Pos Indonesia Menerima Penghargaan DataGovAI 2019

Public Relations, 06/11/2019

Pos Indonesia Menerima Penghargaan DataGovAI 2019

Jakarta, 6 November 2019 berlangsung acara Penganugerahan Awards DataGovernance 2019 dimana PT Pos Indonesia (Persero) menerima Awards untuk bidang/sektor Regulator Data Security dan Data Proteksi bersama beberapa MNC Nasional dan Global seperti BCA, BRI, Telkom, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Pada acara tersebut, Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono berkesempatan memberikan Keynote Summit sebagai wujud partisipasi di event terbesar Big Data, Governance & AI di Indonesia, DataGovAI 2019 yang diselenggarakan di JCC Senayan pada tanggal 6-8 November 2019.

Pihak penyelenggara juga mengundang staff Big Data; Data Science dan AI PT Pos Indonesia (Persero) untuk mengikuti Summit DataGovAI 2019 guna memperoleh banyak insight dari pembicara Big Data & AI dari manca negara, sebagai bagian dari transfer knowledge oleh PT Micronics Internusa.

Perhelatan akbar tahun ini diselenggarakan oleh ABDI (Asosiasi Big Data & AI) digelar Malam Anugerah Awards Data Governance dan Pameran Expo di Jakarta Convention Centre (JCC) pada tanggal 6-8 November 2019. Tahun lalu, DataGovAI2018 Summit, Awards dan Expo digelar di Balai Kartini tanggal 17 Oktober 2018 berlangsung dengan sukses.

DataGovAI 2019 menjadi ajang pertemuan dan saling berbagi ilmu dan informasi terkait Data Governance, Tata kelola Data dan bagaimana memanfaatkan Data sebagai Aset seperti yang sering dikatakan Data sebagai the Next Oil, komoditas enerji yang sangat strategis dalam kehidupan umat manusia. Juga AI mencakup ML, DL, Expert Systems dll. Huawei, Microsoft, Dell, IBM mempunyai banyak solusi dan sukses story.

Keamanan Data (Security) juga sangat vital bagian dari Data Governance, karena ketika banyak perusahaan finansial yang terdisrupsi dan melakukan digital dan data transformasi, maka enterprise ini semakin tergantung pada proses digitalisasi dan data menjadi aset sangat strategis, dimana dark web, dunia hitam dan hacker serta cracker juga melakukan transformasi taktik serangan mereka, sehingga keamanan data dan proteksi data konsumen menjadi sangat penting. Disini OJK bersama Kominfo; BSSN; Kementrian Polhukam memainkan peranan penting sebagai regulator dan para pakar dan vendor Cyber Security seperti IBM, Fireeye, Fortinet.