Tag Archives: distribusi

Distribusi Kiriman Bantuan Bencana Lombok

Berkenaan dengan penghentian fasilitas pengiriman gratis kiriman bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Pulau Lombok, disampaikan penjelasan sebagai berikut :

1.    PT. Pos Indonesia (Persero) menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas antusiasme masyarakat menggunakan fasilitas pengiriman gratis untuk mengirimkan bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Pulau Lombok.

2.    Fasilitas pengiriman gratis untuk mengirimkan bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Pulau Lombok, merupakan program kepedulian PT Pos Indonesia (Persero) dalam membantu dan memudahkan masyarakat menyalurkan kiriman bantuan. Penyerahan bantuan yang dikirimkan melalui fasilitas pengiriman gratis ini dapat kami pastikan tidak akan diklaim sebagai program bantuan PT Pos Indonesia (Persero). Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status penyerahan kiriman, dapat menggunakan fasilitas jejak lacak dengan memasukkan nomor kiriman yang tertera pada resi pengiriman, dan mengakses www.posindonesia.co.id

3.   Fasilitas pengiriman gratis untuk mengirimkan bantuan bagi korban bencana gempa bumi di Pulau Lombok, semula direncanakan akan ditutup tanggal 31 Agustus 2018 namun dimajukan penutupannya dengan pertimbangan sebagai berikut:

a. Tingginya antusiasme masyarakat untuk mengirimkan bantuan, yang hanya dalam waktu 8 hari volume kiriman diterima telah melebihi kapasitas (tenaga dan ruang simpan) yang tersedia, sehingga untuk menghindari keterlambatan proses penyaluran maka dengan berat hati batas waktu pengiriman gratis dimajukan menjadi tanggal 16 Agustus 2018.

b. Sampai dengan tanggal 16 Agustus 2018, volume kiriman bantuan yang tiba di Kantor Pos Mataram, telah mencapai lebih dari 1.000 ton atau lebih dari 100.000 koli. Disamping itu saat ini masih terdapat penumpukan ratusan ton dan ribuan koli di beberapa kota, menunggu untuk diberangkatkan ke Mataram.

c. Membludaknya kiriman yang menggunakan fasilitas gratis ini, disamping karena semangat masyarakat yang tinggi untuk saling membantu, namun juga didapati penyalahgunaan fasilitas tersebut untuk mengirim bantuan yang ditujukan kepada pribadi-pribadi maupun untuk tujuan komersial, sehingga akhirnya dengan berat hati kami menyalurkan distribusi kiriman yang diterima melalui BPBD Provinsi NTB.

d. Mengingat keterbatasan fasilitas dan relawan yang ada, sehingga untuk menghindari penumpukan kiriman dan keterlambatan proses distribusi, maka PT Pos Indonesia (Persero) cq Kantor Pos Mataram dan Kantor Pos Selong dijadikan sebagai Posko Peduli Gempa, yang penyalurannya bekerjasama dengan BPBD Provinsi NTB.

4.     Kiriman bantuan yang sudah diterima akan diperlakukan sebagai berikut :

a. Untuk kiriman dengan alamat “Posko Peduli Gempa cq Kantor Pos Mataram atau Kantor Pos Selong” akan diserahkan ke BPBD Provinsi NTB

b. Untuk kiriman yang sudah terlanjur menggunakan alamat pribadi dan disertai dengan nomor telepon, maka penerima akan dihubungi untuk mengambil kiriman dimaksud ke kantorpos dengan menunjukkan identitas diri.

c. Untuk kiriman yang alamatnya tidak sesuai dengan butir a dan b di atas, akan diupayakan penyerahannya semaksimal mungkin disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada.

5.   Untuk donasi dalam bentuk uang masih dapat diterima sampai tanggal 31 Agustus 2018.

Segenap jajaran PT Pos Indonesia (Persero) berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan korban bencana dengan sebaik-baiknya. Terima kasih.

FAQ Pos Peduli Korban Bencana Alam Gempa Bumi di Pulau Lombok

Pos Indonesia Peduli Korban Bencana Gempa Bumi Pulau Lombok

 

 

Pos Indonesia Digandeng Komisi Pemilihan Umum

Direktur Kurir dan Logistik Pos Indonesia Barkah Hadimoeljono dan ketua KPU RI Arief Budiman menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan Pos Indonesia terkait distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Rabu (30/05) di Ruang Rapat KPU RI, Jakarta Pusat.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan latar belakang dipilihnya Pos Indonesia sebagai mitra dalam pendistribusian logistik pemilu atas dasar kepuasan kinerja BUMN tersebut dalam membantu suksesnya pemilu 2014. Pengalaman kala itu menurut dia telah membuktikan kinerja Pos Indonesia yang lebih unggul dibanding perusahaan jasa pengiriman lain di Indonesia. “Kemampuan PT Pos sangat kuat dan besar dibandingkan perusahaan pengiriman yang ada. Khususnya dimasa kritis dan sempit dimana perusahaan lain tidak mampu, PT Pos bisa menyelesaikan itu,” kata Arief, dilansir dari website resmi KPU.

Arief juga mengaku puas dengan pengiriman dan pengelolaan logistik oleh Pos Indonesia untuk pemilih di luar negeri. Dengan jaringan yang luas membantu Warga Negara Indonesia (WNI) disana untuk tetap mendapatkan akses surat suara dan kebutuhan pemilu lainnya. “Saya makin yakin di pemilu nanti semakin baik dengan dukungan sarana teknologi yang dimiliki PT Pos,” tambahnya.

 

Perluas Penjualan Emas, ANTAM Gandeng Kantorpos

Bandung, 11 Januari 2017 – Dalam rangka meningkatkan kinerja Perseroan khususnya pada komoditas emas, PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM) menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) menjadi mitra penyedia fasilitas penjualan, pembayaran dan distribusi produk logam mulia (LM).

Hal tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Antam (Persero) Tbk dengan PT Pos Indonesia (Persero) yang ditandatangani oleh Direktur Marketing ANTAM Hari Widjajanto dan Direktur Ritel dan Sumberdaya Pos Indonesia Ira Puspa Dewi di Bandung Jawa Barat, pada Rabu (11/1). Penandatanganan PKS yang juga turut disaksikan oleh Dirut PT Pos Indonesia (Persero) dan Direktur Utama ANTAM ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman bersama yang telah ditandatangani sebelumnya pada 26 Oktober 2016 lalu.

Direktur Utama PT Antam (Persero) Tbk Tedy Badrujaman usai penandatanganan PKS kepada media menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng Pos Indonesia guna memperluas jaringan penjualan emas logam mulia (LM). Continue reading Perluas Penjualan Emas, ANTAM Gandeng Kantorpos

Pos Indonesia dan Garuda Indonesia Sinergi Perluas Jaringan Layanan Kargo

Jakarta, 21 Desember 2016 – PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. dan PT. Pos Indonesia (Persero) pada hari ini, Rabu (21/12) secara resmi menandatangani perjanjian pengelolaan kargo di seluruh Indonesia sebagai bentuk upaya kedua perusahaan untuk meningkatkan layanan bagi para pengguna jasanya.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur Kargo Garuda Indonesia, Sigit Muhartono dan Direktur Surat dan Paket Pos Indonesia, Agus F. Handoyo dengan disaksikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo dan Direktur Utama Pos Indonesia, Gilarsi W. Setijono di Jakarta.
Kerjasama tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kerjasama tersebut, kedua perusahaan akan saling memanfaatkan channel distribusi yang dimiliki dimana pengiriman kargo Garuda Indonesia yang selama ini dilayani melalui “port to port” akan dilanjutkan dengan channel distribusi yang dimiliki oleh Pos Indonesia untuk menjangkau seluruh daerah di Indonesia. Sebaliknya, Pos Indonesia juga dapat memanfaatkan channel distribusi yang dimiliki Garuda Indonesia untuk menjangkau seluruh destinasi domestik yang dimiliki oleh Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan bahwa kerjasama dengan Pos tersebut selain merupakan upaya Garuda Indonesia untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa juga merupakan upaya untuk meningkatkan sinergi antar BUMN.

“Kerjasama ini merupakan pengembangan dari kerjasama yang terlah dijalin oleh Garuda dan Pos Indonesia sebelumnya. Dengan kerjasama ini kiranya dapat memberikan nilai tambah kepada pengguna jasa mengingat jangkauan pengiriman kargo Garuda Indonesia akan semakin luas. Melalui kerjasama ini, pengguna jasa Garuda Indonesia dapat menikmati layanan “door to door” pengiriman barang melalui kargo. Sebaliknya, kerjasama ini juga dapat menawarkan lebih banyak pilihan pengiriman barang bagi Pos Indonesia melalui 63 destinasi domestik yang dilayani oleh Garuda Indonesia, khususnya untuk pengiriman Dangerous Goods dan Valuable Goods”, kata Arif.

“Kiranya sinergi Garuda dan Pos Indonesia ini dapat memperkuat posisi perusahaan di masing-masing bidangnya dan mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhinya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh lagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara”, tambah Arif.
Sementara itu, Direktur Utama Pos Indonesia, Gilarsi W. Setijono mengatakan “Kerja sama ini akan dilaksanakan bertahap dimulai di regional X Sulawesi dan Maluku. Diharapkan bisa menggarap potensi pasar yang ada di kantor pos wilayah kerja Regional X, khususnya untuk kiriman dangerous goods, general cargo dan lain-lain,” kata Gilarsi.

Ia menjelaskan bahwa pada saat ini Kantor Pos Luwuk sudah mulai melakukan pengiriman hasil laut melalui cargo Garuda Indonesia di Luwuk untuk tujuan Jakarta, sementara Kantor Pos Makassar mengirimkan kiriman heavy cargo melalui Garuda Indonesia di Makassar untuk tujuan kota-kota di Indonesia bagian timur.

Konsep rural logistik, lanjutnya, bisa diwujudkan dengan penambahan akses transportasi yang terus dikembangkan oleh Pos Indonesia yang saat ini memiliki 4.569 cabang di seluruh Indonesia. Demikian sebaliknya distribusi kiriman logistik dari kota besar ke daerah pedesaan dapat dilakukan oleh Kantor Pos Indonesia.

“Kerjasama ini meningkatkan kapasitas layanan pos. Kami juga mendistribusikan barang-barang kebutuhan masyarakat hingga ke rural,” ujarnya. Gilarsi  mengemukakan, ke depan sinergi BUMN ini diharapkan akan memberikan kemudahan kepada pelanggan yang datang ke kantor pos untuk pengiriman-pengiriman yang sebelumnya tidak bisa dilakukan oleh Pos Indonesia. Sementara bagi Garuda Indonesia tentunya dengan kerja sama ini tidak perlu menambah outlet cargo, namun bisa dengan channeling di Pos Indonesia yang sudah tersebar di pelosok kecamatan.

Sepanjang tahun 2016 Garuda Indonesia Group menerima kedatangan total 17 armada baru yang terdiri dari empat Airbus A330-300, empat ATR72-600, dan delapan Airbus A320 untuk Citilink. Dengan demikian, hingga akhir 2016 ini Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan total 197 armada yang terdiri dari 144 armada Garuda Indonesia dan 53 armada Citilink.

Distribusi Buku Kurikulum 2013 Melalui Pos Indonesia

PT Pos Indonesia (Persero) bekerjasama dengan beberapa percetakan mengelola distribusi Buku Kurikulum 2013 untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia baik tingkat SD, SMP, maupun SMA.

Pengelolaan distribusi Buku Kurikulum 2013 meliputi beberapa layanan, yaitu :
a.    Pick up buku
b.    Pengangkutan buku
c.    Penyerahan buku ke sekolah-sekolah
d.    Pengelolaan Berita Acara Serah Terima buku
e.    Pengelolaan setoran biaya pembelian buku dari sekolah-sekolah
f.    Progress disitribusi buku melalui monitoring Website. Continue reading Distribusi Buku Kurikulum 2013 Melalui Pos Indonesia