POS INDONESIA LAUNCHING PROGRAM GEBYAR UNDIAN 1 MILYAR

Written by Admin PIOL on . Posted in Berita

NEWS RELEASE
Nomor : 24/PR/0413

Bandung, 30 Mei 2013 — Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Dr. I Ketut Mardjana secara resmi me-launching Program Gebyar Undian 1 Milyar. Kamis, 30 Mei 2013 di Hotel Hilton Program Gebyar Undian 1 Milyar Pos Indonesia berjalan pada periode 1 April 2013 sampai dengan 31 Maret 2014, memperebutkan total hadiah 1 Milyar rupiah. Gebyar Undian 1 Milyar akan dilakukan pengundian pada 1 April 2014 dengan dibagi menjadi 5 kategori hadiah, 100 Juta untuk 1 pemenang, 50 juta untuk 6 pemenang, 5 juta untuk 60 pemenang dan 1,5 juta untuk 200 pemenang.

 Program Gebyar Undian Hadiah 1 Milyar merupakan kedua kalinya dilakukan Pos Indonesia di tahun 2013, sebelumnya dilakukan pula launching Program Luber Hadiah 2 Milyar 2013 untuk mengapresiasi para pelanggan Weselpos Instan dan Pospay. Kini, program Gebyar Undian 1 Milyar bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pelanggan layanan Pos Kilat Khusus, Pos Express, dan Express Mail Service (EMS).

 “Para pelanggan Pos Kilat Khusus, Pos Express, dan Express Mail Service (EMS). diharapkan menyimpan setiap resi transaksi dari kedua layanan tersebut, karena pada pengundian nanti pemenang akan diminta menunjukan resi pengiriman untuk dicocokan”. Jelas Mardjana.

Peresmian Program gebyar Undian 1 Milyar dipadukan dengan kegiatan Indonesia Marketeers Festival yang untuk pertama kalinya juga Bandung menggelar Indonesia Marketeers Festival, sebuah ajang bertemunya para juara pemasaran dari perusahaan swasta, BUMN, dan sektor pemerintahan di Provinsi Jawa Barat. Indonesia Marketeers Festival 2013 ini dibuka bersama oleh Gubernur Jawa Barat, Bapak H. Ahmad Heryawan Lc, bersama Bapak Hermawan Kartajaya (Founder & CEO, MarkPlus,Inc.), Bapak I Ketut Mardjana (Direktur Utama, PT Pos Indonesia) dan dihadiri sedikitnya oleh 1000 pemasar, pengusaha, dan masyarakat umum.

Dengan tema “ON BECOMING LOCAL CHAMPION” The Indonesia Marketeers Festival 2013 menghadirkan pakar-pakar marketing yang akan mengupas evaluasi & strategi marketing bagaimana perusahaan International, perusahaan nasional dan perusahaan lokal yang ada di Jawa Barat, untuk menjadi The Local Champion Company.

Dengan semangat yang sama, dalam rangkaian roadshow ke 16 kota Indonesia, Marketeers Festival 2013 ini juga membawa case study PT Pos Indonesia sebagai juara nasional perusahaan BUMN dalam melakukan turn around.

Direktur Utama PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana adalah tokoh nasional yang berhasil mengubah PT Pos Indonesia dari postal company menjadi the real network company seperti sekarang. Diakui oleh Hermawan, “Boleh dibilang Pak Ketut berhasil menyelamatkan Pos Indonesia dari ambang “kehancuran.” Bahkan, hanya dalam hitungan setahun, Pak Ketut berhasil membawa Pos Indonesia menjadi perusahaan yang untung Rp 98 miliar pada tahun 2009—padahal tahun 2008 merugi hingga Rp 71 miliar.”

 Tentang PT Pos

Pos Indonesia Is The Network Company, Pos Indonesia mempunyai jaringan yang sangat luas yaitu lebih 3.800 Kantor Pos di Indonesia, dan 3.726 diantaranya telah Online. Sedangkan jumlah titik layanan (Point of Sales) nya mencapai 24.410 titik dalam bentuk Kantorpos sendiri, Agensi/agenpos, Pos Keliling Kota/Desa, Pos Sekolah, Postmall, dll. Dengan jaringan yang sangat luas ini, Kantorpos merupakan media yang sangat strategis untuk menjual dan atau mendistribusikan barang atau jasa. Kini, Pos Indonesia tengah menjalankan layanan e-commerce yaitu Plazapos.com. Plazapos.com adalah layanan ecommerce satu-satunya yang mengintegrasikan kekuatan collecting dan delivery dalam satu pengelola, yaitu PT Pos Indonesia (Persero). Dengan 3.726 kantor pos yang sudah online di seluruh Indonesia, kehadiran plazapos.com akan memudahkan masyarakat di daerah pelosok sekalipun untuk berbelanja karena tinggal datang ke Kantor Pos terdekat dan memesaan barang. Soal pembayaran, cukup dilakukan di Kantor Pos. Barang yang dipesan kemudian diantarkan ke rumah pemesan oleh kantor pos. Untuk pilihann barang, sudah bekerja sama dengan salah satu perusahaan di Singapura yang memiliki 2 juta produk, yang kemudian akan menggandeng perusahaan lokal.

 

Manajer Public Relations

A.  S O F I A N