Pos Indonesia Gelar Soft Launching Produk Kargo Pos Ritel Darat

Admin, 31/07/2017

Pos Indonesia Gelar Soft Launching Produk Kargo Pos Ritel Darat

Jakarta,  1 Agustus 2017 – PT Pos Indonesia (Persero) terus menunjukkan   komitmennya untuk terus melakukan transformasi Perusahaan. Setelah melakukan perbaikan operasional dengan memperbaiki sistem Processing Center di seluruh Indonesia, kini Pos Indonesia kembali lakukan terobosan dengan meluncurkan layanan Kargo Pos. Soft launching layanan Kargo Pos dilakukan secara bersamaan di Jakarta dan Surabaya. Di Jakarta langsung diluncurkan oleh Direktur Integrasi Logistik Barkah Hadimoeljono dan di Kantor Pos Surabaya Utara oleh Kepala Regional VII Jawa Timur Arifin Muchlis.

“Produk Kargo Pos Ritel Darat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan  masyarakat dan pelaku bisnis yang akan mengirimkan barang dagangan atau barang lainnya dalam partai besar atau bulky.” ujar Direktur Integrasi Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Barkah Hadimoeljono.

Kargo Pos menggunakan tagline: Murah-Mudah-Terpercaya, karena value inilah yang menjadi keunggulan Pos Indonesia. Proses bisnis kargo pos kami rancang secara efisien sehingga tarif yang dikenakan sangat murah dibandingkan competitor. Produk Kargo Pos memberikan kemudahan bagi pelanggan karena adanya layanan pick up service dan delivery. Seluruh kiriman kargopos menggunakan sistem aplikasi sehingga dapat dilacak keberadaannya. Sebagai perusahaan BUMN kami berkomitmen untuk memenuhi service level agreement (SLA). Pos Indonesia menjamin keutuhan, keamanan, dan ketepatan tujuan kiriman kargopos.

Layanan Kargo Pos lanjutnya memiliki jangkauan nasional di seluruh Kantor Pos didahului dengan uji coba secara bertahap hingga juli 2018. Berat kiriman 30 kg sampai dengan 250 kg serta dilengkapi fitur layanan berupa asuransi, pick-up service dan packaging.

“Target secara bertahap dari layanan ini sampai dengan akhir tahun 2017 dapat digelar di pulau Jawa, hal ini dikarenakan 2 bulan pertama pada tahap awal masih diprioritaskan penyiapan kapasitas operasi dan perluasan jaringan di Jawa.” pungkasnya.