Pos Indonesia Buka Layanan Kargo Internasional, Permudah Kiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI), Haji, dan Umrah

Jakarta — PT Pos Indonesia (Persero) resmi meluncurkan layanan Kargo Internasional PMI, Haji, dan Umrah dalam kegiatan yang digelar di Kantor Pusat Pos Indonesia, Jakarta, Selasa (14/1/2026).
Layanan ini ditujukan untuk memudahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta jamaah Haji dan Umrah dalam mengirimkan barang dari luar negeri ke Indonesia dengan relaksasi pajak untuk Haji dan Umroh, ongkir terjangkau, dan pengiriman lebih cepat melalui kargo udara. Saat ini, volume kiriman PMI dari Arab Saudi tercatat mencapai 80–100 ton per bulan.
Plt Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti, menyampaikan bahwa layanan ini merupakan perluasan dari Kargo Haji yang sebelumnya telah mendapatkan kemudahan regulasi dari Pemerintah.
“Melalui Kargo PMI, Haji, dan Umrah, Pos Indonesia ingin memastikan pengiriman barang masyarakat Indonesia dari luar negeri menjadi lebih mudah, cepat, dan memiliki kepastian proses. Didukung jaringan Pos Indonesia yang menjangkau hingga pelosok negeri, layanan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi PMI dan jamaah,” ujar Prasabri.
Peluncuran layanan ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dan pemangku kepentingan terhadap kemudahan layanan logistik bagi Pekerja Migran Indonesia serta jamaah Haji dan Umrah.
Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai pintu masuk utama pengiriman kargo internasional, sekaligus memperluas kontribusi perusahaan dalam mendukung kebutuhan logistik masyarakat Indonesia di luar negeri.

