Pos Indonesia Inisiasi BUMN dan Lembaga lain untuk Bersinergi Membangun Negeri

Bandung, 12 Februari 2016 – PT Pos Indonesia  (Persero) menjadi pemrakarsa atas sinergitas sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bentuk sinergitas adalah kerjasama saling memanfaatkan kelebihan masing-masing BUMN sebagai upaya peningkatan kinerja dan pendapatan negara.

Sinergitas terbaru adalah ditandatanganinya kesepahaman (MoU) antara PT Pos dengan sejumlah BUMN lain untuk saling bekerjasama meningkatkan kinerja perusahaan. Bukan itu saja, Pos Indonesia juga menggandeng lembaga pemerintah untuk menjadi mitra strategis dalam sinergi antar BUMN.

MoU ini ditandatangani oleh pimpinan tertinggi masing-masing BUMN yakni Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) M. Arief Wibowo, Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tikno Sutisna, Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Abraham Mose, Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) Agus Andiyani dan Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Ira Puspadewi serta Direktur Utama PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) Yonatan Dollo Sanda di Aula Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (11/2).

Pos Indonesia juga mendantangani MoU dengan Bank BJB  dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditandatangani Direktur Komersil Suartini dan Kepala BPS di Graha Pos Indonesia Bandung, Jumat (12/2). 

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono mengatakan tujuan dari kesepahaman yang dilakukan antara PT Pos dengan BUMN lain dan lembaga pemerintah tersebut adalah untuk membangun sinergi dan kerjasama sehingga mampu memberikan layanan terbaik kepada stakeholder.

“Prinsip kerjasama ini tentunya harus saling meningkatkan manfaat perusahaan sehingga akan tercipta kerjasama yang saling menguntungkan, sejalan dengan semangat sinergi BUMN untuk membangun negeri,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Jumat (12/2/2016).

Teknis kerjasama, lanjut Gilarsi, akan dibicarakan lebih detail dengan pelaksana tugas dilapangan. Namun demikian, dengan adanya MoU tersebut, maka dapat menjadi landasan bagi PT Pos dan BUMN lainnya dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki perusahaan masing-masing.

Namun ia menegaskan jika PT Pos selalu siap untuk membantu BUMN yang ada di Indonesia terutama dalam hal pengiriman logistik dan surat-menyurat. Karena PT Pos memiliki kemampuan untuk mendistribusikan logistik dan surat penting hingga ke daerah terpencil.

“Sudah saatnya BUMN saling bersinergi untuk membangun negeri,” tutupnya. ***