Apresiasi Sineas Muda, Festival Film Pendek Pos Indonesia (MOVIESTIVAL) 2015 Gelar Malam Penganugrahan

Admin, 27/12/2015

Apresiasi Sineas Muda, Festival Film Pendek Pos Indonesia (MOVIESTIVAL) 2015 Gelar Malam Penganugrahan

Bandung, 28 September 2015 – Sebuah festival film pendek berskala nasional telah digelar di Bandung, bertajuk MOVIESTIVAL – Festival Film Pendek  Pos Indonesia 2015. Festival diselenggarakan mulai bulan Mei hingga bulan September 2015 oleh Komunitas Film Pendek se-Indonesia bersama PT Pos Indonesia (Persero) dan Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung. MOVIESTIVAL direncanakan akan menjadi acara tahunan agar dapat memberikan apresiasi dan motivasi kepada sineas-sineas muda yang mampu melahirkan film-film pendek bermutu di Indonesia. Ada empat kategori yang akan diperebutkan oleh para sineas muda Indonesia yaitu Kategori Ide Cerita Terbaik, Penyutradaraan Terbaik, dan Film Terbaik, serta pemilihan film favorit yang dipiling langsung oleh masyarakat.

Mengakhiri gelaran Moviestival 2015 tersebut, diselenggarakan acara “Malam Penganugrahan” pada tanggal 28 September 2015 di Ball Room Graha Pos Indonesia Bandung. Acara “Malam Penganugrahan tersebut diramaikan beberapa artis dan sutradara ibukota diantaranya Edi D  Iskandar, Viva Westi, Aditya Gumay, Pidi Baiq, Galuh Dipa, Deddi Siafudin dan juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Poernomo, dan Kepala Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung.

“Saat ini salah satu sasaran pengguna layanan pos adalah generasi muda. Karenanya, kami ingin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mereka melalui dukungan dan fasilitasi berbagai ajang kreatifitas anak muda Indonesia.” Ujar Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Poernomo.

Poernomo menyebutkan bahwa dukungan atas penggelaran MOVIESTIVAL 2015 sebagai bentuk komitmen Pos Indonesia kepada Bandung sebagai Kota Film yang dicanangkan Walikota Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, Kantor Pusat Pos Indonesia memang berada di kota Bandung.

Penjurian

Panitia MOVIESTIVAL 2015 telah menyelesaikan proses seleksi awal untuk memilih 50 film terbaik dari 325 film yang masuk. Hasil seleksi awal ini telah dikirimkan kepada enam orang juri untuk menentukan film-film yang masuk nominasi. Setelah melalui penilaian yang sangat cermat dan diskusi yang cukup alot, akhirnya dari 50 film yang telah lulus seleksi awal, dewan juri yang diketuai oleh Asaf Antariksa, sekretaris Tubagus Deddy Saefudin dan ke 4 juri anggota, telah memutuskan 15 film pendek yang berhasil masuk nominasi untuk tiga kategori, sbb :

I. Ide Cerita Terbaik

  1. Oase (Studio 57, Bandung)
  2. Catur (Memoarts Studio, Bandung)
  3. Bubar, jalan! (Rumahku Films, Garut)
  4. It’s Not Your Home Anymore (Telkom University, Bandung)
  5. Sehari Saja (SeruSeru!!, Surakarta)

II. Penyutradaraan Terbaik

  1. Pawon (Forum Filmmaker Pelajar Bandung, Bandung)
  2. Karung (Teater Kamu, Jakarta)
  3. Oase (Studio 57, Bandung)
  4. Untuk Semua (FFTV-IKJ, Cimahi)
  5. Letters to Heaven (Cinemarebel, Jawa Tengah)

III. Film Terbaik

  1. Oase (Studio 57, Bandung)
  2. Catur (Memoarts Studio, Bandung)
  3. Sleepy Beauty (Interakta ITB, Bandung)
  4. Teguh, Sumi dan kakek (Sinar Moeda Film, Purbalingga-Jateng)
  5. Di Jawab (Anak Rantau, Francis)

Menandai dimulainya MOVIESTIVAL 2015 telah dilakukan launching program pada 20 Mei 2015 di Gedung Graha Pos Indonesia Jalan Banda 30 Bandung. Terdapat serangkaian acara yang sudah disiapkan panitia dalam memeriahkan MOVIESTIVAL 2015 ini, dimulai dengan kompetisi film pendek terbaik, workshop penulisan naskah skenario  dan penyutradaraan. MOVIESTIVAL 2015 terbuka bagi insan muda kreatif dari seluruh Indonesia. Mereka dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang kompetisi ini melalui situs resmi www.moviestival.com, serta sejumlah akun media sosial resmi panitia.

MOVIESTIVAL 2015 mengambil tema Caring & Loving. Peduli sesama dan cinta kasih, adalah nilai dasar sebuah hubungan antar manusia di dalam masyarakat, baik dalam arti cinta (romance), persahabatan (friendship) atau pun kepedulian sosial (solidarity), baik dalam konteks hubungan antarpribadi, hubungan dalam sebuah  ikatan keluarga, ataupun hubungan sosial dalam arti luas lainnya (keberagaman,  nasionalisme, dan lain-lain).

Tentang Komunitas Film Pendek Se-Indonesia:
Komunitas Film Pendek se- Indonesia adalah kelompok kerja yang terdiri atas sejumlah pegiat film pendek yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Berdiri pada tahun 2015 di kota Bandung yang bertujuan mewadahi dan memberikan apresiasi kepada insan-insan muda kreatif di bidang perfilman, khususnya film-film pendek, melalui penggelaran festival film pendek bersama dengan pihak-pihak terkait lainnya. Kegiatan MOVIESTIVAL merupakan salah satu program pertama komunitas yang digulirkan secara tahunan di kota Bandung.