Lacak Kiriman

<?php echo $webtitle; ?>
Untuk pencarian kiriman uang WeselPOS.
Masukkan No. Kiriman (No. Resi)
Kode Keamanan kode acak

Keluhan & Informasi

Pencarian Kodepos & Kantorpos

Dibawah ini adalah untuk mencari kodepos suatu daerah dan mencari alamat kantorpos, antara lain :

untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kantorpos terdekat atau hubungi Halopos 161

Tarif

Dibawah adalah tarif kiriman layanan pos, antara lain :

untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kantorpos terdekat atau hubungi Halopos 161

Badan Afiliasi

Written by Super User on . Posted in Profil Perusahaan

YAYASAN

Dana Pensiun Pos (Dapenpos)

Keputusan Direksi PT. Pos Indonesia (Persero), Pendiri Dana Pensiun Pos Indonesia Nomor : KD 53/Dirut/1204 tanggal 6 Desember 2004 tentang Peraturan Dana Pensiun Pos Indonesia pada pasal 12 ayat (7) menyatakan bahwa salah satu tugas dan kewajiban Pengurus adalah Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dapenpos yang didalamnya juga memuat Rencana Investasi Tahunan.

Rencana Kerja dan Anggaran Dapenpos tahun 2007 disusun dengan tetap berpedoman pada Sasaran Pokok Dapenpos yaitu mempercepat pencapaian Rasio Kecukupan Dana lebih dari 100% serta memperhatikan visi dan misi Dapenpos maupun Arahan Investasi Dana Pensiun Pos Indonesia yang dituangkan dalam Keputusan Direksi PT. Pos Indonesia (Persero) selaku Pendiri Dapenpos No. KD.40/Dirut/0606.

VISI dan MISI
Visi
Menjadikan Dapenpos sebagai pengelola Program Pensiun Manfaat Pasti yang profesional yang mampu memberikan kepuasan dan nilai tambah bagi Peserta, Pendiri, Karyawan dan Mitra Kerja.
Misi
  • Mengelola pembayaran manfaat pensiun berkala tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penerima.
  • Mengelola dana yang berasal dari Peserta dan Pendiri dengan pertumbuhan yang dinamis dalam upaya memperbaiki penghasilan Peserta dan meringankan kewajiban Pendiri.
  • Turut serta membangun semangat kerja dan ikatan yang lestari diantara para Peserta.

Sasaran Pokok

Pengelolaan Dana Pensiun Pos Indonesia berorientasi pada sasaran pokok, yaitu:

  1. Mempercepat pencapaian dana terpenuhi (fully funded) dengan Rasio Kecukupan Dana 100% atau lebih.
  2. Penyempurnaan pengelolaan Dana Pensiun Pos Indonesia.

Sasaran Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2007

Dalam upaya mencapai Sasaran Pokok tersebut di atas, dengan melihat kondisi makro dan mikro ekonomi pada umumnya serta hasil evaluasi kinerja tahun 2006, maka ditetapkan sasaran Rencana Kerja dan Anggaran tahun 2007 adalah:

  • Implementasi strategi investasi berupa pencapaian hasil investasi sebesar 12,93%.
  • Optimalisasi hasil usaha dan pemberdayaan unit usaha.

Strategi Operasional

Untuk mencapai sasaran Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2007 tersebut, maka ditetapkan strategi operasional sebagai berikut:

  • Optimalisasi struktur portofolio investasi.
  • Peningkatan kualitas tata kelola dan kompetensi SDM.
  • Pembangunan dan pengembangan kesisteman Dapenpos.

 

 

 

 

POLITEKNIK POS INDONESIA (POLTEKPOS)

http://www.poltekpos.ac.id/

Globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat menuntut tersedianya tenaga ahli yang terampil dan profesional dalam mengelola industri. Kebutuhan akan tenaga terampil dan profesional tersebut merupakan tugas bagi semua pihak khususnya bagi dunia pendidikan untuk memenuhinya. Meskipun secara kuantitatif cukup banyak lembaga yang bergerak di dunia pendidikan, namun lembaga yang menyelenggarakan pendidikan di jalur profesional relatif masih sangat kurang jika di bandingkan dengan kebutuhan dunia industri. Terlebih jika dikaitkan dengan kualitas lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan di jalur pendidikan profesional tersebut, masih sangat terbatas jumlah lembaga pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan kalangan industri.

Menyadari akan kebutuhan kalangan industri terhadap kebutuhan akan tenaga-tenaga profesional yang begitu besar, minat masyarakat khususnya calon mahasiswa untuk mengikuti jenjang pendidikan profesional juga cenderung meningkat. Peningkatan tersebut dikarenakan masyarakat, meskipun pelan, mengalami perubahan pandangan terhadap pendidikan yang berorientasi gelar ke pendidikan profesional. Indikasi dari tingginya minat ini adalah jumlah calon mahasiswa yang melamar untuk menjadi mahasiswa ke jenjang pendidikan profesional seperti Politeknik begitu besar sehingga banyak yang tidak tertampung karena terbatasnya fasilitas yang ada. Oleh karenanya, tenaga terampil dan profesional tersebut, khususnya di Indonesia, dirasakan masih sangat kurang.

Dengan memperhatikan perkembangan tersebut serta ketersediaan sarana maupun prasarana yang dimiliki, PT Pos Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri perposan ikut tergerak untuk memberikan kontribusi pada dunia pendidikan. Untuk mewujudkan sumbangsihnya bagi dunia pendidikan, maka didirikanlah Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia yang kegiatannya antara lain: menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dsb. Politeknik Pos Indonesia merupakan institusi yang pertama yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia pada tanggal 5 Juli 2001 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 56/D/O/2001 Pemberian Ijin pendirian Politeknik Pos Indonesia adalah pada jalur pendidikan Diploma III untuk jurusan Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Akuntansi, Pemasaran dan Logistik Bisnis.

Visi
Politeknik Pos Indonesia bertujuan menjadi sebuah penyelenggara pendidikan terkemuka yang menghasilkan sumber daya manusia profesional yang berketerampilan tinggi untuk solusi bisnis total. Politeknik Pos Indonesia membangun kredibilitas dibidang Teknologi Postal dan Total Logistiknya melalui proses pembelajaran yang berkualitas, pnenelitian terapan, dan pengabdian masyarakat.
Misi
  1. Berkomitmen pada kualitas pendidikan untk menghasilkan para lulusan terbaik guna mendukung industri postal dan logistik khususnya, dan industri pada umumnya.
  2. Melaksanakan penelitian terapan dan pengembangan Teknologi Postal dan Total Logistik untuk meningkatkan perkembangan ekonomi.
  3. Berperan serta dalam pengembangan sosial dan ekonomi untuk mendukung perusahaan perusahaan kecil dan menengah agar dapat bertahan dalam kompetisi nasional.
Tujuan
  1. Menyiapkan mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional dalam pengembangan/penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan kesejahteraan umat manusia.
  3. Menyelenggarakan berbagai jenis pelatihan jangka pendek untuk kepentingan masyarakat maupun kalangan industri/usaha.