Badan afiliasi

Badan Afiliasi Pos Indonesia

 

dapenpos-logo

Yayasan DANA PENSIUN POS (DAPENPOS)

www.dapenpos.co.id

 

Visi

Menjadikan Dapenpos sebagai pengelola Program Pensiun Manfaat Pasti yang profesional yang mampu memberikan kepuasan dan nilai tambah bagi Peserta, Pendiri, Karyawan dan Mitra Kerja.

 

Misi

Mengelola pembayaran manfaat pensiun berkala tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penerima.

Mengelola dana yang berasal dari Peserta dan Pendiri dengan pertumbuhan yang dinamis dalam upaya memperbaiki penghasilan Peserta dan meringankan kewajiban Pendiri.

Turut serta membangun semangat kerja dan ikatan yang lestari diantara para Peserta.

 

Dana Pensiun Pos Indonesia (Dapenpos) didirikan untuk mengelola pembayaran Manfaat Pensiun bagi peserta pada saat memasuki usia pensiun. Masa pensiun ini tidak sama untuk setiap peserta, sedangkan Dapenpos dituntut selalu siap setiap saat membayarkan hak peserta. Oleh karena itu, ketersediaan kualitas pendanaan jangka panjang dalam rangka memenuhi kewajiban aktuaria, yaitu kewajiban untuk memberikan manfaat pensiun kepada peserta pada waktu peserta tersebut membutuhkan menjadi keharusan. Dengan demikian diperlukan perencanaan yang disusun dalam suatu dokumen tertulis yang menjelaskan rencana Dapenpos untuk memanfaakan berbagai peluang usaha di lingkungan eksternal serta startegi yang harus dilakukan untuk menjadikan peluang tersebut menjadi kenyataan, sehingga kebutuhan pendanaan untuk memenuhi kewajiban pembayaran Manfaat Pensiun maupun pendanaan jangka panjang senantiasa terpenuhi.

 

Tujuan Penyusunan Rencana Jangka Panjang Dapenpos

Menjadi pedoman  penetapan sasaran dan target pendanaan yang harus dicapai  dalam upaya percepatan dana terpenuhi 100% (Funded) dengan Rasio Kecukupan dana (RKD) 100 % atau lebih  (fully Funded dengan RKD 120 %).

Memberikan arah dan pedoman bagi manajemen Dapenpos dan segenap jajarannya dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan Dapenpos secara profesional, efisiensi dan efektif dan memenuhi prinsip pengelolaan dana pensiun yang baik (Good Pension Fund Governance).

Menemukan peluang dan tantangan dalam pengelolaan portofolio investasi Dapenpos, sehingga diharapkan mampu memberikan hasil usaha maksimal.

Menetapkan strategi dan program untuk mengupayakan kemungkinan peningkatan kesejahteraan bagi Peserta Pensiunan oleh Pendiri dengan tetap mempertahankan going concern Dapenpos.

 

POLITEKNIK POS INDONESIA

logo-poltek

www.poltekpos.ac.id

 

Globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat menuntut tersedianya tenaga ahli yang terampil dan profesional dalam mengelola industri. Kebutuhan akan tenaga terampil dan profesional tersebut merupakan tugas bagi semua pihak khususnya bagi dunia pendidikan untuk memenuhinya. Meskipun secara kuantitatif cukup banyak lembaga yang bergerak di dunia pendidikan, namun lembaga yang menyelenggarakan pendidikan di jalur profesional relatif masih sangat kurang jika di bandingkan dengan kebutuhan dunia industri. Terlebih jika dikaitkan dengan kualitas lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan di jalur pendidikan profesional tersebut, masih sangat terbatas jumlah lembaga pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan kalangan industri.

 

Menyadari akan kebutuhan kalangan industri terhadap kebutuhan akan tenaga-tenaga profesional yang begitu besar, minat masyarakat khususnya calon mahasiswa untuk mengikuti jenjang pendidikan profesional juga cenderung meningkat. Peningkatan tersebut dikarenakan masyarakat, meskipun pelan, mengalami perubahan pandangan terhadap pendidikan yang berorientasi gelar ke pendidikan profesional. Indikasi dari tingginya minat ini adalah jumlah calon mahasiswa yang melamar untuk menjadi mahasiswa ke jenjang pendidikan profesional seperti Politeknik begitu besar sehingga banyak yang tidak tertampung karena terbatasnya fasilitas yang ada. Oleh karenanya, tenaga terampil dan profesional tersebut, khususnya di Indonesia, dirasakan masih sangat kurang.

 

Dengan memperhatikan perkembangan tersebut serta ketersediaan sarana maupun prasarana yang dimiliki, PT Pos Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri perposan ikut tergerak untuk memberikan kontribusi pada dunia pendidikan. Untuk mewujudkan sumbangsihnya bagi dunia pendidikan, maka didirikanlah Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia yang kegiatannya antara lain: menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dsb. Politeknik Pos Indonesia merupakan institusi yang pertama yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia pada tanggal 5 Juli 2001 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 56/D/O/2001 Pemberian Ijin pendirian Politeknik Pos Indonesia adalah pada jalur pendidikan Diploma III untuk jurusan Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Akuntansi, Pemasaran dan Logistik Bisnis.