Pelatihan Creative Writing ke-28 Singgahi Semarang, Ajak Remaja Giat Menulis

Sebagai bagian dari upaya peningkatan budaya literasi di kalangan remaja, Pos Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Creative Writing pada 29-31 Agustus lalu. Kota Semarang mendapat giliran untuk dikunjungi kegiatan Pelatihan Creative Writing ke-28 ini. Peserta terdiri dari 84 siswa perwakilan SMA se-Kota Semarang ditambah 22 orang guru pendamping, dengan SMAN 2 Semarang sebagai tuan rumah.

Di awal acara Habiburrahman El Shirazy selaku Keynote Speaker menuturkan kegemaran menulis memiliki banyak sekali manfaat. “Salah satunya yang saya alami sendiri yaitu lompatan strata sosial.”  Pengalaman pribadi penulis buku bestseller yang akrab disapa Kang Abik tersebut dirinya mendapat perlakuan khusus. “Saya jadi bisa duduk berdampingan dengan presiden atau orang penting lainnya berkat jadi penulis. Kalau tidak jadi penulis belum tentu bisa.” Bonusnya jika menulis buku dan bestseller bisa dijadikan passive income.

Menurut Kang Abik dibutuhkan beberapa modal untuk jadi penulis, antara lain niat yang kuat. “Sering-sering saja ikut lomba menulis. Dengan ikutan lomba kita jadi belajar menyelesaikan karya.” Selain niat menulis membutuhkan keberanian. “Banyak saya temui orang menulis tapi malu tulisannya dibaca orang lain. Padahal kita nggak perlu malu, dengan dibaca orang lain secara tidak langsung kita berani bertanggungjawab atas apa yang kita tulis. Kemudian seorang penulis wajib menyediakan waktu untuk membaca dan menulis. Jangan harap bisa pintar menulis kalau kita malas menyisihkan waktu untuk mengasah kemampuan,” pungkasnya.

Dalam Pelatihan Creative Writing peserta belajar mengenai cara penulisan cerpen,  artikel, skenario, puisi dan tentang filateli. Tidak hanya itu peserta juga berkunjung ke Kantorpos Semarang, praktek menulis kartupos juga mendapat kesempatan membubuhkan cap pos. “Semoga ilmu yang didapatkan dari Pelatihan Creative Writing ini tidak berhenti hanya pada peserta pelatihan saja, tetapi bisa ditularkan pada teman-temannya yang lain,” harap VP Komunikasi Korporat, Genta Sidharta. (dee/medkom)