Tag Archives: trigana

Plt Dirut Pos Indonesia Ucapkan Terimakasih Kepada Basarnas

Bandung, 18 Agustus 2015 – Peristiwa jatuhnya pesawat Trigana Air di Papua meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan rakyat Indonesia. Tak terkecuali PT Pos Indonesia. Pasalnya, di dalam pesawat nahas itu, terdapat pegawai PT Pos yang turut jadi korban.

“PT Pos Indonesia menyampaikan duka cita mendalam, khususnya bagi keluarga karyawan Pos yang menjadi korban dalam musibah tersebut dalam rangka menunaikan tugas,” ungkap Plt. Dirut PT Pos Indonesia, Poernomo di Makassar.

Keempat karyawan Pos tersebut, lanjutnya, ditugaskan untuk menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Rencananya, dana tersebut akan diberikan kepada masyarakat penerima di Kabupaten Pegunungan Bintang pada tanggal 17 Agustus 2015 setelah upacara peringatan kemerdekaan.

“Dana PSKS sebesar Rp 6,5 miliar itu adalah bantuan dari Kementerian Sosial RI untuk masyarakat kurang mampu yang penyalurannya melalui PT Pos,” jelasnya.
Terkait empat orang karyawannya yang turut menjadi korban, Poernomo memastikan bahwa karyawan Pos yang meninggal dalam tugas dipastikan akan mendapatkan kenaikan kelompok jabatan satu tingkat, termasuk hak-hak lainnya seperti klaim atas jaminan kecelakaan kerja. Selain itu Pos akan terus mendampingi keluarga sampai proses identifikasi selesai.

“Pos memfasilitasi dan mendampingi keluarga korban ke Papua untuk kebutuhan identifikasi dan sebagainya,” lanjut Poernomo yang saat ini sedang di Makassar untuk menemui keluarga salah satu karyawan Pos di Papua asal Palu yang turut menjadi korban.
Rencananya dari Makassar, Poernomo bersama keluarga Teguh akan berangkat pada hari Rabu (19/8) menuju Jayapura Papua.

Pos Indonesia juga mengucapan terima kasih dan apresiasi atas upaya tim Badan SAR Nasional (Basarnas) yang telah berhasil menemukan dan mengevakuasi para penumpang/korban.

“Keluarga besar PT Pos menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras Basarnas, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban,” ucap Poernomo.

Sebagaimana diketahui, pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 yang dijadwalkan mendarat di Oksibiil hilang kontak pada Minggu (16/8) lalu. Empat orang pegawai Pos yang tengah melaksanakan perjalanan dinas menuju ke Kabupaten Pegunungan Bintang, menggunakan maskapai penerbangan Trigana Air.

Pos Indonesia Dampingi Keluarga Penumpang Trigana

PT Pos Indonesia (persero) prihatin dengan hilangnya pesawat Trigana Air yang mengangkut sejumlah penumpang, termasuk empat orang karyawan Pos yang sedang melakukan perjalanan dinas ke Kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua.

Sebagaimana diketahui pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan IL 267 yang dijadwalkan mendarat di Oksibiil hilang kontak pada hari Minggu (16/8).

“Empat orang pegawai Pos tengah melaksanakan perjalanan dinas menuju ke Kabupaten Pegunungan Bintang, menggunakan maskapai penerbangan Trigana Air yang diduga mengalami musibah. Keempatnya adalah pegawai PT Pos asal Papua,” terang Sekretaris Perusahaan PT Pos Indonesia, Amrizal di Bandung Minggu (17/8).

PT Pos sendiri, lanjut Amrizal, telah memberitahukan kepada keluarga masing-masing bahwa anggota keluarganya berada di dalam pesawat tersebut. Mereka ditugaskan untuk menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) untuk masyarakat penerima di Kabupaten Pegunungan Bintang pada tanggal 17 Agustus 2015 setelah upacara peringatan kemerdekaan.

“Dana PSKS sebesar 6,5 miliar itu adalah bantuan dari Kementerian Sosial untuk masyarakat kurang mampu yang penyalurannya melalui PT Pos. Untuk penyaluran di Kabupaten Pegunungan Bintang kami harus membawanya dalam bentuk tunai mengingat masih terbatasnya akses ke bank,” katanya.

Amrizal menjelaskan bahwa dana PSKS yang dibawa secara tunai oleh pegawai yang ditugaskan tersebut telah diasuransikan karena PT Pos telah memberlakukan asuransi cash in transit.

“Apabila sudah terkonfirmasi  bahwa dana PSKS turut hilang dalam musibah ini, maka pihak asuransi akan memberikan penggantian. Jadi untuk masalah dana PSKS tidak ada masalah,” ungkapnya.

Untuk pembayaran ke masyarakat penerima PSKS, menurut Amrizal akan secepatnya dikomunikasikan dengan pihak Pemda Kab. Pegunungan Bintang untuk penjadwalan ulang agar masyarakat dapat menerima haknya sesegera mungkin.

Sementara itu Plt. Dirut PT Pos Indonesia, Poernomo usai mengikuti Upacara HUT RI ke 70 di Sebatik Kalimantan Utara mengatakan bahwa pihaknya kini telah mendampingi keluarga keempat pegawai dan terus menjalin komunikasi dengan otoritas yang berwenang termasuk maskapai Trigana Air untuk mendapatkan informasi terkini khususnya terkait nasib keempat orang pegawai PT Pos.

“Fokus kami sekarang adalah keselamatan karyawan dan sampai saat ini kami masih terus mengikuti perkembangannya,” ungkapnya.

Poernomo yang saat ini masih berada di Sebatik akan segera berangkat ke Papua untuk menemui dan memberikan dukungan moril kepada keluarga karyawan Pos.

“Besok jika tidak ada halangan saya akan langsung bertolak ke Jayapura menemui keluarga karyawan Pos,” ucap Poernomo seraya meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar seluruh penumpang Trigana Air ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami semua berdoa dan berharap agar semua penumpang selamat, termasuk empat orang pegawai Pos yang merupakan keluarga besar kami,” pungkasnya.