Pospay Agen Tembus 100.000 Agen Untuk Genjot Inklusi Keuangan

Pospay Agen Tembus 100.000 Agen Untuk Genjot Inklusi Keuangan

Pospay Agen sebagai platform digital penyedia layanan jasa payment point online banking dan jasa kurir logistik (Lo-Fintech) yang dikelola langsung oleh PT. Pos Finansial Indonesia (POSFIN) sebagai subsidiary perusahaan dari PT. Pos Indonesia (Persero), kini kehadiran dan eksistensinya kian dikenal luas di masyarakat Indonesia. Platform yang dapat diakses secara multi-screen & multi-devices ini telah memiliki lebih dari 100.000 agen yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Faizal Rochmad Djoemadi selaku Direktur Utama PT Pos Indonesia, bersyukur atas pencapaian ini, dan optimis bahwa percepatan inklusi keuangan dan pembangunan ekonomi masyarakat di Indonesia kian nyata tercapai melalui pola jaringan bisnis keagenan dari Pospay Agen yang mampu menjangkau kebutuhan layanan jasa keuangan, pembayaran, serta kurir logistik di seluruh wilayah di Indonesia, terutama di wilayah dalam kategori 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Faizal Rochmad Djoemadi menambahkan, pencapaian gemilang di akhir tahun 2021 ini merupakan bentuk kepercayaan dari masyarakat kepada Pospay Agen atas kualitas layanan jasa payment point online banking dan jasa kurir logistik yang tepat waktu, lancar, dan aman bagi setiap kebutuhan keuangan, pembayaran dan kurir logistik di masyarakat Indonesia. “Kami berterimakasih kepada seluruh Pospay Agen yang telah bergabung sebagai mitra, karena telah kontribusi sebagai motor penggerak inklusi keuangan. Terutama bagi daerah yang tidak terjangkau layanan perbankan konvensional dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara.” Ujar Faizal Rochmad Djoemadi.

Sebagai penutup, Faizal Rochmad Djoemadi berharap di tahun 2022 Pospay Agen dapat lebih memperbesar skema jaringan bisnis keagenannya melalui berbagai pengembangan inisiatif bisnis serta implementasi inovasi teknologi terkini. “Kedepannya, Pospay Agen ekosistem sebagai super-app untuk keagenan yang mampu mengakomodasi semua kebutuhan pembayaran serta mendukung supply chain efficiency dalam ekosistem bisnis di era digital.” Pungkas Faizal Rochmad Djoemadi.