Buka Layanan 24 Jam, Pos Indonesia Gandeng Pertamina

Admin, 11/12/2015

Buka Layanan 24 Jam, Pos Indonesia Gandeng Pertamina

Jakarta, 11 Desember 2015 – Semangat sinergi BUMN menyatukan PT Pos Indonesia (Persero) dan PT Pertamina (Persero) melalui ketersediaan layanan Pos di Bright SPBU Pertamina. Pada acara rangkaian  “HUT Pertamina  ke-58 dan Launching Pasti Prima”  ini, dilakukan penandatanganan PKS antara PT Pos Indonesia (Persero) dengan PT Pertamina Ritel berjudul “ Kemitraan Penyelenggaraan Agenpos di Gerai Bright Pertamina”. Penandatanganan  dilakukan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi Wahyu Setijono dan Direktur PT Pertamina Ritel Toarso di SPBU Bright Lenteng Agung Jakarta Jumat, (11/12).

Layanan Pos akan tersedia 24 jam di ribuan gerai Bright SPBU yang umumnya buka 24 jam, semakin mendekatkan Pos dengan masyarakat. Melalui Kantorpos yang ada di SPBU ini, masyarakat bisa mengirim dokumen dan paket, melakukan transaksi jasa keuangan seperti pembayaran listrik, air, cicilan motor, kartu kredit, dsb. Hari ini dioperasikan 3 Kantorpos di SPBU yaitu SPBU Lenteng Agung, Cikini dan Kuningan. Menyusul lokasi-lokasi lainnya di seluruh Indonesia.

Strategic Alliance with 24/7 Business

Era digital di mana perilaku pelanggan juga telah berubah, bertransaksi dan mengirim barang setiap saat tidak lagi mengenal jam kantor, sehingga kantorpos harus mengantisipasinya. Maraknya perdagangan online (e-commerce) direspon oleh Pos Indonesia dengan membuka layanan pos hingga malam hari termasuk seperti di SPBU ini. Selain di Agenpos, PT Pos Indonesia juga mengembangkan POSTshop di beberapa lokasi kantorpos tertentu.

Agenpos adalah salah satu bentuk diversifikasi bisnis Pos. Melalui kerjasama Agenpos, Pos Indonesia  menawarkan peluang usaha yang proses dan pengoperasiannya mudah serta  menguntungkan, dan dapat dijalankan oleh siapapun anggota masyarakat Indonesia. Sasaran pengembangan Agenpos, lebih diorientasikan dan fokus kepada upaya-upaya perluasan jaringan pelayanan pos yang lebih efisien dan efektif, semakin dekat dengan masyarakat serta untuk meningkatkan kontribusi pendapatan Pos Indonesia. Agenpos  juga dimaksudkan sebagai bentuk pemberdayaan sektor ekonomi mikro melalui pengembangan pola-pola kemitraan dalam bisnis.

Potensi pasar

Menurut data tahun 2009, pangsa pasar jasa kurir dan logistik Pos Indonesia baru mencapai sekitar 16% sehingga keberadaan Agenpos diharapkan mampu mengambil alih pangsa pasar kurir dan logistik nasional yang masih cukup besar (84 %) sekitar Rp 12,99 Triliyun sedangkan pasar untuk Jasa Keuangan baru 4,46 % diraih oleh Agenpos.

Menurut data sampai November 2015, jumlah Agenpos telah mencapai 3.905. Sebaran Agenpos tertinggi didominasi oleh Regional  IV (Meliputi DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi dan Banten)  terbesar berlokasi di wilayah DKI Jakarta. Selanjutnya didominasi oleh Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali, Nusa Tenggara serta Sumatera Barat.

Kontribusi pendapatan Agenpos s.d. Oktober 2015 ini telah menyumbangkan sekitar Rp 310,19 Milyar dari 35,15 juta-an transaksi.

Untuk menjadi Mitra Agenpos  bisa menghubungi kepala kantorpos terdekat, atau Divisi Agenpos Kantor Pusat Bandung, email: agenpos@posindonesia.co.id, atau Bagian Ritel dan Properti Kantor Regional  IV Jakarta.