POLTEKPOS Mendapat Hibah dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Bandung (info) Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) mendapat hibah aset dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi. Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima Aset ditandatangani di di Auditorium Politeknik Pos Indonesia Jl. Sari Asih No. 54 Bandung, Senin (12/03/2018).

Ditempat yang sama ditandatangani penyerahan aset kepada lima  Politeknik Swasta lainnya yakni  Politeknik Perdamaian Halmahera, Politeknik ATMI Surakarta, Politeknik LPP Yogyakarta, Politeknik Caltek Riau, dan Politeknik Mekatronika Sanata Dharma.

Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara  ditandatangi oleh Sekretaris Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Prof. Rina Indiastuti, Ph.D., dan enam Direktur Politeknik Swasta disaksikan oleh Dirjen Pembelajaran dan dan Kemahasiswaan  Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Intan Ahmad, Ph.D.
Politeknik Pos Indonesia sendiri dalam hal ini diwakili Direktur Poltekpos DR Agus Purnomo MT dan didampingi oleh Ketua Yayasan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) Harianto SE.MM.

Politeknik Pos Indonesia telah menerima  Rp 11 milyar hibah sejak tahun 2014 berupa Gedung Center of Technology, Laboratorium Komputer,  Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS), dan berbagai sertifikasi untuk para dosen.(guns/bd)

 





Indonesia dan Singapura Berbagi Keahlian dan Pengalaman Mengenai E-Commerce Logistics

Jakarta, 12 Maret 2018 – Pemerintah Indonesia melalui  Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Riset Teknologi dan Dikti bekerja sama dengan Temasek Foundation International Singapore, menyelenggarkan program Capacity Building dalam E-commerce Logistics di Indonesia, yang merupakan bagian dari implementasi road map E-commerce Indonesia. Sedangkan BUMN yang ditunjuk sebagai coordinator pelaksanaan program tersebut adalah PT Pos Indonesia (Persero).

Institusi dari Singapore yang akan bekerja sama dengan Pemerintah Republik Indonesia untuk berbagi best practices dan pengalaman di bidang  e-commerce logistics adalah Singapore Cooperation Enterprise (SCE) dan Republic Polytechnic Singapore (RP). Kolaborasi ini akan berfokus pada bidang administrasi publik dan pendidikan yang terkait dengan e-commerce logistics.

Pada hari ini Senin 12 Maret 2018, dua Memorandum of Understanding (MOU) ditandatangani di antara para pihak, mencakup dua program pengembangan kapasitas dalam e-commerce logistics yang didukung dana dari Temasek Foundation International

MOU pertama tentang Capacity Buiding on E-Commerce Logistics in Indonesia ditandatangani antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia dan Singapore Cooperation Enterprise. Mewakili kedua organisasi tersebut adalah Bapak Elen Setiadi, Deputi Bidang Koordinasi Perdagangan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Mr. Kong Wy Mun, Chief Executive Officer Singapore Cooperation Enterprise.

MOU kedua tentang Capacity Building for Technical Education in Supply Chain Management for E-Commerce ditandatangani antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dan Republic Polytechnic Singapore. Perwakilan dari organisasi tersebut adalah ibu Dr. Ir Paristiyanti Nurwardani, Direktur Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Indonesia, dan Mr Michael Koh, Wakil Kepala Republic Polytechnic.

Berbagi Pengalaman dan Keahlian dalam Kebijakan Publik
Pada Program kerjasama dengan Kemenko Perekonomian, Singapore Cooperation Enterprise akan menggabungkan keahlian yang relevan dari sektor publik dan swasta Singapura melalui serangkaian lokakarya yang disesuaikan dengan kebutuhan. Program ini bertujuan untuk membangun kemampuan peserta dari Indonesia yang berasal dari PT Pos Indonesia (Persero) dan BUMN lain yang bergerak di bidang logistik e-commerce, juga unsur pemerintahan terkait.Melalui program ini, para peserta akan dapat memperoleh pemahaman tentang bagaimana kebijakan, strategi, infrastruktur logistik, layanan dukungan dan industri yang relevan digabungkan untuk menciptakan ekosistem yang kondusif dan holistik untuk pengembangan e-commerce.

Dari pihak Kemenko Perekonomian,  menyampaikan “Kami  sangat berterimakasih kepada Temasek Foundation International Singapore atas kerjasama yang baik serta menyediakan pendanaan dan program untuk ikut membantu dalam hal peningkatan skill SDM di bidang E-Commerce Logistics” di Indonesia. Disampaikan juga bahwa sesuai dengan Roadmap E-commerce Indonesia,  Pemerintah perlu untuk merevitalisasi PT Pos Indonesia (Persero) sebagai backbone e-commerce logistics, karena dengan jaringannya yang luas tersebar di seluruh pelosok Indonesia dandukungan SDM nya yang tangguh merupakan potensi besar untuk mendukung e-commerce dan konektivitas logistik di Indonesia.Isu yang tak kalah penting lainnya adalah tantangan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pemerintah perlu membantu produk-produk yang dihasilkan UMKM memasuki pasar dunia melalui perdagangan online. Dalam hal ini, Pemerintah menugaskan PT Pos Indonesia (Persero), berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, yang secara kolektif bertindak sebagai agregator / konsolidator untuk produk UMKM, dan membantu produk mereka untuk masuk ke pasar luar negeri.

Kong Wy Mun, Chief Executive Officer Singapore Cooperation Enterprise, mengatakan: “Sebagai bagian dari upaya negara kita menuju ekonomi digital dan ASEAN yang terintegrasi, Singapura menyadari pentingnya konektivitas untuk mendukung pertumbuhan e-commerce yang merajalela di kawasan ini. Kami terus meningkatkan kebijakan dan infrastruktur kami untuk mempromosikan ekosistem e-commerce yang berkembang pesat dan kondusif. Kami senang dapat berbagi pengalaman ini dan berharap bahwa kerja sama ini akan memberi para peserta wawasan berharga dalam mengembangkan kerangka strategi tingkat tinggi mengenai logistik e-commerce untuk melengkapi usaha Indonesia di bidang ini.”

Sementara itu,  Gilarsi Wahju Setijono, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) mengatakan “Relevansi Pos Indonesia dan pemain lain di industri logistik bergantung pada apakah mampu mengatasi perubahan dan “disruption” di dalam industri. Kerjasama ini merupakan salah satu upaya penting untuk memainkan peran yang kuat dan memberikan pelayanan terbaik dalam logistik e-commerce. Melalui kerja sama ini, sumber daya manusia Pos Indonesia dapat mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berharga”.

Membangun Kemampuan dalam Pendidikan Teknis untuk Logistik E-commerce
Program kedua disampaikan oleh Republic Polytechnic dalam kemitraan dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, akan berfokus pada peningkatan penyampaian pendidikan teknis dalam manajemen rantai pasok untuk e-commerce di politeknik Indonesia. Program ini akan memberi manfaat kepadape serta antara lain dalam hal Pedagogi Problem Problem Based Learning (PBL) dari Republic Polytechnic. Pendekatan yang berpusat pada peserta dengan fokus industri yang kuat akan dibagikan kepada para peserta untuk meningkatkan pelaksanaan kurikulum logistik dan mata kuliah manajemen rantai pasok. Komponen pelatihan lainnya meliputi pengembangan pedagogi dan kurikulum, berpikir LEAN untuk manajemen rantai pasok, analisis rantai pasok, dan teknologi disruptif dalam e-commerce.

Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, mengatakan, “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Temasek Foundation International dan RP untuk bekerja sama dengan kami dan pemangku kepentingan terkait Indonesia lainnya dalam kolaborasi ini. Lokakarya pelatihan Training-of-Trainer dan cascading, serta pembagian keahlian dalam manajemen rantai pasokan dan e-commerce akan menghasilkan hasil belajar yang positif dan mendukung pengembangan sumber daya manusia pada politeknik yang berpartisipasi di Indonesia “.

Wakil Kepala Republic Polytechnic, Michael Koh mengatakan, “Selama lebih dari 15 tahun, RP telah memberi siswa pengalaman belajar yang holistik dan mendidiknya menjadi profesional yang siap bagi industri. Melalui penyampaian pedagogi Pembelajaran Berbasis Masalah, ditambah dengan kemampuan institusi kami di bidang manajemen rantai pasok, kami berharap dapat memberi peserta alat dan konten penyampaian kurikulum yang efektif yang memungkinkan mereka merespons dinamika perubahan industri.

Benediktus Cheong, Chief Executive, Temasek Foundation International, mengatakan, “Institusi publik dan pendidikan yang kuat merupakan pendorong utama pembangunan ekonomi dan sosial sebuah komunitas. Inilah sebabnya mengapa Temasek Foundation International mendukung program administrasi publik dan juga program pendidikan. Ini adalah pertama kalinya Foundation mendukung dua program pertukaran pembelajaran yang saling melengkapi dari berbagai area fokus berdasarkan tema logistik e-commerce secara keseluruhan. Kami senang bisa menjadi mitra Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, Indonesia dalam kedua program ini. Melalui program ini, kami berharap akan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat, dengan wawasan baru dan gagasan yang dihasilkan dan jaringan kerjasama diperkuat “.

 

 





Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Dilan 1990

Bandung, 6 Maret 2018 – Fenomena Dilan kini sedang melanda masyarakat di Indonesia, tak hanya di kalangan para milenial bahkan para dewasa mudapun ikut mewarnai kehebohan film yang di sutradarai oleh fajar bustomi bersama sang kreator tokoh Dilan yang oleh para fansnya dipanggil dengan nama “Ayah” Pidi Baiq. Film ini dibuat berdasarkan novel yang juga karya sang sutradara Pidi Baiq.

Untuk mengabadikan moment yang fenomenal ini, Selasa 6 Maret 2018 di Lobby Graha Pos Indonesia Jl Banda no 30 Bandung, PT Pos Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Pidi Baiq dengan bangga mempersembahkan penerbitan prangko seri “Dilan 1990”. Prangko seri Dilan 1990 ini diluncurkan langsung oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono, “Ayah” Pidi Baiq, para pemain film Dilan 1990, penyanyi OST Dilan,  Ajeng dan The Panasdalam.

Prangko ini terdiri dari empat desain, yang merupakan sekuensial perjalanan kisah cinta Dilan dan Milea. Prangko ini dikemas dalam lembaran minisheet yang menarik, pada bag tengah terdapat “gutter pair” yang menampilkan sosok Milea. Prangko ini rencananya akan dicetak sebanyak 100.000 lembar dan akan tersedia di Kantorpos mulai tanggal 6 maret 2018. Satu lembar prangko dijual dengan harga Rp 25.000,-. Selain prangko, juga diluncurkan kartupos dengan desain yang sama.  Kartupos ini diperuntukan bagi para fans yang akan berkirim kartupos dan menyampaikan kabarnya kepada Dilan dan Milea secara langsung. Silakan kartupos tersebut di alamatkan kepada :

P.O BOX DILAN
Bandung 40000

dan

P.O BOX MILEA
Bandung 40000

Dalam dunia filateli (hobi yang mempelajari tentang prangko dan benda pos) nama Pidi Baiq bukanlah nama yang baru dikenal. Sejak tahun 1995, si “Ayah” sebagai seorang desainer grafis memulai karirnya dengan mendesain prangko seri “cerita rakyat”. Prangko ini pun saat itu menjadi buah bibir di kalangan filatelis serta banyak diburu para kolektor ketika itu. Pidi Baiq mendobrak trend gaya desain prangko dimasa itu sehingga membuat kali pertama pemerintah RI menerbitkan prangko dengan gaya komik. Hingga saat ini sudah lebih dari 15 judul prangko karya “Ayah” Pidi Baiq.

Prangko Seri Dilan 1990

AR Prangko Dilan





Pos Indonesia Meraih Penghargaan Brand Pilihan Netizen 2018

Pos Indonesia meraih penghargaan sebagai salah satu pilihan konsumen pada ajang brand Pilihan Netizen Tahun 2018 dalam kategori  “Logistics & Courier Services”. Penghargaan diterima oleh Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Barkah Hadimoeljono di Balai Kartini Jakarta (23/2).

Persaingan bisnis melalui media sosial saat ini sangatlah ketat. Hal ini dapat dilihat dari jumlah media sosial yang semakin banyak berjalan seimbang dengan jumlah pengguna media sosial yang semakin banyak pula. Perkembangan ini dapat dilihat dari munculnya media sosial dalam kurun waktu yang relatif pendek.

“Melihat perkembangan media sosial yang begitu pesat, Pos Indonesia melihat hal ini sebagai peluang untuk memperlihatkan produk dan promosi produk Pos Indonesia ke masyarakat. Sehingga Pos Indonesia harus memiliki strategi pemasaran yang lebih baik dan unggul dalam menarik perhatian para pengguna media sosial tersebut” ujar Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Barkah Hadimoeljono di sela-sela penyerahan penghargaan.

Pos Indonesia lanjutnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh netizen yang telah memilih Pos Indonesia menjadi brand pilihan selama tahun 2017, Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi Pos Indonesia agar selalu dapat memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

 





Inovasi Layanan Ekspedisi di Era E-Commerce Lion Parcel Bersinergi Dengan Pos Indonesia

Menawarkan kemudahan pengantaran kiriman paket dan dokumen khusus wilayah tertentu, lebih dari 118 kota/ kabupaten di Indonesia yang tidak terdapat outlet Lion Parcel melalui sebaran Pos Indonesia.

Melalui kerjasama ini diharapkan terciptanya sinergi antara PT Pos Indonesia (Persero) dan Lion Parcel untuk tumbuh besar bersama sejalan meningkatkan belanja online khususnya pengiriman produk UKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

 

JAKARTA – Rabu, 21 Februari 2018. Lion Parcel sebagai perusahaan penyedia jasa pengiriman paket dan dokumen yang tergabung dalam Lion Group hari ini melakukan penandatanganan kerjasama dengan Pos Indonesia.  Kesepakatan ini dilakukan Farian Kirana, Direktur Utama Lion Parcel dan Agus F. Handoyo, Direktur Jasa Kurir PT Pos Indonesia (Persero), bertempat di kantor pusat Lion Parcel, Jalan Agave Raya No. 55, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kerjasama ini sebagai bagian langkah strategis bisnis dengan mendasarkan sharing economy atau collaborative consumption, merupakan kolaborasi bisnis baru yang dengan konsep berbagi sumber daya (shared resources) sesuai kemampuan masing-masing perseroan.

Lion Parcel akan mendapatkan jaringan pengiriman Pos Indonesia, dimana outlet Lion Parcel tidak ada. Tahap awal ini, Lion Parcel memanfaatkan lebih dari 118 daerah yang belum terlayani saat ini. Dengan demikian, Lion Parcel dapat melakukan pengiriman yang diteruskan (Penerusan Kiriman) oleh Pos Indonesia dari kantor tujuan awal ke kantor penerusan kiriman. Layanan yang digunakan untuk pengiriman menggunakan layanan Pos Kilat Khusus.

Pos Indonesia berpengalaman 272 tahun dengan jangkauan layanan hingga setingkat kelurahan akan memperoleh alokasi ruang kargo dan tarif angkutan udara dengan menggunakan layanan udara niaga berjadwal Lion Air Group yang melayani penerbangan dari Sabang hingga Merauke, dari Talaud sampai ke Pulau Rote. Di Indonesia dan regional, rute Lion Air dan Batik Air terkoneksi dengan Wings Air yang menjangkau daerah pelosok (kotamadya/ kabupaten). Untuk rute internasional, diperkuat oleh Malindo Air berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia dan Thai Lion Air di Bangkok, Thailand.

Dari sinergi yang terjalin, menyediakan layanan yang membuat pelanggan mendapatkan akses lebih mudah dalam melakukan transaksi pengiriman paket / dokumen.

Kemitraan ini juga bertujuan untuk turut serta melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, terutama memperlancar arus barang di bidang pelayanan jasa pos bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Farian Kirana, Direktur Utama Lion Parcel mengatakan, “Kami sangat bangga dapat menjalin kemitraan bisnis dengan Pos Indonesia, terutama menjawab tantangan serta peluang pasar dan tuntutan pelanggan yang semakin dinamis. Kerjasama ini sekaligus menyediakan kemudahan bagi pertumbuhan perdagangan online (e-commerce) yang pesat dengan era digitalisasi, sehingga memberikan dampak positif yaitu pelanggan semakin dimudahkan dalam melakukan pengiriman paket ataupun dokumen. Selain itu, menjadikan bisnis jasa pengiriman berkembang pesat di tanah air.”

Pos Indonesia dan Lion Parcel bersama Lion Group mampu memberikan solusi inovatif dalam memperlancar distribusi barang dari atau ke seluruh wilayah Indonesia hingga merambah kawasan regional. Hal ini diharapkan mampu menggerakkan perekenomian nasional, di era saat ini  pasar didominasi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), industri kreatif dan perorangan yang membutuhkan jasa pengantaran efektif, cepat dan tepat.

Lebih lanjut menurut Farian, “Dengan pemanfaatan konsep berbagi sumber daya dan kemampuan ini, dipadu peningkatan teknologi digital di sektor pos, ekspres dan logistik, harapan besar mampu dengan mudah dan murah dalam menjangkau potensial pasar lebih luas serta mendekatkan kepada pelanggan di Indonesia.”

Agus F. Handoyo, Direktur Jasa Kurir PT Pos Indonesia (Persero) menyatakan, “Kami sangat senang dan berterima kasih dapat mewujudkan sinergi bersama salah satu perusahaan swasta seperti Lion Group ini, untuk memanfaatkan potensi masing-masing perusahaan. Pos Indonesia akan tetap memberikan kuantitas dan kualitas yang lebih baik, dengan jaringan Lion Grup yang tersebar di Indonesia.”

“Lion Group memiliki kemampuan yang mampu terbang ke daerah terpencil dan Pos menjangkau sampai tingkat desa. Sharing economy ini, bisa memberikan pelanggan dalam pengiriman paket lebih ekonomis dan menjangkau semuanya,” pungkas Agus.

 

 





Tingkatkan Weselpos Luar Negeri Pos Indonesia gandeng Transfast

Bandung, 20 Februari 2018 – Tingkatkan layanan Weselpos Instan Luar Negeri PT Pos Indonesia (Persero) jalin kerja sama  dengan Transfast Remittance, LLC. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Ihwan Sutardiyanta dan Direktur IMEAA Transfast Remittance,LLC Samir Vidhate disaksikan oleh Kepala Divisi Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinisi Jawa Barat Mikael Budi Satrio di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero) Graha Pos Indonesia Jl Banda No 30 Bandung.

Pos Indonesia berharap dengan terjalinnya kerja sama ini Kantorpos dapat menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan pengiriman uang dari dan ke luar negeri.

 

 





Kioson-Pos Indonesia Luncurkan Kios-Pos

Kini Kios Usaha Mikro Bisa Berperan sebagai Agen Pos

  • Pengusaha mikro pemilik kios (mitra Kioson) bisa menambah penghasilan dengan menyediakan layanan layaknya agen pos.
  • Mitra Kioson akan masuk dalam sistem logistik PT Pos Indonesia (Persero) sehingga memudahkan konsumen e-commerce di daerah lapis kedua.
  • Mitra kios juga bisa memanfaatkan kantor pos sebagai akses penambahan top-up center, sehingga lebih mudah berbisnis.

Jakarta, 13 Februari 2018 – Pemilik kios-kios mikro yang ada di berbagai lokasi, termasuk daerah-daerah kecil di Indonesia, kini memiliki peluang untuk menambah penghasilannya. PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (Kioson) hari ini mengumumkan kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan Kios-Pos, program kemitraan yang memungkinkan mitra Kioson untuk menyediakan layanan layaknya agen pos. Layanan tersebut antara lain jasa kurir (pengiriman barang) dan pembayaran (payment).

“Selama ini, logistik masih menjadi permasalahan di berbagai kota di Indonesia. Diantaranya adalah kurangnya jangkauan yang luas dari penyelenggara bisnis jasa kurir. Melalui mitra Kioson yang lokasinya terdaftar dan bekerja sama dengan Pos Indonesia, masyarakat akan lebih mudah mengirim dan mengambil barang tanpa khawatir salah alamat. Sehingga ini akan dapat memudahkan proses pengiriman. Bagi mitra Kioson, hal ini merupakan peluang bisnis tambahan bagi kiosnya,” ujar Jasin Halim, Direktur Utama Kioson. “Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam menjembatani underserved market dengan dunia digital, sehingga kita bisa mendorong kepercayaan masyarakat terhadap dunia digital,” tambahnya.

Charles Sitorus Direktur Teknologi dan Informasi PT Pos Indonesia (Persero) menyambut baik kerjasama dengan Kioson dalam memberdayakan mitra pelaku usaha mikro lewat berbagai layanan terpadu bersama Pos Indonesia. “Pos Indonesia mengemban misi untuk menjadi tulang punggung utama bisnis e-commerce di Indonesia sesuai dengan Paket Kebijakan Jilid 14 tentang E-commerce oleh pemerintah. Karenanya, penting bagi kami untuk secara selektif memilih mitra yang terpercaya, mempunyai potensi bisnis jangka panjang dan tentunya memberi manfaat bagi masyarakat. Karenanya, kami senang bisa bekerja sama dengan Kioson yang telah memiiki 30.000 mitra di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Melalui kerjasama ini, baik konsumen dan pedagang e-commerce juga akan diuntungkan karena kemudahan mengakses barang kebutuhan. “Nantinya, para mitra Kioson akan menjadi bagian dari sistem logistik Pos Indonesia terutama bagi pelanggan e-commerce. Hal ini akan membuat pelanggan e-commerce dari kota lapis kedua menjadi lebih mudah dalam membeli barang,” ujarnya.

Sebagai salah satu bagian edukasi, kerja sama ini juga disusun dengan tujuan membangun rasa percaya dan menarik minat masyarakat lapis kedua terhadap layanan e-commerce, Kioson mengunakan dua pendekatan strategis. Pertama, memperluas ruang usaha mitra kios melalui Kios-Pos untuk membantu meningkatkan pendapatan. Kedua, memperkuat infrastruktur logistik lewat kerjasama dengan asset network milik  Pos Indonesia.

“Kami meyakini dengan mengedepankan inisiatif untuk memberikan daya ungkit ke usaha mitra kios Kioson, maka secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi end-user (pelanggan kios). Kios-Pos memungkinkan masyarakat sekitar bisa mengakses layanan e-commerce dan logistik langsung di kios-kios terdekat di lingkungan rumah mereka. Kombinasi dua inisiatif ini diharapkan bisa memupuk rasa percaya masyarakat akan layanan digital dan e-commerce. Dalam jangka panjang, kami berharap bisa ikut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Jasin.

Selain memanfaatkan diri sebagai pusat layanan kantor pos dan pusat pengambilan-pengantaran barang e-commerce, para mitra Kioson juga bisa memanfaatkan kantor pos untuk top-up penjualan pulsa. “Selama ini, salah satu yang menghambat bisnis pengusaha kios dalam berjualan pulsa adalah pasokan. Dengan adanya kerja sama ini, bila pedagang kios sudah kehabisan pulsa untuk dijual, mereka bisa langsung mendatangi kantor pos terdekat untuk melakukan top up. Tidak perlu menunggu ada orang yang datang ke kios mereka,” kata Jasin Halim.
Per Desember 2017 Kioson telah memiliki lebih dari 30.000 mitra yang sebagian besar tersebar di provinsi Jawa dan Sumatera.

Tentang Kioson:
PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (Kioson) merupakan perusahaan Online to Offline (O2O) yang mengintegrasikan Online Merchants dan Offline Customer melalui jaringan kemitraan. Hingga April 2017, Kioson telah melibatkan lebih dari 19.000 mitra pemilik usaha mikro, kecil dan menengah serta melayani lebih dari 2 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jaringan terbesar di kota lapis kedua. Fitur dan layanan Kioson antara lain loket pembayaran (telepon, listrik, TV kabel, PDAM asuransi, e-commerce, dll), penjualan pulsa, paket data, penjualan produk e-commerce, penjualan produk asuransi dan jasa layanan keuangan. Kioson juga berkolaborasi dengan perusahaan terkemuka di bidang telekomunikasi, perbankan, keuangan, asuransi dan e-commerce sebagai channel penjualan langsung.

 

 





Peringati Hari Pers Nasional Pos Indonesia Akan Berikan Pelatihan Kewirausahaan

Padang, 8 Februari 2018 – Saat ini e-commerce menjadi primadona dalam  dunia bisnis. “Seiring makin menjamurnya bisnis online maka terdapat prospek/peluang bisnis pengiriman produk dari produsen/supplier kepada pemesan”, ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono.

Pos Indonesia merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang selalu mengikuti perubahan yang dinamis dalam dunia bisnis dan kini sudah menerapkan beragam inovasi dalam memperkuat jasa pelayanannya di seluruh Indonesia.  Pos Indonesia juga membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin menjalankan wirausaha di bidang jasa pengiriman.  Agenpos adalah sistem keagenan antara Pos Indonesia dengan perorangan atau badan usaha.  Agenpos dimaksudkan juga sebagai bentuk pemberdayaan sektor ekonomi mikro melalui pengembangan pola-pola kemitraan dalam bisnis.

Pos Indonesia berharap agar para jurnalis dapat menangkap peluang  bisnis baru tersebut. Sesuai program BUMN Hadir Untuk Negeri,  dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional, Pos Indonesia akan melakukan kegiatan vokasi/pelatihan kewirausahaan Agenpos kepada para jurnalis. Bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pos Indonesia  akan melakukan pelatihan kepada 100 wartawan yang akan dilakukan pada April sampai Juni 2018 di 4 kota yaitu Bandung, Surabaya, Bali dan Batam.

Melalui pelatihan ini   diharapkan dapat memberikan akses maupun tambahan informasi dan pengetahuan bagi jurnalis untuk dapat mengaktualisasikan diri termasuk di bidang  wirausaha khususnya menjadi Agenpos.

 

 





Kerjasama Strategis : BLIBLI.COM Gandeng Pos Indonesia Untuk Bersama Jangkau Pasar Lebih Luas

Jakarta, 1 Februari 2018 – Blibli.com mengambil momentum awal tahun untuk meresmikan kerjasama dengan Pos Indonesia dalam menghadirkan kiosk Blibli InStore di seluruh Kantorpos se-Jabodetabek dan Jawa Barat, termasuk kerjasama dalam pengadaan fasilitas pembayaran menggunakan Pospay dan pengiriman barang menggunakan Pos Kilat Khusus hingga retur barang secara gratis melalui Kantorpos bagi yang melakukan transaksi di kiosk Blibli InStore. Kerjasama ini disepakati sebagai strategi dalam memperluas jangkauan pasar Blibli.com sekaligus membawa pelanggan Pos Indonesia Go Digital.

Kusumo Martanto selaku CEO Blibli.com mengungkapkan bahwa kerjasama diwujudkan karena, “Kami melihat kekuatan jaringan yang dimiliki Pos Indonesia hingga ke wilayah tier 2 dan tier 3 seluruh Indonesia merupakan prospek besar untuk dapat memperluas jangkauan pasar Blibli.com, dan sekaligus membantu masyarakat untuk mendapatkan produk-produk yang diinginkan yang selama ini mungkin sulit untuk didapat di sekitar wilayah tinggal mereka.”

Kerjasama ini juga dalam rangka upaya mendukung rencana pemerintah membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2020 mendatang. “Sebagai e-commerce asli Indonesia tentunya kami ingin melakukan sesuatu yang dapat berkontribusi untuk kemajuan ekonomi negara,” pungkas Kusumo.

Gilarsi W. Setijono selaku Direktur Utama Pos Indonesia menyatakan bahwa, “Kerjasama ini merupakan sebuah terobosan baru yang sarat akan manfaat yaitu kesempatan memperkenalkan belanja secara digital kepada pelanggan yang selama ini belum terpapar dengan baik dalam hal teknologi dan penggunaan aplikasi belanja online. Kehadiran e-commerce di Kantorpos juga diharapkan dapat menambah segmen pelanggan baru bagi kami.”

Untuk tahap awal, penempatan kiosk Blibli InStore telah dilakukan di wilayah seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, Bandung, Pandeglang, Rangkasbitung, Serang, Cilegon dan sekitarnya. Sekarang total titik penempatan kiosk telah ada di 32 Kantorpos dan kedepannya kerjasama akan terus dikembangkan ke titik-titik lain.

“Wilayah yang disasar untuk penempatan kiosk Blibli InStore mempertimbangkan potensi pelanggan dan juga kesiapan infrastruktur wilayah tersebut. Harapan kami kerjasama ini bisa segera diperluas ke wilayah lain di Indonesia,” tandas Kusumo.

Pelanggan Blibli InStore

Fokus penempatan kiosk Blibli InStore kedepannya akan tetap difokuskan penempatannya di Kantorpos-Kantorpos wilayah tier 2 dan tier 3 dengan target pengguna adalah pelanggan setia Kantorpos, karyawan Pos Indonesia dan juga penduduk sekitar Kantorpos.

Tantangannya tentu akan perlu melakukan komunikasi secara luas ke wilayah sekitar Kantorpos dan edukasi terhadap pelanggan baru untuk dapat memanfaatkan kiosk Blibli InStore. Oleh karena itu, Blibli.com dan Pos Indonesia mensosialisasikan produk ini melalui media komunikasi yang kami miliki seperti banner, flyer, brosur, layanan TV di Kantorpos-kantorpos dan lainnya.

Kehadiran promo-promo juga akan dijumpai di kiosk Blibli InStore yang dinamakan dengan PROMO SERBA ADA – Serbu Belanja Asik, Apapun Ada, yaitu diskon 10% hingga 20% setiap harinya untuk produk-produk ibu & anak, peralatan rumah tangga, kuliner, fesyen, kesehatan & kecantikan, elektronik, kamera, handphone, komputer, otomotif, kebutuhan olahraga, mainan, video game, sampai produk tiket konser dan voucher tempat wisata. Diskon 10% juga diberikan khusus karyawan Pos Indonesia, sehingga berbelanja melalui kiosk Blibli Instore akan semakin menguntungkan.

Kedepannya diharapkan untuk masyarakat yang sudah terbiasa untuk datang ke Kantorpos di kesehariannya, juga dapat memanfaatkan kiosk Blibli InStore ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. (*)

Tentang Blibli InStore
Blibli InStore adalah inovasi terbaru dari Blibli.com, yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan menyediakan fasilitas bagi para konsumen offline untuk belanja online. Para konsumen serta karyawan Pos Indonesia dapat menggunakan kiosk yang tersedia di Kantorpos-Kantorpos untuk belanja online dengan produk yang sangat beragam. Konsumen juga dapat menikmati layanan dari jasa pengiriman terbesar di Indonesia yakni Pos Indonesia. Sistem pembayaran mudah melalui fasilitas Pospay dan bisa dibayarkan melalui loket pembayaran di Kantorpos. Dengan inovasi ini, sekarang siapapun dan dimanapun bisa lebih mudah menikmati pengalaman belanja online.

Tentang Blibli.com
Blibli.com adalah perusahaan e-Commerce pertama di Indonesia, dan menjalankan bisnisnya dengan model bisnis B2B2C (Business to Business to Customer). Berdiri sejak tahun 2011, saat ini Blibli.com telah menjadi e-Commerce yang paling populer dan terbesar di Indonesia. Blibli.com adalah mall online dengan variasi produk yang cukup besar, yaitu 2,5 juta produk yang terbagi menjadi 16 kategori seperti convenience product, lifestyle, hobi, kesehatan dan lainnya. Serta memiliki 30.000 brand lokal dan internasional, dan juga telah bekerjasama dengan 25.000 merchant.

Blibli.com bernaung di bawah perusahaan GDP Venture, yaitu perusahaan yang berfokus pada komunitas digital, media, niaga, dan perusahaan yang memberikan solusi untuk sektor internet consumer di Indonesia. GDP Venture sendiri adalah bagian dari Djarum Group, salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia.

Blibli.com tidak hanya menjual produk tapi juga membangun sebuah ekosistem dalam industri e-Commerce Indonesia. Blibli.com tidak hanya bekerjasama dengan pihak ketiga, tapi telah memiliki sistem logistik sendiri (Blibli Express Service). Blibli.com memiliki 5 Warehouse dan 14 Hubs yang didesain dengan sistem teknologi tinggi dan berlokasi di kota-kota besar di Indonesia.

Dengan pimpinan perusahaan yang terkemuka, teknologi tinggi, dan sumber daya manusia yang berkualitas, Blibli.com memiliki tujuan untuk selalu memberikan pengalaman belanja terbaik demi mencapai tingkat kepuasan konsumen yang diharapkan, serta menjadi perusahaan e-Commerce nomor satu di Indonesia.

 





Kick Off Pengenalan Aplikasi D-order di Kantorpos

Bertempat di Kantorpos Jakarta Pusat, Selasa (30/01/2018) dilakukan “Kick Off” Pembangunan Prototype Sistem Digital Logistik Untuk Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik dan pengenalan Aplikasi “D-Order” yang merupakan salah satu channel dalam layanan demand generation Depo Logistik Nasional (DELON)

Pos Indonesia dan Telkom Indonesia bekerjasama membangun DELON. DELON adalah jaringan terintegrasi node-link logistic, rural – urban yang diintegrasikan oleh State of Art ICT sehingga sangat cocok pada era E-Commerce untuk berbagai barang (Goods) dari berbagai pemilik produk untuk berbagai model online outlet di Indonesia.

Dalam kesempatan ini hadir dari pihak Pos Indonesia yaitu : Direktur Integrasi Logistik Barkah Hadimoelyono dan Kepala Regional 4 Jakarta Pupung Purnama. Sedangkan dari Pihak Multimedia Nusantara (SBU Telkom Indonesia) diwakili oleh Managing Director Metra Logistik Natal Iman Ginting. Acara dihadiri pula mitra kerja yaitu Direktur Tehnik Umum dan Pengembangan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia Bagja Ardi Mustawan, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Pangan Ahmad Sowi, dan Pimpinan Pempek Beringin Palembang. Acara dibuka oleh Ka. Proyek E-Commerce Logistik Yanto P. Hutajulu.

Depo Logistik Nasional (DELON) hadir dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Presiden No. 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map E-Commerce).

Delon hadir dengan 4 layanan yaitu:

  1. Demand Generation yaitu membantu meningkatkan penjualan bagi pemilik produk dengan beberapa channel Demand Generation yang dimiliki DELON diantaranya adalah Market Place (Blanja.com, Lazada dll), Aplikasi D-Order dan Media Sosial (facebook, twitter, instagram, dll) serta Social Messenger (Whatapps, Telegram, BBM, dll).
  2. Fullfillment
    Layanan labelling dan packaging.
  3. Stock Poin
    Stocking dan expired management bagi product owner yang menggunakan layanan Fulfillment DELON.
  4. National Delivery (Last Mile Delivery) yaitu layanan pengiriman dan pengantaran serta pengambilan barang serta return management.

Pada kesempatan yang sama diluncurkan juga Aplikasi D-Order (Digital Order) merupakan salah satu channel dari layanan Demand Generation Depo Logistik Nasional yang sudah terintegrasi hingga layanan last mile delivery-nya dapat lebih memangkas proses pemesanan hingga proses pengantaran dengan waktu singkat.

Aplikasi D-Order saat ini dikenalkan di Jakarta dan secara bertahap akan dikenalkan di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini juga dikenalkan berbagai macam produk dari masing-masing pihak. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia yang memperkenalkan Beras SIP, PT Pupuk Indonesia Pangan memperkenalkan Kopi Covare, dan tidak lupa Pempek Palembang produksi Beringin.