Pos Indonesia Deklarasikan “Bangga Menyeduh Kopi Papua”

Jayapura, 21 November 2017 –  Dalam rangka Gerakan Papua Bekerja dan Unggul yang merupakan semangat untuk mendorong penciptaan lapangan usaha bagi Sumber Daya Manusia putra putri daerah Papua dan Papua Barat,  Pos Indonesia melakukan deklarasi #BanggaMenyeduhKOPIPAPUA di seluruh Kantorpos di Papua. Naskah deklarasi ditandatangani oleh Kepala Regional 11 Papua dan Papua Barat Ronald Rinding Padang disaksikan  oleh Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Barkah Hadimoeljono dan VP Penjualan Bisnis Logistik PT Pos Indonesia (Persero) James M. Purba  di Puncak Jaya Papua.

Pos Indonesia hadir di bumi Cenderawasih sejak zaman Belanda.  Kantorpos pertama berdiri di Jayapura (dahulu:Hollandia) pada tahun 1910. Saat ini jumlah Kantorpos di seluruh Papua terdapat sebanyak 94 unit, dengan jumlah karyawan sebanyak 352 orang. Sebagai wujud implementasi Perda Provinsi Papua Nomor 3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, 30% atau sebanyak 117 karyawan Pos Indonesia di Regional 11 Papua dan Papua Barat adalah putra / putri daerah Papua.

Pos Indonesia juga telah beberapa kali menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) di Papua diantaranya pada Pengadaan Truk Tinja Pemerintah Provinsi Papua pada tahun 2016 dan kegiatan Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis di Distrik Skofro Jayapura  pada tahun 2017.

Pada program Gerakan Literasi Nasional, hingga Bulan Oktober 2017 Pos Indonesia telah menyalurkan sebanyak 9,4 Ton buku ke 24 destinasi di Papua. Buku tersebut berasal dari donatur dari seluruh Indonesia yang dititipkan melalui Pos Indonesia melalui Program Kiriman Buku Gratis Biaya Pengiriman pada setiap tanggal 17.

Di Kantorpos Mulia, Puncak Jaya,  yang berdiri sejak 25 tahun lalu, terdapat  RKB (Rumah Kreatif BUMN) yang merupakan kerjasama dengan PT Telkom di mana masyarakat Mulia dapat posting produk lokal dan menjualnya di marketplace.

http://bumn.go.id/berita/1-Siaran-Pers-Program-Penyetaraan-Harga