat melalui secarik kertas kecil yang merupakan jendela dunia tersebut (stamp).

 

Limited Edition Stamp BANDUNG 2017
http://www.posindonesia.co.id/wp-content/uploads/2017/07/pamfil06.jpg
http://www.posindonesia.co.id/wp-content/uploads/2017/07/pamfil03.jpg
http://www.posindonesia.co.id/wp-content/uploads/2017/07/pamfil07.jpg
http://www.posindonesia.co.id/wp-content/uploads/2017/07/pamfil08a.jpg
http://www.posindonesia.co.id/wp-content/uploads/2017/07/pamfil09.jpg

 

 

 

Pos Indonesia Peduli Bencana Banjir Belitung Timur

 

PT Pos Indonesia (Persero) turut prihatin dan berduka dengan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari Jumat tanggal 14 Juli 2017 pukul 10.00. Sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada korban bencana di Provinsi Bangka Belitung, PT Pos Indonesia (Persero) membuka Pos Peduli Bencana Banjir Belitung Timur dan PT Pos Indonesia (Persero) berkomitmen untuk membantu pengiriman bantuan maupun donasi dalam bentuk uang  dari seluruh wilayah di Indonesia tanpa dipungut biaya.

Jangka waktu Pos Peduli Bencana Banjir Belitung Timur dari tanggal 20 Juli 2017 sampai dengan tanggal 28 Juli 2017.

Bagi masyarakat yang bermaksud mengirimkan bantuan untuk korban bencana banjir di Kabupaten Belitung Timur, dapat menggunakan layanan Pos Kilat Khusus tanpa dikenakan biaya apapun. Dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Berat maksimum per kiriman/koli 20 Kg
2. Kiriman tidak berisi makanan yg mudah rusak/busuk atau cairan
3. Donasi berupa barang dapat diserahkan melalui Kantor Pos di seluruh Indonesia, kecuali Agenpos
4. Tujuan Kiriman :

Pos Peduli Bencana Belitung Timur
u.p Kantorpos Tanjung Pandan 33400
atau alamat posko yang sudah ditentukan oleh pengirim sebagai donatur untuk tujuan Kabupaten Belitung Timur.

5. Donasi berupa uang dapat disetor melalui rekening giropos di Kantor Pos :
Nomor Rekening : 00123456789    Atas Nama : PT Pos Indonesia (Persero) cq Rekening Pos Indonesia Peduli.  Transfer bank melalui kode virtual account 200 999 0099 00123456789

 

Sukseskan Program Pemerintah Pos Indonesia Dukung Penuh Program Literasi Nasional di Kantorpos Bandung

Bandung, 17 Juli 2017 – Sebagai bentuk implementasi “BUMN Hadir Untuk Negeri” setiap perusahaan BUMN dituntut untuk memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat. Peran Pos Indonesia melalui program layanan kiriman buku bebas biaya pengiriman diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap buku serta turut mendukung pemerataan pendidikan melalui budaya literasi sampai ke pelosok nusantara.

Dalam rangka mensukseskan Gerakan Literasi Nasional, Pos Indonesia di Kantor Pos Bandung Jl Asia Afrika no 49 Bandung (17/7) menggelar acara Kiriman Buku Secara Gratis yang diisi dengan berbagai acara antara lain talkshow, sosialisasi dan donasi buku. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, Direktur Keuangan dan Umum PT Pos Indonesia (Persero) Eddy Santosa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perpustakaan, dan para pegiat literasi.

“Program kirim buku gratis setiap tanggal 17 ini sebagai bentuk impelementasi BUMN Hadir Untuk Negeri yang dilakukan Pos Indonesia untuk mendukung gerakan pemerataan pendidikan melalui budaya literasi sampai ke pelosok nusantara”, ujar Kepala Regional V Jawa Barat.

Pengiriman buku bebas biaya bisa dilakukan di kantorpos (kecuali agenpos). Pengirim donasi buku merupakan pegiat literasi dan masyarakat umum yang akan menyumbangkan buku kepada pengelola Taman Bacaan masyarakat di seluruh Indonesia. Melalui program ini donatur dapat mengirim 1 buah paket buku seberat maksimal 10 kg secara gratis. Kebijakan pembebasan biaya pengiriman buku ke seluruh Indonesia ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai solusi dari keluhan para aktivis literasi atas tingginya biaya pengiriman terutama ke wilayah pelosok dan daerah terluar Indonesia.

Deputi Edwin Hidayat Abdullah dalam sambutannya pada gelaran acara soft launching tanggal 17 Juni 2017 di Kantorpos Jakarta Timur mengatakan, program pengiriman buku secara gratis ini sudah seharusnya menjadi tanggungjawab kita bersama. “Tidak hanya Pos, nanti saya akan minta BUMN-BUMN terkait untuk mendukung program ini,” katanya.

Program pengiriman gratis donasi buku ini lanjutnya murni kegiatan sosial yang kelihatan kecil tapi diharapkan berdampak luas di masyarakat.

“Pos Indonesia tidak bisa sendiri, tentu juga akan didukung oleh BUMN-BUMN terutama yang skala besar, agar lebih besar kapasitas dan berkesinambungan.” terang Edwin.

 

Daftar Alamat Taman Bacaan Masyarakat